Berapa Harga Tiket Masuk Stone Garden? Intip Pesona dan Daya Tarik Unik Wisata di Bandung Barat

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 07 Juli 2026 | 12:03 WIB
Berapa Harga Tiket Masuk Stone Garden? Intip Pesona dan Daya Tarik Unik Wisata di Bandung Barat
Kopdes merah putih di stone garden (Google/Alifia Ganjaraharja)
baca 10 detik
  • Stone Garden di Kabupaten Bandung Barat merupakan destinasi wisata alam unik berupa bukit bebatuan kapur purba berusia jutaan tahun.
  • Lokasi ini menawarkan panorama ketinggian 709 mdpl, nilai sejarah geologi, serta akses dekat ke situs arkeologi Goa Pawon.
  • Wisatawan dapat mengunjungi area ini setiap hari dengan harga tiket masuk terjangkau sebesar Rp12.000 per orang per kunjungan.

Suara.com - Stone Garden yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat.

Banyak orang yang penasaran dengan destinasi wisata alam yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan karst paling unik di Jawa Barat.

Bukan hanya menawarkan panorama bebatuan purba yang eksotis, Stone Garden juga menyimpan nilai sejarah geologi yang menjadikannya berbeda dari objek wisata alam lainnya.

Sebelum berkunjung, ada baiknya mengetahui lokasi, ketinggian, daya tarik, hingga harga tiket masuk Stone Garden agar perjalanan menjadi lebih nyaman dan terencana.

Stone Garden (Google/Cep)
Stone Garden (Google/Cep)

Apa Itu Stone Garden?

Stone Garden merupakan destinasi wisata alam yang berada di kawasan karst Citatah, tepatnya di Kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Tempat ini dikenal sebagai "taman batu" alami karena dipenuhi batuan kapur dengan berbagai ukuran dan bentuk yang tersebar di atas bukit.

Menurut berbagai kajian geologi, kawasan karst Citatah terbentuk sekitar 20 hingga 30 juta tahun lalu pada masa Miosen.

Pada masa tersebut, wilayah ini merupakan dasar laut dangkal yang kemudian mengalami pengangkatan akibat aktivitas tektonik hingga berubah menjadi perbukitan kapur seperti yang terlihat saat ini.

Stone Garden berada di puncak Bukit Pasir Pawon dengan ketinggian sekitar 709 meter di atas permukaan laut (mdpl).

baca juga

Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati panorama perbukitan kapur, hamparan pepohonan hijau, serta pemandangan Kabupaten Bandung Barat dari ketinggian.

Selain menjadi objek wisata, kawasan ini juga memiliki nilai arkeologi yang tinggi karena berada tidak jauh dari Goa Pawon.

Goa tersebut merupakan salah satu situs prasejarah penting di Indonesia yang pernah menjadi lokasi penemuan fosil manusia purba berusia lebih dari 5.600 tahun beserta berbagai artefak peninggalan masa prasejarah.

Kini Stone Garden telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti area parkir, musala, toilet, warung makan, hingga toko suvenir sehingga wisatawan dapat berkunjung dengan lebih nyaman.

Daya Tarik Stone Garden

Stone Garden menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan karena menawarkan perpaduan wisata alam, sejarah, dan fotografi dalam satu kawasan. Berikut beberapa daya tariknya.

  • Hamparan batu kapur purba yang membentuk lanskap unik dan sulit ditemukan di tempat lain.
  • Panorama dari ketinggian 709 mdpl dengan pemandangan perbukitan, lembah, dan kawasan Bandung Barat.
  • Spot foto instagramable berlatar batuan karst, ilalang, dan langit terbuka yang menjadi favorit wisatawan.
  • Sunrise dan sunset yang memanjakan mata ketika cuaca cerah.
  • Wisata edukasi geologi karena kawasan ini merupakan bekas dasar laut yang telah berusia puluhan juta tahun.
  • Dekat dengan Goa Pawon, situs arkeologi penting yang menyimpan jejak kehidupan manusia prasejarah.
  • Area camping bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana malam di kawasan perbukitan karst.
  • Udara yang relatif sejuk sehingga cocok untuk melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.
  • Jalur trekking ringan menuju puncak yang dapat dinikmati wisatawan pemula maupun keluarga.

Harga Tiket Masuk Stone Garden

Harga tiket masuk Stone Garden tergolong cukup terjangkau sehingga cocok menjadi pilihan wisata alam bagi berbagai kalangan.

Pengunjung hanya perlu membayar Rp12.000 per orang untuk menikmati keindahan kawasan taman batu purba ini. Tiket tersebut berlaku untuk kunjungan reguler dan belum termasuk biaya apabila ingin berkemah di area Stone Garden.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana malam di kawasan karst, tersedia fasilitas camping dengan tarif yang dikenakan secara terpisah.

Besaran biaya camping disesuaikan dengan lama waktu menginap, sehingga pengunjung dapat memilih durasi sesuai kebutuhan dan rencana perjalanan.

Stone Garden beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 18.00 WIB, sehingga wisatawan memiliki waktu yang cukup leluasa untuk menikmati berbagai sudut kawasan.

Banyak pengunjung memilih datang pada pagi hari untuk menyaksikan matahari terbit atau menjelang sore ketika cahaya matahari mulai meredup.

Selain cuacanya lebih nyaman, waktu tersebut juga menghasilkan pencahayaan alami yang membuat panorama perbukitan karst dan hamparan batu kapur terlihat semakin indah saat diabadikan melalui kamera.

Nah, itulah ulasan singkat mengenai daya tarik dan harga tiket masuk Stone Garden Bandung yang sedang menjadi sorotan publik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:17 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

MK Tak Temukan Bukti Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban

Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Posisi Gibran Jadi Wapres Aman, MK Tak Terima Gugatan Ijazah Denny Indrayana Cs

Posisi Gibran Jadi Wapres Aman, MK Tak Terima Gugatan Ijazah Denny Indrayana Cs

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×