Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan

Vania Rossa

Minggu, 12 Juli 2026 | 21:20 WIB
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
Syifa Hadju mulai membiasakan diri melakukan langkah-langkah sederhana untuk mengurangi sampah. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Data KLHK menyebutkan timbulan sampah di Indonesia pada 2025 mencapai lebih dari 30 juta ton per tahun.
  • Charm meluncurkan pembalut berbahan organik dengan kemasan kertas daur ulang untuk mengurangi dampak pencemaran limbah lingkungan.
  • Program edukasi di sekolah wilayah Jakarta mengajarkan siswi pentingnya memilih produk ramah lingkungan untuk kesehatan menstruasi.

Suara.com - Kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan kini tak hanya terlihat dari kebiasaan membawa tumbler atau tas belanja sendiri. Produk yang digunakan sehari-hari, termasuk pembalut, juga mulai menjadi perhatian karena berkontribusi terhadap timbulan sampah.

Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan timbulan sampah di Indonesia pada 2025 mencapai lebih dari 30 juta ton.

Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk mengampanyekan gaya hidup yang lebih berkelanjutan, termasuk melalui penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R).

Di tengah meningkatnya kepedulian tersebut, produsen produk menstruasi juga mulai menghadirkan inovasi yang lebih ramah lingkungan.

Salah satunya dilakukan oleh Charm, yang belum lama ini memperkenalkan Charm Extra Maxi Bio Materials Eco Friendly Package, pembalut dengan kemasan berbahan kertas yang lebih mudah didaur ulang.

Tak hanya kemasannya, produk ini juga menggunakan bio material yang berasal dari organic cotton, botanical oil, dan tumbuhan tebu pada lapisan pembalut yang bersentuhan langsung dengan kulit.

Sementara kemasan luarnya dirancang agar bisa dimanfaatkan kembali sebagai tempat menyimpan pembalut maupun barang-barang kecil lainnya sehingga tidak langsung menjadi sampah.

Upaya tersebut sejalan dengan meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan.

Berdasarkan riset Unicharm pada 2025 terhadap siswi SMP, hampir 30 persen responden mengaku bersedia membayar lebih mahal untuk pembalut yang lebih ramah lingkungan.

baca juga

Sementara 25 persen responden menjadikan aspek ramah lingkungan sebagai salah satu pertimbangan utama saat memilih pembalut.

Melihat tren tersebut, edukasi mengenai menstruasi kini juga mulai dikombinasikan dengan edukasi lingkungan.

Melalui program School to School Extra Maxi, Charm mengunjungi sejumlah SMP dan SMA di Jakarta untuk memberikan edukasi kepada lebih dari 2.000 siswi mengenai kesehatan menstruasi sekaligus pentingnya menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.

Dalam sesi tersebut, para siswi diajak memahami bahwa menjaga lingkungan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar.

Kebiasaan sederhana seperti mengurangi sampah, memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan, hingga memilih produk dengan kemasan yang lebih ramah lingkungan juga dapat menjadi bagian dari kontribusi sehari-hari.

Brand Ambassador Charm, Syifa Hadju, mengaku telah membiasakan diri melakukan langkah-langkah sederhana untuk mengurangi sampah, mulai dari membawa tumbler dan tote bag sendiri, mengurangi penggunaan kertas dengan beralih ke dokumen digital, hingga memilih produk yang memiliki perhatian terhadap aspek keberlanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:00 WIB

Belajar dari Nuanu: Bagaimana Kawasan Wisata Kurangi Sampah Sebelum Menumpuk di TPA?

Belajar dari Nuanu: Bagaimana Kawasan Wisata Kurangi Sampah Sebelum Menumpuk di TPA?

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:58 WIB

Romantisasi Thrifting: Tren Hijau atau Eksploitasi Sampah?

Romantisasi Thrifting: Tren Hijau atau Eksploitasi Sampah?

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:50 WIB

Terkini

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Bekaci | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:21 WIB

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi

Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Dentuman Keras Iringi Erupsi Lewotobi Laki-laki, Radius 5 Kilometer Disterilkan!

Dentuman Keras Iringi Erupsi Lewotobi Laki-laki, Radius 5 Kilometer Disterilkan!

Bali | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Jelang Demo DPR, Harga Emas Antam Anjlok Lagi Jadi Rp2.723.000/Gram

Jelang Demo DPR, Harga Emas Antam Anjlok Lagi Jadi Rp2.723.000/Gram

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:05 WIB

×