- Polygon Xtrada 5 adalah sepeda gunung hardtail cross-country berbobot 14 kilogram yang menggunakan frame ALX XC 29 inci.
- Sepeda ini dibekali drivetrain Shimano CUES 1x10-speed, rem hidrolik Shimano MT200, dan suspensi Suntour XCM 32 berukuran 120 mm.
- Berdasarkan ulasan JKT Sepeda, sepeda ini fleksibel melibas jalur pegunungan, gravel, dan medan basah untuk pria maupun wanita.
Suara.com - Polygon Xtrada 5 menjadi salah satu pilihan sepeda gunung yang menarik bagi pesepeda yang mencari MTB hardtail untuk melibas berbagai jalur.
Dengan karakter cross-country (XC), sepeda ini mengutamakan perpaduan antara kemampuan melaju cepat, kestabilan, dan ketangguhan untuk digunakan di medan yang beragam.
Lantas, seperti apa kemampuan Polygon Xtrada 5 ketika digunakan untuk bersepeda di jalur pegunungan, gravel, hingga medan yang lebih menantang, dan apakah spesifikasinya sepadan dengan harga yang ditawarkan?
Detail Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5

Polygon Xtrada 5 mengusung frame ALX XC 29 inci yang dirancang untuk karakter cross-country, dengan konstruksi hardtail tanpa rear shock.
Kombinasi tersebut membuat sepeda memiliki karakter yang relatif sederhana sekaligus diarahkan untuk kebutuhan trail dan perjalanan off-road.
Pada bagian depan, Xtrada 5 menggunakan Suntour XCM 32 dengan travel 120 mm dan sistem Boost Thru Axle. Suspensi ini memberikan ruang gerak yang cukup untuk membantu meredam benturan ketika sepeda melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Sektor drivetrain menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian pada model ini. Polygon menggunakan shifter Shimano CUES SL-U6000 1x10-speed dan rear derailleur Shimano CUES RD-U6000 Direct Attach. Sistem tersebut dipadukan dengan crank Prowheel 32T serta cassette Shimano CS-LG300 10-speed dengan rentang 11-48T.
Konfigurasi 1x10-speed tersebut menawarkan pengoperasian yang lebih sederhana karena pesepeda tidak perlu mengatur perpindahan gigi depan.
Rentang cassette yang lebar juga membantu menyediakan pilihan rasio ketika menghadapi tanjakan maupun jalur yang lebih cepat.
Untuk pengereman, Xtrada 5 menggunakan Shimano MT200 hydraulic disc brake dengan rotor Shimano SM-RT10 berukuran 180 mm di depan dan 160 mm di belakang.
Bagian roda menggunakan alloy double wall dengan ban WTB Trail Boss berukuran 29 x 2,25 inci. Polygon juga membekali sepeda dengan handlebar berukuran 760 mm dan stem 40 mm yang mendukung karakter pengendalian sepeda di jalur off-road.
Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5
Untuk melihat bagaimana Polygon Xtrada 5 dipandang dari sisi penggunaan dan kelayakannya di berbagai medan, ulasan dari kanal YouTube JKT Sepeda dapat menjadi salah satu referensi tambahan bagi calon pembeli.
Dalam ulasannya terhadap Polygon Xtrada 5 2025, JKT Sepeda membandingkan model tersebut dengan generasi sebelumnya sekaligus menyoroti perubahan komponen yang dibawa Polygon.
Penggunaan Shimano CUES RD-U6000 menjadi salah satu daya tarik Xtrada 5 karena drivetrain 1x10-speed tersebut memberikan konfigurasi yang sederhana untuk penggunaan lintas medan. Sementara itu, beberapa komponen utama masih dipertahankan dari model sebelumnya sehingga karakter dasar Xtrada 5 tidak berubah secara drastis.
JKT Sepeda menilai sistem pengereman dan suspensi masih menjadi bagian yang dipertahankan pada model tersebut.
“Pengereman masih sama, hidrolik Shimano MT200. Shock pun masih sama, Suntour XCM,” ujar reviewer dalam ulasannya.
Kombinasi rem hidrolik Shimano MT200 dengan suspensi Suntour XCM 32 120 mm membuat Xtrada 5 tetap memiliki bekal untuk menghadapi jalur yang tidak rata.
Rem hidrolik memberikan kontrol pengereman yang lebih sesuai untuk penggunaan off-road, sementara suspensi depan membantu mengurangi benturan ketika roda melewati permukaan berbatu atau bergelombang.
Dari sisi medan penggunaan, Xtrada 5 dinilai cukup fleksibel untuk berbagai aktivitas. JKT Sepeda menyebut sepeda tersebut dapat digunakan untuk melewati jalur pegunungan, gravel, hingga medan yang basah.
Penilaian itu memperlihatkan bahwa karakter Xtrada 5 lebih diarahkan sebagai MTB serbaguna untuk eksplorasi dibandingkan sepeda yang hanya nyaman digunakan di jalan beraspal.
“Untuk rusukan daerah pegunungan, daerah gravel, daerah becek-becekan, semuanya bisa nih pakai sepeda Polygon ini,” kata JKT Sepeda.
Karakter tersebut cukup sesuai dengan konfigurasi Xtrada 5 sebagai hardtail cross-country. Sepeda dapat digunakan untuk perjalanan di jalur tanah, tanjakan, hingga singletrack dengan tingkat kesulitan yang masih sesuai dengan kemampuan sepeda dan pengendaranya.
JKT Sepeda juga menyoroti bobot sepeda yang berada di kisaran 14 kilogram. Menurutnya, ukuran frame menjadi faktor penting untuk menentukan kenyamanan pengguna karena Xtrada 5 tersedia dalam beberapa pilihan ukuran.
“Jadi cocok untuk cewek-cowok masuk, tinggal disesuaikan ukurannya S, M, atau L,” ujarnya.
Pemilihan ukuran tersebut menjadi hal yang tidak boleh diabaikan karena postur pengendara sangat menentukan posisi tubuh, kontrol kemudi, serta kenyamanan ketika sepeda digunakan dalam waktu lama. Karena itu, harga dan spesifikasi sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan ketika memilih Xtrada 5.