Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan

Dinda Rachmawati

Kamis, 09 Juli 2026 | 19:09 WIB
Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan
Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Masyarakat Indonesia sering mengalami masalah rambut akibat iklim tropis, polusi, serta kebiasaan menata rambut yang kurang tepat.
  • Schwarzkopf meluncurkan rangkaian produk Extra Care di Indonesia dengan pendekatan sains untuk mengatasi permasalahan rambut yang spesifik.
  • Konsumen didorong melakukan pemeriksaan kondisi rambut agar mendapatkan solusi perawatan personal yang efektif sesuai kebutuhan masing-masing individu.

Suara.com - Rambut rontok, kulit kepala berminyak, rambut kering dan kusut, hingga kerusakan akibat penggunaan alat styling masih menjadi keluhan yang paling sering dialami masyarakat Indonesia. 

Kondisi iklim tropis yang panas dan lembap, paparan sinar matahari, polusi, hingga kebiasaan menata rambut setiap hari menjadi beberapa faktor yang membuat kesehatan rambut dan kulit kepala mudah terganggu.

Meski demikian, tidak sedikit orang yang memilih produk perawatan rambut hanya karena sedang viral atau berdasarkan rekomendasi orang lain. Padahal, kondisi rambut setiap individu berbeda sehingga solusi yang efektif belum tentu sama bagi semua orang.

Menurut Matthew Lim, Business Development Manager Schwarzkopf di Henkel, langkah pertama dalam merawat rambut justru dimulai dari mengenali kondisi rambut dan kulit kepala masing-masing.

"Setiap individu memiliki kondisi rambut dan kulit kepala yang unik. Melalui Schwarzkopf Extra Care, kami ingin mendorong pendekatan perawatan rambut yang lebih personal, membantu konsumen menemukan solusi yang paling sesuai dengan masalah rambut spesifik mereka," ujar Matthew Lim.

Pendekatan personal ini menjadi semakin penting karena setiap permasalahan memiliki penyebab yang berbeda. Rambut rontok, misalnya, dapat dipicu oleh lemahnya akar rambut, stres, perubahan hormon, maupun pola hidup. 

Sementara itu, kulit kepala berminyak umumnya dipengaruhi produksi sebum yang berlebihan, terutama pada masyarakat yang tinggal di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia.

Di sisi lain, rambut kering dan kusut sering kali muncul akibat berkurangnya kelembapan alami rambut. Kebiasaan menggunakan catokan, pengeriting, hair dryer, hingga paparan sinar matahari tanpa perlindungan dapat merusak lapisan pelindung rambut sehingga rambut menjadi kasar, mudah patah, dan kehilangan kilaunya.

Melihat beragam kebutuhan tersebut, Schwarzkopf memperkenalkan rangkaian Extra Care di Indonesia dengan pendekatan perawatan berbasis sains.

baca juga

Produk ini dikembangkan oleh tim riset dan pengembangan global Schwarzkopf untuk menjawab berbagai kondisi rambut dan kulit kepala yang berbeda.

Salah satu variannya adalah Extra Care Anti Hair Loss yang diformulasikan dengan Tri-Combo Revitalizing Tech, mengandung Carnitine Tartrate, Coneflower Extract, dan Taurine. 

Formula tersebut dirancang untuk membantu memperkuat akar rambut, meningkatkan kualitas folikel, serta mengurangi kerontokan secara bertahap. 

Rangkaian ini tersedia dalam bentuk sampo dan serum sehingga perawatan dapat dilakukan mulai dari kulit kepala hingga batang rambut.

Bagi pemilik kulit kepala berminyak yang sering disertai rasa gatal, tersedia varian Extra Care Ginger Essence. Kandungan ekstrak jahe di dalamnya diformulasikan untuk membantu membersihkan kulit kepala, mengontrol produksi minyak berlebih, sekaligus menjaga keseimbangan kelembapan alaminya.

Sementara itu, untuk rambut yang kering, kusut, dan sulit diatur, Schwarzkopf menghadirkan Extra Care Moist Recovery. Diperkaya dengan seaweed, aloe vera, hyaluronic acid, serta teknologi Bio-Restore Tech, varian ini dirancang untuk memberikan hidrasi lebih mendalam sekaligus membantu memperbaiki struktur rambut agar terasa lebih lembut, halus, dan berkilau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Pilihan Sampo Terbaik untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal, Tak Bikin Rambut Kering

4 Pilihan Sampo Terbaik untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal, Tak Bikin Rambut Kering

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:15 WIB

Harga Ikat Rambut Ikonik Erling Haaland di Piala Dunia 2026, Ternyata Ladang Cuan Sang Striker

Harga Ikat Rambut Ikonik Erling Haaland di Piala Dunia 2026, Ternyata Ladang Cuan Sang Striker

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:59 WIB

8 Rekomendasi Makanan agar Rambut, Kulit, dan Kuku Sehat Menurut Ahli

8 Rekomendasi Makanan agar Rambut, Kulit, dan Kuku Sehat Menurut Ahli

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×