Minat Baca Menurun, Bagaimana Strategi Penerbit Buku Anak Cari Cara Rebut Perhatian dari Gawai?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:57 WIB
Minat Baca Menurun, Bagaimana Strategi Penerbit Buku Anak Cari Cara Rebut Perhatian dari Gawai?
Ilustrasi Minat Baca. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • BPS mencatat Indeks Kegemaran Membaca Indonesia turun dari 72,44 pada 2024 menjadi 54,80 pada 2025.
  • CEO Ziyadbooks Rubiyanta menyatakan penerbit menghadirkan inovasi buku interaktif untuk menghadapi dominasi gawai digital.
  • Ziyadbooks meraih penghargaan Brand Indonesia Excellence Award 2026 kategori Stationery dan Books dari INFOBRAND.ID serta TRAS N CO.

Suara.com - Minat baca masyarakat Indonesia masih menghadapi tantangan. Di tengah semakin kuatnya dominasi gawai dan konten digital, pelaku industri penerbitan buku anak berupaya menghadirkan inovasi agar buku tetap menjadi bagian dari keseharian anak-anak.

Rendahnya minat baca masyarakat Indonesia masih menjadi perhatian berbagai pihak. Data UNESCO yang kerap dirujuk menyebutkan tingkat minat baca Indonesia berada di angka 0,001%, sementara survei Perpustakaan Nasional yang diolah Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Indeks Kegemaran Membaca turun dari 72,44 pada 2024 menjadi 54,80 pada 2025.

Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan bagi dunia pendidikan maupun industri penerbitan untuk mendorong budaya membaca sejak usia dini.

Anak-anak saat ini tumbuh di tengah derasnya arus konten digital. Gawai dan tayangan audiovisual menjadi bagian dari keseharian mereka, sehingga buku harus bersaing untuk mendapatkan perhatian.

Ilustrasi Minat Baca. (Dok. Istimewa)
Ilustrasi Minat Baca. (Dok. Istimewa)

CEO Ziyadbooks, Rubiyanta, mengatakan tantangan terbesar penerbit buku anak saat ini bukan hanya menerbitkan buku, tetapi juga membuat buku mampu menarik minat anak di tengah dominasi perangkat digital.

"Anak-anak sekarang tumbuh bersama gawai. Maka, tugas kami adalah membuat buku yang tidak kalah menarik dari layar gadget. Ada ilustrasi hidup dan pengalaman interaktif yang membuat mereka betah berlama-lama," kata Rubiyanta.

Menurutnya, buku anak perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai media belajar.

Selama lebih dari dua dekade, Ziyadbooks mengembangkan berbagai jenis buku anak, mulai dari board book untuk balita, buku cerita bergambar, ensiklopedia, hingga sound book interaktif yang memadukan buku dengan teknologi audio.

Rubiyanta menambahkan, upaya meningkatkan literasi tidak dapat dilakukan penerbit sendirian. Kolaborasi dengan orang tua, guru, sekolah, hingga jaringan mitra penjualan menjadi bagian dari strategi untuk memperluas akses buku kepada anak-anak.

baca juga

"Kami juga terus memperluas jangkauan. Kolaborasi dengan orang tua, guru, sekolah, dan ribuan mitra penjualan menjadi bagian penting dari upaya ini," ujarnya.

Upaya tersebut turut mendapat pengakuan melalui penghargaan Brand Indonesia Excellence Award 2026 untuk kategori Stationery & Books yang diberikan dalam ajang yang diselenggarakan INFOBRAND.ID bersama TRAS N CO Indonesia.

Meski demikian, Rubiyanta menilai penghargaan bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, tantangan membangun budaya membaca membutuhkan komitmen jangka panjang dari seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap semakin banyak keluarga yang menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari, sehingga anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai kehidupan melalui buku.

"Kami berharap semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh dengan buku sebagai sahabatnya. Karena dari buku, mereka belajar tidak hanya pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai kehidupan. Itu yang membuat kami terus bergerak, meskipun jalannya panjang," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Asal Bilang Maaf! Pelajaran Berharga dari "I'm Sorry You Got Mad"

Jangan Asal Bilang Maaf! Pelajaran Berharga dari "I'm Sorry You Got Mad"

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Ulasan Namaku Alam: Kisah Emosional Anak Korban Stigma Politik Orde Baru

Ulasan Namaku Alam: Kisah Emosional Anak Korban Stigma Politik Orde Baru

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media

Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Terkini

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Gubernur Luthfi Minta Mahasiswa Jangan Cuma Demo: Kritik Harus Berbasis Data!

Gubernur Luthfi Minta Mahasiswa Jangan Cuma Demo: Kritik Harus Berbasis Data!

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:50 WIB

1.200 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Chelsea Vs AC Milan di GBK, Libatkan Tim Jibom hingga K-9

1.200 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Chelsea Vs AC Milan di GBK, Libatkan Tim Jibom hingga K-9

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:49 WIB

OPPO Reno16 Pro 5G Hadir dengan Dimensity 8550 SUPER, Seberapa Menarik?

OPPO Reno16 Pro 5G Hadir dengan Dimensity 8550 SUPER, Seberapa Menarik?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:45 WIB

8 Aturan Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus yang Aman dan Seru untuk Anak-anak

8 Aturan Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus yang Aman dan Seru untuk Anak-anak

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:45 WIB

TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was

TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:41 WIB

4 Kajian Ilmiah Ungkap Produk Tembakau Alternatif

4 Kajian Ilmiah Ungkap Produk Tembakau Alternatif

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Mau Bawa Pulang Besi Curian, Malah Pulang Bareng Polisi, Dua Pria di Karanganyar Dibekuk

Mau Bawa Pulang Besi Curian, Malah Pulang Bareng Polisi, Dua Pria di Karanganyar Dibekuk

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:33 WIB

×