- Kulit sekitar mulut sangat sensitif dan rentan kering karena kekurangan kelenjar minyak dibanding bagian wajah lainnya.
- Penyebab utamanya meliputi dermatitis perioral, kebiasaan menjilat bibir, faktor lingkungan ekstrem, hingga iritasi pasta gigi.
- Cara mengatasinya adalah memakai pelembap oklusif, mengganti pasta gigi, menghentikan eksfoliasi, serta mencukupi hidrasi air putih.
Suara.com - Pernahkah kamu merasakan sensasi kaku, gatal, hingga melihat kulit terkelupas di area sekitar bibir? Masalah kulit ini tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga bisa menimbulkan rasa perih saat kita berbicara atau makan.
Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan buruk hingga kondisi medis tertentu.
Kulit di sekitar mulut sangatlah sensitif karena tidak memiliki kelenjar minyak sebanyak bagian wajah lainnya.
Lewat artikel ini, ketahui apa penyebab kulit kering di sekitar mulut dan bagaimana caranya mengatasinya.
Penyebab Utama Kulit Kering di Sekitar Mulut
Melansir dari laman resmi Vaseline UK, area sekitar mulut memang memerlukan perhatian khusus karena struktur kulitnya yang berbeda.
"Kulit di sekitar mulut kamu sangatlah sensitif karena tidak memiliki kelenjar minyak sebanyak bagian wajah lainnya, sehingga lebih rentan terhadap kekeringan dan iritasi," demikian penjelasan pada laman tersebut.
Berikut ini adalah 6 penyebab utama munculnya rasa kering di sekitar mulut
Dermatitis Perioral
Ini adalah kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan munculnya ruam kemerahan dan kulit bersisik di sekitar mulut.
Penggunaan krim steroid yang tidak tepat atau bahan aktif skincare yang terlalu keras sering kali menjadi pemicu utamanya.
Kebiasaan Menjilat Bibir
Banyak orang mengira menjilat bibir akan memberikan kelembapan. Faktanya, air liur mengandung enzim pencernaan yang justru dapat mengikis lapisan pelindung kulit alami.
Saat air liur menguap, kulit di sekitar mulut justru akan menjadi lebih kering dari sebelumnya.
Faktor Lingkungan dan Cuaca
Udara dingin yang ekstrem atau paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menarik kelembapan alami kulit. Selain itu, berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama juga berkontribusi besar terhadap kekeringan kulit di area sensitif ini.