- Sunblock badan penting digunakan saat beraktivitas di luar ruangan untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV.
- SPF menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVB, sedangkan PA menunjukkan perlindungan terhadap UVA. Keduanya perlu diperhatikan saat memilih sunblock.
- Pemilihan SPF sebaiknya disesuaikan dengan intensitas dan durasi paparan matahari serta kebutuhan kulit, bukan sekadar memilih angka SPF tertinggi.
Suara.com - Aktivitas di luar ruangan membuat kulit tubuh lebih sering terpapar sinar matahari, terutama ketika cuaca sedang terik.
Karena itu, penggunaan sunblock atau sunscreen untuk badan penting dilakukan agar kulit tetap terlindungi dari dampak paparan sinar UV.
Namun memilih sunblock badan tidak cukup hanya dengan melihat merek atau teksturnya.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah nilai SPF karena angka tersebut menunjukkan tingkat perlindungan produk terhadap sinar UVB.
Semakin tinggi nilai SPF, bukan berarti perlindungannya otomatis jauh lebih baik untuk semua kondisi.
Pemilihannya sebaiknya disesuaikan dengan intensitas paparan matahari, durasi aktivitas di luar ruangan, serta kebutuhan kulit.
Selain SPF, perhatikan pula label PA yang menunjukkan tingkat perlindungan terhadap sinar UVA.
Memilih produk dengan perlindungan UVA dan UVB yang sesuai dapat membantu menjaga kulit dari efek paparan sinar matahari secara lebih menyeluruh.
Lalu, sunblock badan yang bagus sebaiknya menggunakan SPF berapa? Berikut panduan agar Anda dapat memilih produk dengan tingkat perlindungan yang tepat.
Sunblock Badan yang Bagus SPF Berapa?

Sunblock badan sebaiknya digunakan setiap hari untuk melindungi kulit yang tidak tertutup pakaian dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet (UV).
Menurut dr. Annisa Anjani, dokter spesialis kulit dan kelamin di laman id.my-best.com, sunblock dapat digunakan meski cuaca sedang mendung karena paparan sinar UV tetap dapat terjadi.
Untuk penggunaan sehari-hari, sunblock badan dengan SPF 30 dan PA+++ umumnya sudah memadai, terutama bagi Anda yang memiliki kulit normal dan lebih sering beraktivitas di dalam ruangan.
SPF 30 dapat melindungi kulit dari sekitar 97 persen sinar UVB, sedangkan PA+++ memberikan perlindungan terhadap sinar UVA selama sekitar 8–12 jam.
Rekomendasi tersebut juga sejalan dengan anjuran American Academy of Dermatology (AAD) yang menyarankan penggunaan sunscreen broad spectrum dengan minimal SPF 30 untuk membantu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB.
Namun, jika ingin mendapatkan perlindungan yang lebih optimal, Anda dapat memilih produk dengan SPF dan PA yang lebih tinggi, terutama saat banyak beraktivitas di luar ruangan.
Bagi Anda yang memiliki masalah pigmentasi atau kerap beraktivitas di luar ruangan, dr. Annisa Anjani menyarankan untuk mengutamakan sunblock badan dengan SPF 50 dan PA++++.
"Sunblock SPF 50 melindungi kulit dari 98% sinar UVB, sedangkan PA++++ memberikan perlindungan dari sinar UVA sampai 16 jam. Dengan begitu, Anda bisa mengurangi risiko pigmentasi jadi makin parah," jelas dr. Annisa Anjani.

Selain memilih SPF dan PA yang sesuai, penggunaan sunblock perlu dilakukan dengan benar agar perlindungannya tetap optimal.
Sunblock sebaiknya di-re-apply setiap 2–3 jam karena bahan aktifnya rata-rata bertahan sekitar dua jam dan produk dapat terhapus akibat keringat maupun gesekan, terlebih jika Anda banyak bergerak atau menghabiskan waktu di luar ruangan.
Kandungan tambahan juga dapat menjadi pertimbangan saat memilih sunblock badan, terutama jika kulit mudah terasa kering setelah terpapar matahari.
Menurut dr. Annisa Anjani, kandungan seperti glycerin, aloe vera, dan niacinamide dapat membantu menjaga kulit tetap terhidrasi dan lembap selama beraktivitas di bawah sinar matahari.