- Kenali perbedaan spesifikasi dua tipe pompa air Shimizu otomatis terpopuler.
- Bodi pompa air Shimizu terbaru menggunakan material plastik anti-karat.
- Fitur membran karet membuat pompa air Shimizu tipe modern lebih stabil.
Suara.com - Shimizu salah satu merek pompa air paling populer di Indonesia yang dikenal awet, menggunakan gulungan 100% kawat tembaga dan dilengkapi Thermal Protector untuk mencegah motor terbakar.
Namun, membeli pompa air Shimizu untuk kebutuhan rumah tangga juga sering kali membuat bingung, karena cukup banyak tipenya.
Di antaranya, Anda mungkin pernah bingung membedakan antara pompa air Shimizu PS-135 E dan PL-138 BIT.
Meski sama-sama populer, ternyata ada perbedaan mencolok yang wajib Anda ketahui sebelum membelinya.
Melansir kanal YouTube Ada Manfaat, Ikhwanudin menjelaskan secara detail apa saja yang membedakan kedua seri pompa air otomatis ini.
1. Material Bodi: Besi Cor vs Plastik Polipropilena
Perbedaan paling mendasar terletak pada bahan bodinya. Seri PS-135 E menggunakan besi cor yang bisa menempel pada magnet.
Sementara itu, seri terbaru PL-138 BIT menggunakan material plastik polipropilena.
Meskipun materialnya plastik, Ikhwanudin mengatakan bahan plastik yang digunakan cukup kuat untuk pompa air.
"Meskipun dia dari plastik, ini plastik polipropilen yang mana dia didesain untuk cukup kuat untuk digunakan sebagai pompa. Saya sendiri sudah mengujicobanya beberapa minggu dan tidak ada masalah," ungkap Ikhwanudin dalam videonya.
Keunggulan bodi plastik adalah sifatnya yang anti-karat, sehingga meminimalisir risiko pompa macet akibat korosi jika lama tidak digunakan.
2. Teknologi Pressure Tank (Tangki Bawah)
Meskipun bentuk tangkinya terlihat sama, jeroannya ternyata berbeda. PL-138 BIT sudah dilengkapi dengan membran karet di dalam tangki (small tank), sedangkan PS-135 E hanya tangki kosong biasa.
Kehadiran membran ini berfungsi menjaga tekanan udara agar lebih stabil.
"Gunanya membran di sini itu fungsinya adalah untuk mempertahankan udara di dalam agar dia menjadi suspensi, sehingga pompa kalau dioperasikan dan bukaan kerannya kecil itu tidak tek-tok tek-tok (bunyi cetak-cetek)," jelasnya.