- Melihat anak-anak dengan down syndrome tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya di tengah masyarakat bukanlah hal yang mustahil.
- Lewat stimulasi yang tepat, bimbingan yang konsisten, dan ruang inklusif yang terbuka, mereka mampu membuktikan bahwa keterbatasan genetika bukanlah akhir dari segalanya.
- PT Lautan Luas Tbk dan POTADS Bandung bekerja sama menyelenggarakan program pemberdayaan anak dengan down syndrome sejak Juni 2026.
Suara.com - Melihat anak-anak dengan down syndrome tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya di tengah masyarakat bukanlah hal yang mustahil. Lewat stimulasi yang tepat, bimbingan yang konsisten, dan ruang inklusif yang terbuka, mereka mampu membuktikan bahwa keterbatasan genetika bukanlah akhir dari segalanya.
Langkah nyata inilah yang sedang dirajut di Bandung. Melalui sinergi antara PT Lautan Luas Tbk (IDX: LTLS) dan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) Bandung, sebuah rangkaian program berkelanjutan dihadirkan untuk mengawal tumbuh kembang, memupuk kemandirian, hingga membuka jalan bagi mereka menuju dunia kerja.
Mengasah Motorik Lewat Hidroponik
Kemandirian tidak tumbuh dalam semalam; ia dimulai dari hal-hal kecil yang melatih fokus dan kemampuan motorik. Pada 20 Juni 2026 lalu, sebanyak 20 anak down syndrome berkumpul untuk belajar menanam dan merawat tanaman lewat Pelatihan Hidroponik.
Didampingi oleh enam fasilitator dari Lautan Luas Bandung, anak-anak ini tidak sekadar bermain dengan tanaman. Mereka belajar mendengarkan instruksi, mengoordinasikan gerakan tangan, dan memikul tanggung jawab kecil yang sangat krusial bagi perkembangan kognitif serta kemandirian mereka sehari-hari.
Intervensi Dini Melalui Terapi Wicara dan Fisioterapi
Bagi anak dengan down syndrome, tantangan fisik dan komunikasi sering kali menjadi hambatan terbesar untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Menjawab kebutuhan mendasar ini, sebuah program jangka panjang bertajuk Lautan Luas PETA (Pelatihan Edukasi Terapi Anak) resmi digulirkan mulai Juli 2026.
Selama satu tahun penuh, program ini akan memfasilitasi kebutuhan terapi esensial bagi 40 anak secara gratis, yang dibagi menjadi dua fokus utama 20 anak menerima terapi wicara untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, dan 20 anak menerima fisioterapi untuk mengoptimalkan tumbuh kembang dan kekuatan fisik mereka.
“Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi unik yang patut didukung. Melalui kolaborasi ini, Lautan Luas ingin hadir sebagai mitra yang membuka akses terhadap keterampilan, pengembangan diri, dan peluang yang lebih luas agar mereka tumbuh lebih mandiri dan percaya diri,” ujar Eurike Hadijaya, Head of Investor Relations, Corporate Communications & ESG PT Lautan Luas Tbk.
Dari Balik Meja Barista Menuju Dunia Kerja
Puncak dari kemandirian adalah ketika mereka mampu berdaya secara ekonomi dan diterima oleh masyarakat. Langkah konkret ini diwujudkan melalui Program Pelatihan Barista Inklusif.
Sebanyak enam anak down syndrome akan mengikuti pelatihan intensif selama tiga bulan. Di sini, mereka tidak hanya diajarkan seni meracik kopi, tetapi juga pemahaman mendasar tentang operasional kedai kopi.
Tak berhenti di ruang kelas, setelah lulus pelatihan mereka akan langsung terjun magang di beberapa coffee shop rekanan POTADS Bandung. Program magang ini menjadi jembatan nyata menuju dunia kerja, bahkan membuka peluang rekrutmen bagi mereka yang siap dan mampu beradaptasi dengan baik.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Inklusif
Inisiatif menyeluruh—mulai dari terapi fisik, pengasahan motorik, hingga kesiapan kerja—menjadi angin segar bagi para orang tua yang tergabung dalam POTADS Bandung.
Rina Niawati, Pengawas POTADS Bandung, menyampaikan apresiasi mendalamnya atas program yang menjawab kebutuhan tumbuh kembang anak-anak ini secara langsung. “Mulai dari terapi hingga pelatihan kerja, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan membangun kepercayaan diri. Kami berharap inisiatif ini membuka lebih banyak peluang bagi mereka untuk tumbuh mandiri dan berpartisipasi aktif di masyarakat,” ungkapnya.
Bagi PT Lautan Luas Tbk, perusahaan yang telah 75 tahun bergerak di bidang penyediaan bahan baku dan solusi terintegrasi, dukungan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (CSR) mereka. Melalui semangat Bettering Your World, kolaborasi ini diharapkan bisa mengikis stigma dan menciptakan lingkungan sosial yang ramah serta inklusif bagi semua anak, tanpa terkecuali.