Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim

Dinda Rachmawati

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:38 WIB
Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim
Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Lion Parcel meluncurkan layanan Minipack untuk mengatasi keluhan konsumen akibat tarif pengiriman barang ringan di bawah 300 gram.
  • Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, menyatakan bahwa layanan baru ini memberikan efisiensi biaya pengiriman bagi masyarakat.
  • Layanan Minipack menawarkan ongkos kirim lebih hemat dengan kecepatan setara layanan reguler untuk pengiriman produk satuan yang ringan.

Suara.com - Belanja online telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Mulai dari skincare, aksesori fesyen, perlengkapan gadget, hingga buku, hampir semua kebutuhan kini bisa dibeli hanya lewat beberapa sentuhan di layar ponsel. Praktis, cepat, dan pilihan produknya pun semakin beragam.

Namun di balik kemudahan tersebut, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yakni berat paket yang sebenarnya dikirim. Banyak orang tidak menyadari bahwa barang yang mereka beli sehari-hari ternyata memiliki bobot jauh di bawah 300 gram. Meski begitu, biaya pengiriman yang dibayarkan sering kali tetap menggunakan tarif minimum 1 kilogram.

Kondisi ini membuat sebagian konsumen merasa ongkos kirim yang dibayar tidak selalu sebanding dengan berat barang yang diterima. Padahal, jika mengetahui berat paket sejak awal, pelanggan bisa memilih layanan pengiriman yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, mengatakan tren belanja online yang didominasi paket ringan mendorong kebutuhan akan layanan logistik yang lebih relevan.

"Pengiriman paket ringan meningkat, namun banyak pelanggan mengeluh karena bayar ongkirnya tetap untuk 1 kilogram yang dirasa kurang efisien, bahkan beberapa pelanggan menyebutnya 'bayar angin'. Melihat kebutuhan tersebut, Lion Parcel menghadirkan layanan baru bernama Minipack khusus untuk pengiriman paket ringan di bawah 300 gram," ujar Kenny.

Berdasarkan data internal Lion Parcel, cukup banyak barang yang umum dikirim masyarakat memiliki bobot di bawah 300 gram. Dokumen, buku saku, hijab, kaus kaki, aksesori seperti gelang atau anting, hingga produk kecantikan seperti serum, sunscreen, dan lipstik termasuk di antaranya.

Tren ini juga terlihat pada kebiasaan masyarakat yang semakin sering membeli produk secara satuan. Misalnya, saat stok sunscreen habis, seseorang cukup membeli satu botol baru tanpa perlu menambah produk lain. Hal serupa juga terjadi pada pembelian charger, kabel data, atau casing ponsel yang umumnya memiliki ukuran kecil dan ringan.

Menurut Kenny, semakin banyak masyarakat yang memahami karakteristik barang yang dibeli, semakin mudah pula mereka menentukan layanan pengiriman yang paling sesuai.

"Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa banyak produk yang dibeli sehari-hari sebenarnya masuk kategori paket ringan. Dengan memilih layanan yang sesuai seperti MINIPACK, pelanggan bisa menikmati ongkos kirim yang lebih efisien," katanya.

baca juga

Selain mempertimbangkan biaya, konsumen saat ini juga semakin memperhatikan kenyamanan selama proses pengiriman. Kecepatan, keamanan paket, hingga transparansi layanan menjadi faktor yang ikut memengaruhi pengalaman berbelanja secara online.

"Tren belanja produk beauty dan personal care saat ini didominasi pembelian dalam jumlah satuan, sehingga bobot paketnya relatif ringan. Untuk kebutuhan seperti ini, Minipack Lion Parcel dapat menjadi pilihan karena menawarkan ongkir lebih hemat tanpa mengurangi kualitas layanan, karena kecepatan pengiriman yang setara dengan layanan reguler," jelas Kenny.

Perubahan pola belanja masyarakat menunjukkan bahwa layanan logistik juga perlu terus beradaptasi. Kini, bukan hanya soal seberapa cepat paket sampai ke tujuan, tetapi juga bagaimana layanan tersebut mampu menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen yang semakin beragam. 

Memahami berat barang sebelum berbelanja atau mengirim paket pun bisa menjadi kebiasaan sederhana yang membantu konsumen memilih layanan yang lebih efisien sesuai karakteristik kirimannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Sinyal Kenaikan Harga Paket Data? ATSI Peringatkan Dampak Putusan MK 273 Terhadap Tarif Internet

Sinyal Kenaikan Harga Paket Data? ATSI Peringatkan Dampak Putusan MK 273 Terhadap Tarif Internet

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Mengenal Komunitas Parkour Jakarta: Mengubah Stigma Olahraga Ekstrem Jadi Seni Disiplin Tubuh

Mengenal Komunitas Parkour Jakarta: Mengubah Stigma Olahraga Ekstrem Jadi Seni Disiplin Tubuh

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Terkini

Polisi Ungkap Alasan Selebgram Jule Direkomendasikan Direhab

Polisi Ungkap Alasan Selebgram Jule Direkomendasikan Direhab

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:51 WIB

Prabowo Mau Gratiskan Sekolah hingga PTN, DPR Minta Hitung Ulang Nafas Anggaran

Prabowo Mau Gratiskan Sekolah hingga PTN, DPR Minta Hitung Ulang Nafas Anggaran

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:51 WIB

Buat Kaget! Park Shin-hye dan Choi Tae-joon Sambut Kelahiran Anak Kedua

Buat Kaget! Park Shin-hye dan Choi Tae-joon Sambut Kelahiran Anak Kedua

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:50 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Taput, 29 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Taput, 29 Rumah Rusak

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 13:47 WIB

7 Rekomendasi Skin Tint Ringan yang Aman untuk Remaja Sekolah

7 Rekomendasi Skin Tint Ringan yang Aman untuk Remaja Sekolah

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:47 WIB

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:41 WIB

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:39 WIB

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:36 WIB

×