Kamar Anak Jadi Ruang Tumbuh Pertama, Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini

Vania Rossa

Rabu, 08 Juli 2026 | 10:04 WIB
Kamar Anak Jadi Ruang Tumbuh Pertama, Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini
Ilustrasi kamar anak. (dok. Mowilex)
baca 10 detik
  • Dr. Ria Yoanita menekankan pentingnya kualitas udara kamar bagi kesehatan tumbuh kembang anak usia nol hingga lima tahun.
  • Desainer Susan Emir menyarankan pemilihan material interior aman serta desain ruang yang mendukung kreativitas dan kenyamanan anak.
  • PT Mowilex memperkenalkan cat berbahan nabati berteknologi pengurai formaldehida guna meningkatkan kualitas udara di dalam kamar anak.

Suara.com - Saat menyiapkan kamar bayi atau kamar anak, banyak orang tua lebih dulu memikirkan tempat tidur, pencahayaan, furnitur, hingga warna dinding. Padahal, ada satu aspek yang tak kalah penting namun sering luput dari perhatian, yakni kualitas udara di dalam ruangan.

Dokter Spesialis Anak RS St. Carolus, dr. Ria Yoanita, Sp.A, CIMI, CBS, mengatakan anak, terutama pada usia 0 hingga 5 tahun, menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam rumah. Karena itu, lingkungan tempat mereka tidur, bermain, dan belajar perlu dirancang agar mendukung kesehatan sekaligus tumbuh kembangnya.

"Kamar anak bukan sekadar ruang tidur, tetapi menjadi ruang tumbuh pertama. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan setiap elemen di dalamnya, termasuk material yang digunakan pada ruangan," ujarnya dalam talkshow kampanye First Space, First Care di Museum MACAN, Jakarta Barat.

Selain memperhatikan pencahayaan dan sirkulasi udara, pemilihan material interior juga berperan dalam menjaga kualitas udara di dalam ruangan. Beberapa furnitur, pelapis, hingga perlengkapan rumah tangga dapat melepaskan formaldehida dan senyawa kimia lain yang memengaruhi kualitas udara.

Desainer interior Susan Emir dari Rumah Sabine menambahkan, desain kamar anak sebaiknya tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga mampu mendukung eksplorasi, kreativitas, dan rasa aman bagi anak.

"Ruang anak idealnya bisa berkembang mengikuti kebutuhan mereka. Desain yang sederhana, nyaman, dan aman justru memberikan ruang bagi anak untuk bereksplorasi," katanya.

Konsep tersebut turut diwujudkan melalui Children's Art Space: Beradu Padu, instalasi karya seniman Ruth Marbun di Museum MACAN. Ruang interaktif ini memperlihatkan bagaimana dinding dapat menjadi media bagi anak untuk bermain, belajar, dan mengekspresikan kreativitasnya.

Dalam kesempatan yang sama, PT Mowilex Indonesia memperkenalkan Mowilex Naturalle, cat interior berbasis air berbahan dasar nabati yang dilengkapi teknologi Formaldehyde Abatement. Teknologi ini diklaim mampu mengikat dan mengurai formaldehida menjadi udara yang lebih bersih, sehingga membantu menciptakan ruang yang lebih nyaman bagi anak.

Chief Marketing Officer PT Mowilex Indonesia Johanna Daunan mengatakan kampanye First Space, First Care bertujuan mengajak calon orang tua dan keluarga lebih sadar bahwa menyiapkan kamar anak bukan hanya soal tampilan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan sejak dini.

baca juga

"Setiap orang tua tentu ingin memberikan ruang terbaik bagi anaknya. Kami ingin mengajak orang tua melihat bahwa memilih material yang tepat juga merupakan bagian dari mendukung tumbuh kembang anak," kata Johanna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Udara Lebih Bersih, Rumah Lebih Nyaman: Inovasi AC yang Jawab Kebutuhan Keluarga Modern

Udara Lebih Bersih, Rumah Lebih Nyaman: Inovasi AC yang Jawab Kebutuhan Keluarga Modern

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×