Tak Punya Banyak Waktu di Dapur? Peralatan Pintar Kini Bisa Bantu Masak Lebih Praktis

Vania Rossa

Kamis, 02 Juli 2026 | 17:05 WIB
Tak Punya Banyak Waktu di Dapur? Peralatan Pintar Kini Bisa Bantu Masak Lebih Praktis
Ilustrasi memasak di dapur. (Pexels/ShotPot)
baca 10 detik
  • Masyarakat kini mengadopsi perangkat dapur pintar untuk menyederhanakan proses memasak di tengah padatnya rutinitas harian yang melelahkan.
  • Teknologi otomatisasi pada peralatan dapur membantu pengguna rumahan mengatur suhu dan memantau kematangan makanan secara lebih efisien.
  • Pasar peralatan rumah tangga pintar di Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,5 persen setiap tahun hingga tahun 2030 mendatang.

Suara.com - Di tengah rutinitas yang semakin padat, memasak sering kali menjadi aktivitas yang sulit diselipkan ke dalam jadwal harian. Tak sedikit orang harus membagi waktu antara pekerjaan, mengurus keluarga, hingga aktivitas lainnya, sehingga memasak terasa melelahkan karena membutuhkan perhatian penuh.

Kondisi tersebut membuat semakin banyak masyarakat mencari cara agar proses memasak menjadi lebih praktis tanpa harus mengorbankan kualitas hasil masakan. Salah satu tren yang mulai berkembang adalah penggunaan smart kitchen appliances atau peralatan dapur pintar.

Berbeda dengan anggapan bahwa perangkat ini hanya ditujukan bagi chef profesional atau pemilik rumah mewah, teknologi dapur kini dirancang agar mudah digunakan oleh pengguna rumahan. Berbagai fitur otomatis membantu mengatur suhu, memantau tingkat kematangan makanan, hingga menjaga kesegaran bahan pangan sehingga pengguna tidak harus terus berada di depan kompor.

Tren ini juga sejalan dengan meningkatnya adopsi perangkat rumah tangga pintar di Indonesia. Laporan Grand View Research memproyeksikan pasar peralatan rumah tangga di Indonesia tumbuh sekitar 6,5 persen per tahun hingga 2030, didorong meningkatnya penggunaan perangkat terhubung di kawasan perkotaan.

Head of Marketing Bosch Home Indonesia, Theressa Victoria, mengatakan nilai sebuah peralatan dapur kini tidak lagi hanya diukur dari harga atau banyaknya fitur, tetapi juga dari kemampuannya membantu aktivitas sehari-hari.

"Nilai peralatan dapur tidak hanya ditentukan oleh harga awal, tetapi juga kualitas, ketahanan, dan kemudahan penggunaan sehari-hari. Karena itu, konsumen perlu cermat menilai bukan sekadar fitur baru, melainkan inovasi yang mampu menghemat waktu, mengurangi kerepotan, dan memberikan kenyamanan jangka panjang," ujar Theressa.

Menurutnya, teknologi seharusnya hadir untuk menyederhanakan pekerjaan di dapur, bukan justru menambah kerumitan. Karena itu, berbagai inovasi seperti pengaturan suhu otomatis, sensor kematangan, hingga pemantauan melalui aplikasi kini dikembangkan agar memasak menjadi lebih mudah, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki banyak pengalaman.

Bosch menunjukkan pendekatan tersebut melalui ajang Bosch Culinary Masters 2026. Kompetisi ini memperlihatkan bagaimana teknologi dapur dapat membantu peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pengguna rumahan hingga profesional, menghasilkan masakan yang lebih konsisten.

Culinary Master, Ananta Aristian. (dok. Bosch)
Culinary Master, Ananta Aristian. (dok. Bosch)

Country Head of Corporate Communications and Government Relations Bosch Indonesia, Fenny Sofyan, mengatakan teknologi rumah tangga saat ini tidak hanya mengejar kecanggihan, tetapi juga berupaya memberikan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

baca juga

"Di tengah aktivitas masyarakat yang semakin dinamis, intervensi teknologi tidak hanya canggih, tetapi juga mampu membantu menyederhanakan berbagai pekerjaan sehari-hari. Semangat inilah yang menjadi dasar kampanye #BeresBosch, yaitu menghadirkan solusi yang membantu berbagai urusan di rumah menjadi lebih beres, terlebih di dapur," ujarnya.

Selanjutnya, artikel dapat mengulas berbagai fitur yang membantu aktivitas memasak, seperti fungsi pengaturan suhu otomatis, pemantauan oven melalui aplikasi, hingga teknologi yang menjaga bahan makanan tetap segar lebih lama, sebagai contoh bagaimana inovasi tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Gen Z Makin Jarang Memasak? Ini Dampak Tersembunyi di Baliknya

Kenapa Gen Z Makin Jarang Memasak? Ini Dampak Tersembunyi di Baliknya

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:20 WIB

6 Cara Masak Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Alot

6 Cara Masak Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Alot

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:04 WIB

Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI

Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×