- Harvard Health Publishing mencatat uban di usia muda disebabkan oleh penurunan produksi melanin akibat berbagai faktor internal dan eksternal.
- Faktor pemicu utama meliputi faktor genetik, stres oksidatif, defisiensi nutrisi, kebiasaan merokok, kondisi medis tertentu, serta penggunaan bahan kimia keras.
- Kemunculan uban dini dapat dicegah atau diperlambat melalui penerapan gaya hidup sehat, pengelolaan stres, dan pemenuhan nutrisi yang tepat.
Suara.com - Apakah kamu pernah bertanya-tanya apa penyebab uban muncul di usia muda?
Secara biologis, uban terbentuk ketika folikel rambut mengalami penurunan fungsi dalam memproduksi melanin atau zat warna rambut.
Laporan medis dari Harvard Health Publishing mencatat bahwa memudarnya warna rambut di usia muda dipicu oleh kombinasi faktor internal maupun eksternal.
Berikut adalah beberapa faktor utama yang menjadi penyebab munculnya uban lebih awal pada usia muda.
1. Faktor Genetik dan Keturunan
Faktor genetik memegang peranan paling dominan dalam menentukan kapan pigmen rambut seseorang mulai memudar.
Penelitian dalam Journal of Investigative Dermatology mengungkapkan bahwa gen IRF4 terbukti berperan langsung dalam mengontrol produksi serta penyimpanan melanin pada rambut manusia.
Jika orang tua atau anggota keluarga memiliki riwayat beruban pada usia 20-an, risiko mengalami hal serupa akan meningkat secara signifikan.
Kondisi biologis ini umumnya bersifat alami dan sulit dihindari hanya dengan perawatan luar semata.
2. Stres Oksidatif dan Tekanan Psikologis
Stres kronis memicu pelepasan hormon norepinefrin yang dapat menguras sel punca melanosit di dalam folikel rambut.
Sel inilah yang bertanggung jawab memberikan warna alami pada rambut. Ketika sel punca tersebut rusak akibat stres oksidatif, rambut baru yang tumbuh akan kehilangan warnanya dan menjadi putih atau abu-abu.
3. Defisiensi Nutrisi (Vitamin B12 dan Mineral)
Kesehatan rambut sangat bergantung pada asupan gizi harian. Kekurangan vitamin B12, zat besi, tembaga (copper), dan vitamin D dapat mengganggu pembentukan sel darah merah serta distribusi oksigen ke folikel rambut.
Vitamin B12 secara khusus berperan vital dalam metabolisme sel; kekurangannya terbukti mempercepat proses pemutihan rambut.
4. Kebiasaan Merokok
Merokok menyebabkan penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi), yang mengakibatkan aliran darah dan nutrisi menuju akar rambut terhambat.
Selain itu, racun dalam asap rokok menghasilkan radikal bebas tinggi yang merusak folikel rambut secara langsung.
5. Kondisi Medis Tertentu
Kemunculan uban di usia muda terkadang menjadi sinyal adanya masalah kesehatan mendasar.
Gangguan kelenjar tiroid (baik hipertiroidisme maupun hipotiroidisme) dapat memengaruhi metabolisme dan menurunkan produksi melanin.
Selain itu, penyakit autoimun seperti vitiligo atau alopecia areata juga dapat menyerang sistem imun sel pembuat warna rambut.
6. Penggunaan Bahan Kimia Keras dan Alat Styling
Penggunaan cat rambut yang mengandung hidrogen peroksida atau bleaching secara berlebihan dapat merusak struktur folikel.
Akumulasi zat kimia keras serta paparan suhu panas tinggi dari alat styling yang terus-menerus dapat merusak cadangan melanin alami pada batang rambut.
Meskipun faktor genetik tidak dapat diubah, kamu tetap bisa memperlambat kemunculan uban dengan menerapkan gaya hidup sehat, mengonsumsi makanan kaya antioksidan dan vitamin B12, mengelola stres, serta menghindari kebiasaan merokok.