- Indonesia Energy & Engineering Series 2026 akan diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada September 2026.
- Acara ini diikuti oleh lebih dari 2.000 perusahaan dari 39 negara untuk mendukung transformasi industri berkelanjutan.
- Rangkaian kegiatan meliputi Energy Week dan Engineering Week yang menghadirkan ribuan peserta serta berbagai pameran teknologi.
Suara.com - Pernah terpikir bagaimana listrik tetap menyala ketika kita bekerja dari rumah, internet bisa digunakan tanpa henti, air bersih tersedia setiap hari, atau sebuah gedung bisa berdiri dan beroperasi dengan semakin efisien?
Di balik kenyamanan yang terasa sederhana itu, ada berbagai teknologi dan industri yang bekerja hampir tanpa terlihat. Mulai dari energi, konstruksi, pertambangan, manufaktur, pengelolaan air, hingga infrastruktur digital, semuanya saling terhubung untuk menopang kehidupan modern.
Seiring kebutuhan masyarakat dan industri yang terus berkembang, teknologi di berbagai sektor tersebut juga ikut berubah. Efisiensi energi, digitalisasi, produktivitas, hingga keberlanjutan kini menjadi bagian penting dalam perkembangan industri.
Perkembangan inilah yang akan menjadi salah satu fokus Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 di Jakarta.
Setelah sebelumnya hadir di Balikpapan dan Surabaya, rangkaian IEE Series 2026 akan berlanjut di JIExpo Kemayoran, Jakarta, melalui Energy Week pada 2–5 September 2026 dan Engineering Week pada 9–12 September 2026.
Tahun ini, lebih dari 2.000 perusahaan dari 39 negara/wilayah akan berpartisipasi dengan target lebih dari 75.000 trade attendees. Area pamerannya juga mencapai lebih dari 108.000 meter persegi.
Dari Energi hingga Dunia Digital
Salah satu hal menarik dari IEE Series 2026 adalah cakupan sektornya yang cukup dekat dengan berbagai kebutuhan kehidupan modern.
Pada Energy Week, misalnya, Electric & Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, dan Data Center Asia–Indonesia akan hadir dalam satu rangkaian.
Ketiganya membawa isu yang semakin relevan dengan keseharian. Kebutuhan listrik yang andal, perkembangan baterai dan penyimpanan energi, hingga infrastruktur pusat data menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung semakin terkoneksinya kehidupan masyarakat.
Energy Week akan menghadirkan 21 sesi seminar dengan 73 thought leaders dan dukungan 12 asosiasi.
Hanung Hanindito, Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan kebutuhan industri terhadap ruang untuk bertukar pengetahuan sekaligus melihat berbagai solusi terbaru.
“Skala penyelenggaraan tahun ini menunjukkan bagaimana IEE Series terus berkembang sebagai platform pertemuan bagi berbagai pelaku industri. Dengan 2.000+ perusahaan peserta dan target lebih dari 75.000 trade attendees, kami melihat kebutuhan yang semakin besar terhadap ruang yang dapat mempertemukan pelaku industri, penyedia teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dalam dunia industri, melihat perkembangan solusi terbaru, serta membangun peluang bisnis dan kolaborasi.”
Ketika Teknologi Ikut Membentuk Kota
Memasuki Engineering Week pada 9–12 September 2026, cakupan industrinya semakin luas.
Construction Indonesia, Concrete Show South-East Asia–Indonesia, Mining Indonesia, Oil & Gas Indonesia, Water Indonesia, ADEXCO, serta GIFA & METEC Indonesia akan hadir dalam satu rangkaian.
Sekilas, sektor-sektor tersebut mungkin terdengar jauh dari kehidupan sehari-hari. Namun, semuanya punya peran dalam membentuk lingkungan tempat masyarakat tinggal dan beraktivitas.
Konstruksi dan beton berkaitan dengan pembangunan gedung serta infrastruktur. Pertambangan dan minyak serta gas berkaitan dengan sumber daya yang menopang berbagai aktivitas ekonomi. Sementara pengelolaan air berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Di sisi lain, teknologi pengecoran, metalurgi, dan pengolahan material turut mendukung perkembangan manufaktur.
Engineering Week juga akan menghadirkan lebih dari 100 product displays alat berat, sehingga pengunjung dapat melihat langsung berbagai peralatan dan solusi yang digunakan dalam sektor konstruksi, pertambangan, serta engineering.
Teknologi Tak Lagi Sekadar Soal Mesin
Di tengah perkembangan tersebut, keberlanjutan menjadi salah satu tema yang semakin mendapat perhatian.
IEE Series 2026 mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, yang melihat keberlanjutan sebagai bagian dari proses industri untuk terus berkembang.
Menurut Hanung, penerapan teknologi tidak hanya berkaitan dengan produktivitas.
“Sesuai dengan tema kami, keberlanjutan juga menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan berbagai sektor, salah satunya sektor tambang saat ini. Penerapan teknologi tidak hanya dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, tetapi juga untuk mendukung aspek keselamatan, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan operasional.”
Karena itu, perkembangan teknologi industri kini tidak hanya berbicara soal mesin yang semakin canggih. Ada pula upaya meningkatkan efisiensi energi, digitalisasi, keselamatan, pengelolaan lingkungan, hingga membangun sistem yang lebih adaptif.

Tempat Bertemunya Berbagai Industri
IEE Series 2026 akan mempertemukan pelaku usaha, penyedia teknologi, pemerintah, asosiasi, akademisi, investor, dan profesional dari berbagai sektor.
Selama dua pekan penyelenggaraan di Jakarta, rangkaian ini menghadirkan 47 sesi seminar dengan total 279 thought leaders.
Berbagai asosiasi industri juga terlibat untuk membawa perspektif dari sektor masing-masing, termasuk Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO), Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA), Asosiasi Industri Pengecoran Logam Indonesia (APLINDO), hingga Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI).
“Bagi kami, keterlibatan berbagai asosiasi dan institusi bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan IEE Series, tetapi juga bagian dari upaya membangun ruang kolaborasi yang lebih luas,” kata Hanung.
“Setiap asosiasi membawa perspektif dan kebutuhan dari sektor masing-masing, dan ketika perspektif tersebut dipertemukan, kami melihat peluang yang lebih besar untuk berbagi pengetahuan, memperkenalkan solusi, serta membangun kolaborasi lintas industri,” lanjutnya.
Pada akhirnya, perkembangan industri energi dan engineering mungkin tidak selalu terlihat dalam keseharian. Namun, ketika listrik menyala, air mengalir, gedung berdiri, koneksi digital berjalan, hingga kota memiliki infrastruktur yang semakin tangguh, ada rangkaian teknologi dan industri yang bekerja di belakangnya.
Melalui IEE Series 2026, berbagai sektor tersebut dipertemukan untuk melihat bagaimana teknologi, energi, dan engineering dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat dan industri.
Rangkaian IEE Series 2026 di Jakarta akan berlangsung di JIExpo Kemayoran, dengan Energy Week pada 2–5 September dan Engineering Week pada 9–12 September 2026.