Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Vania Rossa

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
Kisah Siti Aminah, pelaku UMKM Es Dawet Ireng Bogor yang berinovasi dengan topping kekinian. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Siti Aminah memulai usaha Es Dawet Ireng Pawon Jiwandono di Bogor sejak tahun 2018 dengan modal Rp5 juta.
  • Siti menghadapi kenaikan harga bahan baku dan persaingan minuman kekinian dengan melakukan inovasi menu serta memperluas layanan penjualan.
  • Siti memanfaatkan bazar UMKM dan modal Amartha untuk menyewa kedai, menambah karyawan, hingga memperluas pengiriman di luar Bogor.

Suara.com - Bagi Siti Aminah, mempertahankan usaha minuman tradisional di tengah maraknya minuman kekinian bukan sekadar soal mempertahankan resep. Ada selera pelanggan yang terus berubah, harga bahan baku yang naik-turun, hingga musim yang ikut menentukan ramai atau sepinya pembeli.

Pemilik Es Dawet Ireng Pawon Jiwandono di Bogor ini sudah menghadapi berbagai situasi tersebut sejak memulai usaha pada 2018. Saat itu, Siti menggunakan modal Rp5 juta dari sang adik untuk membuat dan menjual dawet ireng berbekal resep keluarga.

Dari usaha sederhana untuk membantu perekonomian keluarga, Siti kini mampu mencatat omzet lebih dari Rp7 juta per bulan pada periode penjualan terbaik.

Namun, perjalanan mempertahankan usaha tentu tidak selalu mulus.

Harga gula aren, santan, hingga sagu yang meningkat membuat biaya produksi ikut tertekan. Di sisi lain, kehadiran berbagai minuman kekinian seperti boba membuat Siti harus mencari cara agar dawet tradisional tetap menarik bagi konsumen.

Alih-alih meninggalkan produk andalannya, Siti memilih beradaptasi.

Dawet ireng tetap menjadi menu utama, tetapi ia menambahkan pilihan topping seperti durian, keju, dan nangka. Langkah tersebut membuat sajian tradisional terasa lebih dekat dengan selera konsumen masa kini.

“Yang kami jaga adalah kualitas rasa. Pembeli percaya dan terus kembali. Dawet ireng memang minuman tradisional, tetapi bisa dikemas lebih kekinian tanpa menghilangkan cita rasanya,” ujar Siti.

Tak berhenti pada inovasi menu, Siti juga memperluas cara menjual produknya. Ia menerima pesanan untuk berbagai acara, mulai dari arisan, syukuran, hingga ulang tahun.

baca juga

Strategi tersebut menjadi penting karena penjualan minuman tidak selalu stabil. Ketika musim hujan datang dan permintaan minuman menurun, misalnya, Siti membuat peyek sebagai produk pelengkap.

Bagi Siti, prinsipnya sederhana: selama ada peluang untuk berjualan, ia akan mencoba.

Sempat Terhenti Saat Pandemi

Perjalanan usaha Siti juga pernah berada di titik sulit ketika pandemi melanda. Aktivitas berjualan sempat berhenti total dan pemasukan keluarga ikut terdampak.

Kesempatan mengikuti bazar UMKM kemudian menjadi salah satu titik balik. Dari sana, Siti kembali memperkenalkan produknya sekaligus membangun pelanggan.

Seiring meningkatnya permintaan, kebutuhan modal pun ikut bertambah. Dalam sekitar tiga tahun terakhir, Siti memanfaatkan pembiayaan dari Amartha untuk mengembangkan usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

ESDM Uji Coba CNG untuk UMKM, Siapkan Puluhan Ribu Tabung

ESDM Uji Coba CNG untuk UMKM, Siapkan Puluhan Ribu Tabung

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Warung Madura dan Perannya Menjaga Jakarta 24 Jam

Warung Madura dan Perannya Menjaga Jakarta 24 Jam

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×