Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Ruth Meliana

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:05 WIB
Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual
Gunung Kawi (Wikimedia Commons/OGNelson9)
baca 10 detik
  • Gunung Kawi di perbatasan Malang dan Blitar merupakan destinasi pendakian populer dengan ketinggian mencapai 2.551 meter di atas permukaan laut.
  • Kawasan ini menawarkan keindahan panorama alam serta jalur pendakian menantang bagi para pecinta trekking dan fotografi pegunungan.
  • Gunung ini dikenal sebagai pusat wisata spiritual dan sejarah yang menyediakan berbagai fasilitas pendukung dengan biaya sangat terjangkau.

Suara.com - Gunung Kawi, yang terletak di perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar, Jawa Timur, adalah salah satu destinasi gunung yang semakin populer di kalangan pendaki dan wisatawan.

Dengan ketinggian mencapai 2.551 meter di atas permukaan laut (mdpl), gunung berapi tua yang sudah tidak aktif ini terkenal bukan hanya karena pemandangannya yang memukau, tetapi juga karena nuansa mistis dan sejarah yang kental.

Bagi banyak orang, Gunung Kawi menjadi simbol perpaduan sempurna antara petualangan wisata alam dan wisata spiritual.

Terkenal dengan Keindahan Alam dan Pemandangan

Salah satu hal yang membuat Gunung Kawi begitu istimewa adalah panorama alamnya. Dari puncak Batu Tulis atau Kawinajang, pendaki dapat menyaksikan pemandangan spektakuler Gunung Mahameru, Gunung Butak, bendungan Sutami, serta hamparan perkebunan teh di Blitar.

Sabana di area camping ground seperti Sabana Kawi sering menjadi spot favorit untuk mendirikan tenda sambil menikmati sunrise atau sunset yang dramatis.

Hutan pinus yang lebat, edelweis yang tumbuh liar, dan udara sejuk pegunungan menjadikan Gunung Kawi surga bagi pecinta fotografi dan trekking.

Gunung ini juga dikenal sebagai bagian dari kompleks Pegunungan Putri Tidur. Jalur pendakiannya yang bervariasi — mulai dari via Precet (Wagir), Keraton, Panderman, Kucur, hingga Sirah Kencong di Blitar — menawarkan tantangan berbeda.

Tanjakan curam yang dijuluki “Tanjakan Istighfar” menjadi legenda tersendiri di kalangan pendaki. Meski treknya cukup menantang, usaha tersebut terbayar dengan pemandangan yang jarang ditemui di gunung-gunung ramai lainnya.

Daya Tarik Spiritual dan Mistis

Gunung Kawi sangat terkenal dengan nuansa religius dan mistisnya. Pesarean Gunung Kawi menjadi tempat ziarah yang ramai dikunjungi, terutama oleh masyarakat yang ingin berdoa atau melakukan selamatan.

baca juga

Konon, gunung ini diyakini sebagai tempat pertapaan atau muksa tokoh-tokoh sejarah seperti Mpu Sindok dari Kerajaan Mataram Kuno atau Prabu Kamuswara dari Kediri. Area Keraton Gunung Kawi di lerengnya semakin memperkuat aura sakral tersebut.

Banyak pendaki yang merasakan ketenangan luar biasa saat berada di puncak. Suasana sunyi, kabut tipis, dan angin sejuk menciptakan pengalaman spiritual yang mendalam.

Bahkan, beberapa orang menganggap Gunung Kawi sebagai tempat untuk “membersihkan diri” secara batin.

Namun, karena kesakralannya, pengunjung diimbau untuk selalu menjaga etika dan tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak kelestarian situs.

Jalur Pendakian Gunung Kawi dan Aktivitas Lainnya

Gunung Kawi terkenal dengan berbagai jalur pendakian yang fleksibel. Jalur Precet sering dipilih karena relatif lebih singkat (sekitar 6–8 jam), sementara jalur Keraton menawarkan perjalanan lebih panjang dengan sentuhan sejarah yang lebih kental.

Tersedia mata air di beberapa pos, sehingga pendaki tidak perlu khawatir kehabisan air bersih. Selain mendaki ke puncak, wisatawan juga bisa menikmati objek pendukung di lereng seperti taman wisata, umbulan (mata air), dan area glamping di Lembah Indah Malang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:39 WIB

Siapa Eyang Djoego? Ini Sosok Asli di Balik Makam Keramat Gunung Kawi

Siapa Eyang Djoego? Ini Sosok Asli di Balik Makam Keramat Gunung Kawi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Sumber Kekayaan Celine Evangelista, Siap Hijrah dan Incar Vila Rp7 M di Madinah

Sumber Kekayaan Celine Evangelista, Siap Hijrah dan Incar Vila Rp7 M di Madinah

Entertainment | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Viral Mobil MBG vs Motor Kopdes Tabrakan, Netizen: Duit Pajakku Jangan Beratem

Viral Mobil MBG vs Motor Kopdes Tabrakan, Netizen: Duit Pajakku Jangan Beratem

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:09 WIB

5 Parfum Aroma White Floral yang Awet untuk Kondangan, Wangi Segar dan Elegan

5 Parfum Aroma White Floral yang Awet untuk Kondangan, Wangi Segar dan Elegan

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung

Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Gunakan Teknologi IoT, Petani Semarang Pantau Tanaman dari Smartphone

Gunakan Teknologi IoT, Petani Semarang Pantau Tanaman dari Smartphone

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan

Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Selamatkan Putrinya dari Gulungan Ombak, Sang Ayah Gugur Tenggelam di Pantai Tanggamus

Selamatkan Putrinya dari Gulungan Ombak, Sang Ayah Gugur Tenggelam di Pantai Tanggamus

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Kembali Menguat tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.902

Rupiah Kembali Menguat tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.902

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

27 Ribu Rakyat Riau Terjangkit ISPA di Tengah Kabut Asap Karhutla

27 Ribu Rakyat Riau Terjangkit ISPA di Tengah Kabut Asap Karhutla

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:43 WIB

×