- Menurut ahli feng shui Kathryn Weber, ikan, kucing, anjing, burung, dan kura-kura dipercaya membawa simbol keberuntungan, kemakmuran, perlindungan, serta umur panjang bagi penghuni rumah.
- Praktisi feng shui Yulius Fang menyatakan bahwa hewan peliharaan bukanlah jaminan instan kekayaan, melainkan bagian dari filosofi tradisional yang membuat rumah terasa lebih aktif dan dinamis.
- Pemilik rumah dianjurkan untuk selalu mengutamakan kesehatan, kebersihan, dan perawatan yang layak bagi hewan peliharaannya ketimbang sekadar mengejar hoki semata.
Suara.com - Memelihara hewan bukan hanya soal memiliki teman di rumah. Dalam kepercayaan feng shui, sejumlah hewan dipercaya memiliki simbol dan energi tertentu yang dapat mendukung keberuntungan, kemakmuran, perlindungan, hingga peluang finansial bagi penghuni rumah.
Namun, anggapan hewan peliharaan pengundang rezeki menurut feng shui perlu dipahami sebagai bagian dari filosofi dan kepercayaan tradisional, bukan jaminan bahwa seseorang akan mendapatkan kekayaan hanya karena memelihara hewan tertentu.
Ahli feng shui Kathryn Weber dari Red Lotus Letter menjelaskan bahwa hewan peliharaan justru dapat membuat rumah terasa lebih aktif karena keberadaan dan gerakannya. Ia menyebut anjing membawa energi yang hidup, ikan berkaitan dengan kekayaan, burung dengan kesuksesan, kura-kura dengan umur panjang, sementara kucing diasosiasikan dengan keberuntungan finansial dan peluang.
Lantas, apa saja hewan peliharaan yang dipercaya dapat mengundang rezeki menurut feng shui?
1. Ikan
![Desain kolam ikan mini depan rumah. [Dok. ChatGemini]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/09/15879-kolam-ikan.jpg)
Ikan menjadi salah satu hewan yang paling kuat dikaitkan dengan kekayaan dalam feng shui.
Dalam filosofi feng shui, unsur air kerap dikaitkan dengan aliran dan kemakmuran. Karena itu, akuarium atau kolam ikan sering digunakan sebagai bagian dari penataan hunian yang diharapkan mendukung energi kekayaan.
Kathryn Weber secara khusus menyebut ikan sebagai hewan yang membawa simbol wealth atau kekayaan dalam feng shui.
Jenis ikan yang sering dikaitkan dengan keberuntungan antara lain ikan koi dan ikan mas koki. Meski demikian, pemilik tetap perlu memperhatikan kebersihan akuarium, kualitas air, ukuran tempat hidup, serta kesehatan ikan.
Dalam feng shui, hewan yang dipelihara dalam kondisi sehat dan lingkungan yang baik dipandang lebih selaras dibandingkan memaksakan memelihara hewan tertentu hanya demi mengejar keberuntungan.
2. Kucing

Kucing juga termasuk hewan yang dipercaya berkaitan dengan rezeki dan peluang.
Menurut Kathryn Weber, kucing merupakan simbol financial and opportunity luck, atau keberuntungan finansial dan kesempatan. Asosiasi tersebut juga berkaitan dengan figur lucky cat atau maneki-neko yang populer dalam budaya Asia.
Karena itu, kucing sering dianggap cocok bagi penghuni rumah yang ingin menghadirkan suasana lebih tenang sekaligus simbol peluang baru.
Meski begitu, tidak ada keharusan memilih kucing berdasarkan warna tertentu. Hal yang lebih penting adalah memastikan kucing mendapatkan makanan, tempat tinggal, kebersihan, dan perawatan yang layak.
3. Anjing

Anjing dalam feng shui lebih banyak dikaitkan dengan perlindungan, kesetiaan, dan energi yang aktif.
Weber menyebut anjing dapat memberikan energi yang hidup di dalam rumah. Suara gonggongan, gerakan, dan aktivitas anjing membuat rumah menjadi lebih yang, yakni lebih aktif dan dinamis.
Selain itu, anjing secara simbolis juga dianggap memberikan energi perlindungan terhadap rumah.
Dalam sejumlah referensi feng shui, area tenggara rumah juga kerap dikaitkan dengan kekayaan. Namun, penempatan hewan tidak sebaiknya dilakukan secara sembarangan hanya berdasarkan satu aturan umum karena feng shui klasik dapat mempertimbangkan kondisi properti secara keseluruhan.
4. Burung

Burung merupakan hewan lain yang dipercaya membawa energi positif dalam feng shui.
Menurut Weber, burung melambangkan kesuksesan. Gerakannya yang aktif dan kemampuannya terbang juga membuat burung kerap dikaitkan dengan kebebasan, perkembangan, serta peluang yang terbuka.
Bagi penghobi burung, memelihara burung dengan lingkungan yang sehat dapat menjadi bagian dari hunian yang terasa lebih hidup.
Namun, pastikan ukuran kandang sesuai, sirkulasi udara baik, dan burung mendapatkan perawatan yang memadai. Prinsipnya, jangan menjadikan hewan sekadar alat untuk mengejar hoki.
5. Kura-kura

Kura-kura lebih sering dikaitkan dengan umur panjang, stabilitas, dan perlindungan dalam simbolisme feng shui.
Weber menyebut kura-kura sebagai simbol longevity atau umur panjang.
Makna tersebut membuat kura-kura bukan hanya dianggap sebagai simbol kesehatan dan umur panjang, tetapi juga kestabilan kehidupan rumah tangga.
Bila ingin memelihara kura-kura, calon pemilik sebaiknya terlebih dahulu memahami jenis kura-kura yang legal dipelihara, kebutuhan habitatnya, ukuran ketika dewasa, serta pola makan yang sesuai.
6. Ikan mas koki

Ikan mas koki dapat ditempatkan sebagai pilihan tersendiri karena jenis ikan ini cukup populer dalam pembahasan feng shui.
Ikan secara umum merupakan simbol kekayaan, sementara ikan mas koki kerap digunakan sebagai bagian dari dekorasi akuarium yang dihubungkan dengan kemakmuran dan keberuntungan.
Namun, perlu dibedakan antara simbolisme feng shui dan fakta ilmiah. Tidak ada bukti ilmiah bahwa jumlah, warna, atau jenis ikan tertentu secara langsung membuat seseorang memperoleh rezeki.
Yang lebih realistis, akuarium yang terawat dapat membuat ruangan terasa hidup dan menjadi elemen dekorasi yang menyenangkan bagi penghuni rumah.
7. Ikan koi

Ikan koi juga populer sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran dalam budaya feng shui.
Gerakan ikan di dalam air dianggap menghadirkan aktivitas dan dinamika. Karena itu, kolam koi sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin menghadirkan unsur air sekaligus simbol kemakmuran di rumah.
Sejumlah referensi populer feng shui juga menempatkan ikan sebagai hewan yang berhubungan dengan kekayaan.
Meski begitu, kolam koi harus dibuat dengan mempertimbangkan kesejahteraan ikan, kualitas air, filtrasi, sirkulasi, dan ukuran kolam.
Weber menekankan bahwa keberadaan hewan peliharaan sendiri dapat membuat rumah lebih aktif. Ia juga mengingatkan bahwa hewan merupakan bagian dari keluarga sehingga kebutuhan dan pengaruhnya terhadap lingkungan rumah perlu diperhatikan.
Hal serupa juga penting dalam pendekatan feng shui klasik di Indonesia. Yulius Fang, praktisi dan konsultan Feng Shui profesional sekaligus pendiri Feng Shui Consulting Indonesia, menjelaskan bahwa feng shui klasik berfokus pada pemanfaatan chi positif dari properti dan lingkungan untuk mendukung aspek rezeki, kesehatan, serta keharmonisan penghuni.
Artinya, keberadaan hewan sebaiknya tidak dipandang sebagai "mesin penghasil rezeki". Kondisi rumah, lingkungan, penataan ruang, serta bagaimana penghuni merawat hewan juga menjadi bagian dari kehidupan yang harmonis.