- Rosacea adalah penyakit inflamasi kronis di wajah dan leher.
- Kondisi ini memicu kemerahan wajah, pembuluh darah terlihat, serta benjolan menyerupai jerawat tanpa adanya komedo hitam atau putih.
- Penderita disarankan berkonsultasi ke dokter kulit jika mengalami kemerahan, benjolan, atau rasa perih berulang guna mendapat penanganan tepat.
Suara.com - Rosacea dan jerawat sama-sama dapat menimbulkan kemerahan serta benjolan pada kulit. Karena tampilannya sekilas mirip, tidak sedikit orang yang mengira semua bruntusan atau bintik merah di wajah adalah jerawat.
Padahal, mengenali ciri-ciri rosacea serta bedanya dengan jerawat biasa penting agar perawatan yang dilakukan lebih sesuai dengan kondisi kulit.
Rosacea merupakan masalah kulit yang berbeda dengan acne vulgaris atau jerawat biasa.
Meski keduanya bisa muncul bersamaan, ada beberapa tanda khas yang dapat membantu membedakannya.
Lalu, apa sebenarnya rosacea dan bagaimana cara mengenalinya? Berikut ulasannya.
Apa Itu Rosacea dan Ciri-cirinya
Rosacea adalah kondisi kulit inflamasi kronis yang terutama menyerang area wajah dan leher. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan warna kulit, kemerahan, hingga munculnya benjolan yang menyerupai jerawat.
Mengutip dari Healthline, kondisi ini paling umum terjadi pada orang dewasa berusia antara 30 hingga 50 tahun serta lebih sering dialami oleh wanita dan orang berkulit cerah.
Salah satu ciri yang paling umum adalah wajah yang mudah memerah atau mengalami flushing. Pada sebagian orang, kemerahan dapat muncul dan menghilang, lalu menjadi lebih sering seiring waktu.
Selain itu, pembuluh darah kecil di permukaan kulit juga bisa terlihat lebih jelas.
Beberapa ciri-ciri rosacea yang perlu diperhatikan antara lain:
- Wajah mudah memerah atau terasa panas.
- Muncul pembuluh darah kecil yang terlihat di permukaan kulit.
- Timbul benjolan dan pustula yang menyerupai jerawat.
- Kulit terasa perih, panas, gatal, atau menyengat.
- Kulit menjadi kering, kasar, atau bersisik.
- Pada beberapa kasus, terjadi penebalan kulit.
- Mata dapat mengalami iritasi atau kemerahan.
Gejala rosacea juga bisa dipicu oleh berbagai hal, seperti paparan angin, perubahan suhu, atau faktor tertentu yang membuat kulit sensitif mengalami flare-up. Karena itu, gejalanya tidak selalu sama pada setiap orang.
Perbedaan Rosacea dengan Jerawat Biasa
Meski sama-sama bisa menyebabkan benjolan merah dan pustula, terdapat beberapa perbedaan penting antara keduanya.
Memahami ciri ciri rosacea serta bedanya dengan jerawat biasa dapat membantu kamu tidak asal menggunakan produk perawatan jerawat.
Perbedaan paling mudah dikenali adalah keberadaan komedo. "Keberadaan komedo (komedo hitam dan komedo putih) merupakan ciri khas jerawat yang tidak ditemukan pada rosasea," demikian dikutip dari laman Healthline.
Dengan kata lain, komedo hitam dan komedo putih merupakan ciri khas jerawat yang umumnya tidak ditemukan pada rosacea.