Punya Rumah Tusuk Sate? Ini 5 Tips Blokir Energi Negatif Menurut Feng Shui

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:05 WIB
Punya Rumah Tusuk Sate? Ini 5 Tips Blokir Energi Negatif Menurut Feng Shui
Ilustrasi rumah tusuk sate. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Posisi rumah tusuk sate di Indonesia dianggap membawa energi negatif.
  • Energi yang terlalu kuat dari jalan lurus dapat bersifat destruktif bagi penghuni rumah.
  • Pemilik dapat menetralkan energi tersebut melalui sejumlah pendekatan.

Suara.com - Di Indonesia, memiliki rumah di posisi "tusuk sate" atau berada tepat di ujung jalan yang lurus (persimpangan T), sering kali dianggap membawa nasib buruk.

Mulai dari mitos penghuni yang mudah sakit, pertengkaran rumah tangga, hingga rezeki yang seret.

Dalam ilmu Feng Shui, posisi ini memang dianggap menantang. Hal ini disebabkan oleh aliran energi yang bergerak terlalu cepat dan kuat menuju rumah, yang dikenal dengan istilah Sha Chi atau energi "panah beracun".

Namun, Anda tidak perlu buru-buru menjual rumah. Feng Shui menawarkan berbagai cara untuk menyeimbangkan kembali aliran energi tersebut.

Melansir dari laman The Spruce, pakar Feng Shui bersertifikat, Anjie Cho, menjelaskan analogi energi pada rumah tusuk sate.

Ia menjelaskan bahwa bila rumah berada di ujung jalan yang lurus, maka semua energi (Chi) dari jalan tersebut meluncur cepat ke arah rumah tersebut, seperti air yang mengalir deras dari selang pemadam kebakaran.

"Jika energi ini terlalu kuat, ia bisa menjadi destruktif alih-alih memberi nutrisi bagi penghuninya," jelasnya.

Berikut adalah 5 cara efektif untuk memblokir atau menetralisir energi negatif pada rumah tusuk sate menurut prinsip Feng Shui.

1. Gunakan Cermin Bagua di Atas Pintu Utama

baca juga

Ini adalah solusi klasik dalam Feng Shui. Cermin Bagua atau cermin berbentuk oktagon dengan simbol trigram dipercaya dapat memantulkan kembali energi Sha Chi yang datang dari arah jalan.

Pastikan cermin ini dipasang di luar rumah, tepat di atas bingkai pintu utama atau menghadap langsung ke arah jalan. Jangan pernah memasang cermin Bagua di dalam ruangan.

2. Bangun Pembatas Alami dengan Tanaman

Jika lahan depan rumah mencukupi, menanam tanaman pagar atau deretan pohon yang rimbun adalah cara terbaik untuk "menyaring" energi yang datang terlalu cepat.

Tanaman berfungsi sebagai pelindung fisik sekaligus energik. Pilihlah tanaman yang memiliki daun tebal dan tinggi untuk menciptakan penghalang visual yang kokoh antara jalan dan pintu masuk rumah.

3. Pindahkan Posisi Pintu Utama

Jika Anda sedang melakukan renovasi, pertimbangkan untuk memindahkan letak pintu utama agar tidak berhadapan langsung dengan jalan.

Dengan menggeser posisi pintu ke samping, energi dari jalan tidak akan langsung "menabrak" masuk ke dalam rumah. Jika pintu tidak bisa dipindah, Anda bisa memasang partisi atau layar (screen) di dalam area foyer (ruang transisi) untuk membelokkan arah energi.

4. Tambahkan Unsur Air di Halaman Depan

Air terjun buatan atau air mancur kecil di halaman depan tidak hanya mempercantik hunian, tetapi juga berfungsi sebagai penetralisir.

Gerakan air yang melingkar atau mengalir lembut dapat membantu memecah aliran energi Sha Chi yang kaku dan lurus dari jalan raya, mengubahnya menjadi energi yang lebih lembut dan harmonis sebelum menyentuh
dinding rumah.

5. Gunakan Warna Cerah dan Pencahayaan yang Kuat

Rumah tusuk sate membutuhkan perlindungan visual agar tidak terasa "terancam". Gunakan warna cat yang cerah pada fasad rumah dan pastikan area depan rumah terang benderang di malam hari.

Cahaya yang terang dan warna yang segar membantu meningkatkan energi positif (Sheng Chi) di sekitar area tersebut, sekaligus memberikan rasa aman bagi penghuninya secara psikologis.

Posisi rumah tusuk sate sebenarnya tidak selalu buruk jika Anda tahu cara mengolah alirannya. Dengan menerapkan beberapa tips Feng Shui di atas, Anda bisa mengubah energi yang tadinya "merusak" menjadi pelindung bagi hunian Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Aturan Emas Posisi Kulkas Menurut Feng Shui agar Rezeki di Rumah Lancar

6 Aturan Emas Posisi Kulkas Menurut Feng Shui agar Rezeki di Rumah Lancar

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:28 WIB

6 Bunga Pembawa Rezeki dan Keberuntungan, Cocok untuk Ditanam di Rumah

6 Bunga Pembawa Rezeki dan Keberuntungan, Cocok untuk Ditanam di Rumah

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:38 WIB

Hambat Energi Positif, Ini 6 Barang yang Sebaiknya Tak Disimpan di Kamar Menurut Feng Shui

Hambat Energi Positif, Ini 6 Barang yang Sebaiknya Tak Disimpan di Kamar Menurut Feng Shui

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:18 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×