-
Ada 10 pantangan Feng Shui kamar tidur yang perlu diperhatikan.
-
Posisi kasur tepat sejajar pintu termasuk pantangan Feng Shui kamar tidur.
-
Pahami pantangan Feng Shui kamar tidur demi suasana istirahat nyaman.
Suara.com - Kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat dan memulihkan energi setelah seharian beraktivitas.
Namun, dalam prinsip feng shui, penataan kamar yang kurang tepat dipercaya dapat mengganggu aliran energi positif atau Chi.
Kondisi tersebut diyakini bisa memengaruhi ketenangan tidur, suasana hati, hingga keberuntungan penghuni.
Karena itu, penataan kamar tidur sebaiknya tidak hanya memperhatikan estetika, tetapi juga kenyamanan dan keseimbangan energi.
Berikut 10 pantangan Feng Shui kamar tidur yang sering diabaikan.
1. Kasur Lurus Menghadap Pintu
Posisi kasur yang tepat sejajar dengan pintu kamar dikenal sebagai coffin position atau death position. Dalam feng shui, posisi ini dipercaya membuat energi mengalir terlalu cepat sehingga penghuni merasa gelisah dan tidur kurang nyenyak.
2. Cermin Menghadap Tempat Tidur
![Ilustrasi cermin di dalam kamar tidur. [Pexels/Alexander F Ungerer]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/05/10/97832-ilustrasi-cermin-di-dalam-kamar-tidur-pexelsalexander-f-ungerer.jpg)
Cermin yang menghadap langsung ke tempat tidur dipercaya dapat menggandakan atau memantulkan energi di dalam kamar. Kondisi tersebut dianggap kurang baik untuk menciptakan suasana tenang dan rileks saat beristirahat.
3. Kasur di Bawah Balok atau AC
Hindari menempatkan kasur tepat di bawah balok langit-langit yang menonjol. Posisi tersebut dipercaya memberikan kesan tertekan. Begitu pula dengan AC yang mengarah langsung ke tubuh karena dapat mengurangi kenyamanan ketika tidur.
4. Menumpuk Barang di Bawah Kasur
Kolong tempat tidur sebaiknya tetap bersih dan tidak dipenuhi kardus, sepatu, atau barang bekas. Dalam feng shui, tumpukan tersebut dipercaya membuat energi chi stagnan dan mengurangi kesan nyaman di kamar.
5. Membawa Meja Kerja ke Kamar
Meja, dokumen, dan perlengkapan pekerjaan sebaiknya tidak berada di kamar tidur. Area kerja membawa suasana aktif dan dapat membuat pikiran terus terhubung dengan pekerjaan sehingga lebih sulit rileks.