Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Vania Rossa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:16 WIB
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
Indo Leather & Footwear (ILF) Expo dan Indo Garment & Textile (IGT). (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Industri tekstil dan alas kaki Indonesia bertransformasi menggunakan teknologi manufaktur modern serta material ramah lingkungan.
  • Transformasi tersebut disorot dalam penyelenggaraan pameran ILF dan IGT Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
  • Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan penguatan industri manufaktur penting untuk meningkatkan daya saing global.
  • Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Suara.com - Dunia fashion tidak lagi hanya berbicara soal desain dan tren pakaian terbaru. Di balik sebuah sepatu, tas, atau busana yang dikenakan sehari-hari, ada proses panjang yang melibatkan teknologi produksi, inovasi material, hingga upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.

Industri kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen Indonesia kini mulai bertransformasi mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat global yang semakin memperhatikan kualitas, nilai keberlanjutan, serta proses produksi yang lebih bertanggung jawab.

Perubahan tersebut terlihat dari semakin banyaknya pelaku industri yang mulai mengadopsi teknologi manufaktur modern, material ramah lingkungan, hingga sistem produksi yang lebih efisien.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penguatan industri manufaktur, termasuk sektor tekstil dan alas kaki, menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing produk Indonesia.

Transformasi industri ini menjadi salah satu sorotan dalam penyelenggaraan Indo Leather & Footwear (ILF) Expo dan Indo Garment & Textile (IGT) Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Fashion Tak Lagi Sekadar Gaya, Tapi Juga Teknologi

Perkembangan teknologi membuat industri fashion mengalami perubahan besar. Jika sebelumnya proses produksi banyak bergantung pada tenaga manual, kini berbagai teknologi otomasi mulai digunakan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi.

Mulai dari mesin produksi modern, teknologi pemotongan bahan yang lebih presisi, hingga sistem digital dalam pengelolaan produksi menjadi bagian dari upaya industri menghadapi persaingan global.

Bagi konsumen, perubahan ini berpengaruh terhadap produk yang semakin berkualitas, memiliki desain lebih beragam, serta dapat diproduksi dengan waktu yang lebih efisien.

baca juga

Selain itu, teknologi juga membantu industri mengurangi limbah produksi dan menciptakan proses manufaktur yang lebih ramah lingkungan.

Tren Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan turut mengubah wajah industri fashion.

Konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan model dan harga, tetapi juga mulai memperhatikan bagaimana sebuah produk dibuat.

Hal ini mendorong produsen tekstil, alas kaki, dan aksesori untuk mencari alternatif material yang lebih berkelanjutan.

Penggunaan bahan yang lebih ramah lingkungan, efisiensi penggunaan energi, serta pengelolaan limbah menjadi beberapa strategi yang mulai diterapkan industri.

"Industri fashion saat ini tidak hanya dituntut menghasilkan produk yang menarik, tetapi juga harus mampu menjawab tantangan keberlanjutan," menjadi salah satu isu yang banyak dibahas oleh pelaku industri.

Produk Lokal Punya Peluang di Pasar Global

Indonesia memiliki potensi besar dalam industri fashion karena didukung oleh sumber daya manusia, kreativitas desainer, serta keberagaman budaya yang dapat menjadi inspirasi produk.

Tak hanya perusahaan besar, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga memiliki peran penting dalam perkembangan industri ini.

Kehadiran UMKM dalam rantai industri fashion membuka peluang bagi produk lokal untuk berkembang, baik di pasar domestik maupun internasional.

Dengan dukungan teknologi dan akses pasar yang semakin luas, produk Indonesia seperti sepatu, tas kulit, hingga produk tekstil memiliki peluang bersaing dengan merek global.

Tantangan Industri Fashion Indonesia

Meski memiliki peluang besar, industri fashion Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan.

Salah satunya adalah kebutuhan meningkatkan produktivitas, memperkuat rantai pasok, serta mempercepat adopsi teknologi.

Selain itu, industri juga perlu terus beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin kritis terhadap kualitas produk dan dampak lingkungan.

Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan asosiasi industri menjadi salah satu kunci agar sektor fashion Indonesia dapat terus berkembang.

Menuju Fashion Indonesia yang Lebih Kompetitif

Perubahan industri fashion menunjukkan bahwa masa depan pakaian, alas kaki, dan produk kulit tidak hanya ditentukan oleh tren, tetapi juga inovasi.

Teknologi, kreativitas, dan keberlanjutan menjadi tiga faktor penting yang akan menentukan arah industri fashion ke depan.

Dengan semakin kuatnya ekosistem industri dalam negeri, Indonesia berpeluang menjadi salah satu pemain penting dalam rantai pasok fashion global, sekaligus menghadirkan produk yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai dan tanggung jawab sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Health | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional

DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026

Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×