Industri Fashion Terus Memproduksi Sampah, Bisakah Upcycling Jadi Jalan Keluar?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:34 WIB
Industri Fashion Terus Memproduksi Sampah, Bisakah Upcycling Jadi Jalan Keluar?
Potret Tumpukan Limbah Pakaian (Magnific/Magnific)

Suara.com - Industri fashion menghasilkan sekitar 92 juta ton limbah tekstil setiap tahun di seluruh dunia. Di Indonesia, limbah tekstil juga terus bertambah dan menyumbang 2,63 persen dari total sampah nasional, menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN).

Besarnya volume limbah tersebut menunjukkan bahwa persoalan industri fashion tidak hanya terletak pada tingginya konsumsi pakaian, tetapi juga pada sistem produksi yang masih menghasilkan banyak sampah. Kondisi ini mendorong para peneliti mencari pendekatan yang tidak hanya mengelola limbah, tetapi juga mengurangi dampaknya sejak awal.

Salah satu pendekatan yang mulai mendapat perhatian adalah upcycling, yaitu mengubah pakaian bekas atau limbah tekstil menjadi produk baru dengan nilai yang lebih tinggi tanpa menghancurkan material aslinya.

Pendekatan ini menjadi fokus dalam penelitian Convivial Circularities for Degrowth: The Case of Upcycling. Penelitian tersebut menilai upcycling tidak hanya mampu mengurangi limbah tekstil, tetapi juga menjadi bagian dari konsep degrowth, yaitu gagasan untuk mengurangi produksi dan konsumsi secara lebih terencana agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga.

Mengapa Tidak Cukup Mengandalkan Daur Ulang?

Selama ini, daur ulang (recycling) kerap dianggap sebagai solusi utama mengatasi limbah tekstil. Namun, penelitian menunjukkan efektivitasnya masih sangat terbatas.

Hanya sekitar 1 persen pakaian bekas yang berhasil didaur ulang menjadi pakaian baru. Sebagian besar sisanya tetap berakhir di tempat pembuangan akhir, dibakar, atau diekspor sebagai limbah.

Berbeda dengan recycling yang mengolah kembali material menjadi bahan baku, upcycling memanfaatkan produk yang sudah ada untuk dijadikan barang baru dengan nilai yang lebih tinggi. Misalnya, pakaian bekas diubah menjadi tas, aksesori, atau pakaian dengan desain baru.

Dalam beberapa praktik, limbah makanan juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami kain sehingga mampu mengurangi limbah dari dua sektor sekaligus, yaitu tekstil dan pangan.

baca juga

Kolaborasi Menjadi Kunci
Penelitian tersebut mengamati praktik upcycling di Turki, salah satu produsen tekstil terbesar di Eropa.

Hasilnya menunjukkan bahwa keberhasilan upcycling tidak hanya bergantung pada kreativitas desain, tetapi juga kolaborasi antara berbagai pihak.

Di sejumlah wilayah seperti Erzurum, Mula, dan Kilis, para desainer bekerja sama dengan perempuan di pedesaan untuk mengolah sisa kain menjadi kain tenun dan pakaian sekaligus mempertahankan keterampilan tradisional masyarakat setempat.

Kolaborasi juga dilakukan dengan pelaku usaha lokal. Limbah makanan dari kafe dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami tekstil, sementara pada masa pandemi Covid-19 berbagai pihak bersama-sama memproduksi seragam tenaga kesehatan menggunakan material hasil daur ulang.

Menurut para peneliti, pendekatan semacam ini menunjukkan bahwa ekonomi sirkular tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga hubungan sosial, pengetahuan lokal, dan kerja sama antaraktor.

Masih Menghadapi Tantangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:40 WIB

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:15 WIB

Diplomasi Tenun di Vatikan: Tamparan buat Fast Fashion?

Diplomasi Tenun di Vatikan: Tamparan buat Fast Fashion?

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Bedak Marcks Padat untuk Apa? Ini Fungsi, Varian, dan Harganya

Bedak Marcks Padat untuk Apa? Ini Fungsi, Varian, dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:29 WIB

Nike Pegasus 41 vs Vomero 18, Mana yang Cocok untuk Sepatu Lari Harian?

Nike Pegasus 41 vs Vomero 18, Mana yang Cocok untuk Sepatu Lari Harian?

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:24 WIB

Berapa Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026? Segini Estimasi Per Bulannya

Berapa Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026? Segini Estimasi Per Bulannya

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:20 WIB

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:19 WIB

5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers yang Wanginya Segar dan Tahan Lama

5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers yang Wanginya Segar dan Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01 WIB

Rekam Jejak Samin Tan, Pengusaha yang Terjerat Kasus Korupsi BBM PT PPN

Rekam Jejak Samin Tan, Pengusaha yang Terjerat Kasus Korupsi BBM PT PPN

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:49 WIB

Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Sepeda Hybrid vs Gravel yang Perlu Diketahui Sebelum Beli

Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Sepeda Hybrid vs Gravel yang Perlu Diketahui Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:39 WIB

3 Foundation Murah tapi Bagus Menurut Review Pengguna, Mulai Rp9 Ribuan Saja

3 Foundation Murah tapi Bagus Menurut Review Pengguna, Mulai Rp9 Ribuan Saja

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:35 WIB

4 Sepatu Lari Ortuseight Terlaris di Shopee, Begini Review Pembeli dan Harga Terbarunya

4 Sepatu Lari Ortuseight Terlaris di Shopee, Begini Review Pembeli dan Harga Terbarunya

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:26 WIB

Happy Salma Siapanya Nadiem Makarim? Ikut Menangis Dengar Vonis 10 Tahun

Happy Salma Siapanya Nadiem Makarim? Ikut Menangis Dengar Vonis 10 Tahun

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:03 WIB

×