Investasi Emas Makin Mudah, Jaringan Distributor Resmi Sudah Ada di Seluruh Indonesia

Vania Rossa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB
Investasi Emas Makin Mudah, Jaringan Distributor Resmi Sudah Ada di Seluruh Indonesia
Ilustrasi membeli emas batangan untuk investasi. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Bagi banyak keluarga Indonesia, emas bukan sekadar logam mulia.
  • Emas disimpan turun temurun, dijadikan mahar, dan menjadi cara paling sederhana untuk menjaga nilai harta dari satu generasi ke generasi selanjutnya.
  • Dan kini akses masyarakat terhadap emas batangan semakin mudah setelah Nellava Bullion meluncurkan program Official Provincial Distributor dengan konsep satu distributor resmi di setiap provinsi Indonesia.

Suara.com - Bagi banyak keluarga Indonesia, emas bukan sekadar logam mulia. Ia disimpan turun-temurun, dijadikan mahar, dan menjadi cara paling sederhana untuk menjaga nilai harta dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kebiasaan ini kini bertemu dengan kebutuhan baru: akses yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih bisa dipercaya.

Dan kini, akses masyarakat terhadap investasi emas batangan diharapkan semakin mudah setelah Nellava Bullion meluncurkan program Official Provincial Distributor dengan konsep "One Province, One Official Distributor". Melalui inisiatif ini, perusahaan akan menghadirkan satu distributor resmi di setiap provinsi untuk memastikan ketersediaan produk emas dan perak batangan lebih dekat dengan masyarakat.

Program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan investor yang selama ini kerap menghadapi kendala keterbatasan stok maupun harus membeli emas dari kota lain. Dengan adanya distributor resmi di tiap provinsi, masyarakat diharapkan dapat memperoleh produk Gold Bar dan Silver Bar dengan lebih cepat melalui sistem stok siap kirim (ready stock).

Direktur Operasional dan Marketing Nellava Bullion, Alif Fauzan, mengatakan industri bullion Indonesia tengah memasuki fase pertumbuhan baru yang membutuhkan jaringan distribusi yang kuat dan profesional.

"Pasar bullion Indonesia sedang memasuki fase pertumbuhan baru. Kami percaya bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan tidak hanya membutuhkan produk Gold Bar dan Silver Bar berkualitas tinggi, tetapi juga jaringan distribusi yang dibangun atas dasar profesionalisme, keunggulan operasional, dan kemitraan jangka panjang," ujar Alif.

Menurutnya, konsep satu distributor resmi di setiap provinsi diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap investasi logam mulia sekaligus membuka peluang bisnis bagi para pelaku usaha daerah.

Melalui model distribusi ini, setiap mitra akan mengelola stok produk di wilayahnya, sementara gerai resmi maupun situs Nellava Bullion tetap melayani pembelian dengan sistem pre-order.

Perusahaan juga menerapkan proses seleksi yang ketat bagi calon distributor. Penilaian meliputi kesiapan finansial, kemampuan operasional, kepatuhan terhadap regulasi, fasilitas pergudangan, reputasi bisnis, hingga kualitas layanan kepada pelanggan.

Distributor yang terpilih akan memperoleh hak distribusi eksklusif di wilayahnya, dukungan pemasaran nasional, prioritas alokasi produk, serta skema harga yang kompetitif. Sementara itu, layanan buyback tetap dikelola secara terpusat oleh Nellava Bullion untuk menjaga standar layanan kepada pelanggan.

baca juga

Alif menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya ingin memperluas jaringan distribusi, tetapi juga membangun kemitraan jangka panjang yang berlandaskan profesionalisme dan kepercayaan.

"Ambisi kami bukan sekadar menunjuk distributor. Kami ingin membangun kemitraan strategis dengan pelaku usaha yang memiliki komitmen terhadap integritas, keunggulan operasional, dan kepercayaan pelanggan. Bersama-sama, kami ingin membangun jaringan distribusi bullion paling terpercaya di Indonesia sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para mitra dan ekosistem investasi logam mulia secara keseluruhan," katanya.

Melalui program ini, Nellava Bullion berharap investasi emas semakin mudah diakses masyarakat di berbagai daerah tanpa harus bergantung pada kota-kota besar, sekaligus mendorong pertumbuhan industri logam mulia nasional melalui jaringan distribusi yang lebih merata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:17 WIB

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:26 WIB

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:35 WIB

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 04:50 WIB

×