- Pakar feng shui Rameshwar Prasad menjelaskan bahwa jumlah anak tangga dalam rumah dihitung untuk menjaga aliran energi chi.
- Praktisi feng shui modern menganjurkan rumus lima tahap untuk memastikan jumlah anak tangga membawa keberuntungan bagi penghuni rumah.
- Prinsip feng shui juga menekankan pentingnya penempatan posisi tangga, pencahayaan, serta struktur bangunan yang kokoh di dalam rumah.
Angka-angka tersebut dipercaya berakhir pada fase Sheng atau Lao, yang melambangkan pertumbuhan, kehidupan, dan kematangan.
Apakah Jumlah Anak Tangga yang Ganjil Lebih Baik?
Sebagian praktisi feng shui juga menyarankan penggunaan jumlah anak tangga ganjil karena dianggap melambangkan energi Yang, yaitu energi aktif, dinamis, dan penuh kehidupan.
Namun, banyak ahli feng shui menilai bahwa yang lebih penting bukan sekadar ganjil atau genap, melainkan hasil akhir perhitungan berdasarkan siklus feng shui yang digunakan. Dengan kata lain, jumlah 12 atau 22 anak tangga tetap dapat dianggap baik apabila memenuhi rumus lima tahap tersebut.
Menurut prinsip feng shui, posisi tangga juga dinilai lebih berpengaruh terhadap aliran energi dibanding jumlah anak tangga semata.
Beberapa anjuran yang umum diterapkan antara lain:
- Hindari tangga yang langsung menghadap pintu utama karena dipercaya membuat energi positif cepat keluar dari rumah.
- Jangan menempatkan tangga tepat di tengah rumah karena area tersebut dianggap sebagai pusat energi hunian.
- Pastikan tangga memiliki pencahayaan yang cukup, kokoh, dan nyaman digunakan agar aliran energi tetap lancar.
Meski demikian, pakar feng shui juga menekankan bahwa tata letak tangga, pencahayaan, serta desain rumah secara keseluruhan tetap menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan aliran energi di dalam hunian.