-
Cara masak daging shabu-shabu empuk hanya butuh waktu 5-7 detik.
-
Sayuran bertekstur keras harus dimasukkan lebih dulu ke kuah panas.
-
Setelah itu, baru celupkan daging dalam kuah panas, tapi jangan terlalu lama.
Suara.com - Menikmati shabu-shabu di restoran ternyata tidak cukup hanya dengan mencelupkan daging dan sayuran ke dalam kuah panas. Ada teknik yang perlu diperhatikan agar daging tetap empuk dan tidak berubah menjadi alot.
Head Chef Gokuniku, Andhika Bayu mengatakan salah satu kunci memasak shabu-shabu adalah memperhatikan durasi memasak daging. Menurutnya, daging dengan banyak marbling tidak perlu direbus terlalu lama agar teksturnya tetap lembut saat disantap.
“Hitungan detik, 5 sampai 7 detik,” kata Chef Andhika saat ditemui dalam Grand Opening Gokuniku di Senopati, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026).
Setelah daging dicelupkan ke dalam kuah panas selama sekitar 5 sampai 7 detik, daging sebaiknya langsung diangkat dan disantap. Chef Andhika menjelaskan, daging yang dimasak terlalu lama justru berpotensi menjadi keras.
“Karena daging ini tekstur marbling-nya banyak, masaknya nggak boleh terlalu matang. Karena kalau terlalu matang, dia jadi mangkus,” paparnya.
![Cara masak daging shabu-shabu ala Goniku Senopati. [Suara.com/Dini Afrianti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/29/91430-cara-masak-daging-shabu-shabu.jpg)
Selain durasi memasak daging, urutan memasukkan bahan ke dalam kuah juga perlu diperhatikan. Chef Andhika menyarankan sayuran dengan tekstur paling keras dimasukkan terlebih dahulu karena membutuhkan waktu lebih lama untuk matang.
“Jadi kita masukkan sayur yang teksturnya paling keras dulu. Contohnya bisa jagung dulu atau wortel dulu. Karena nanti disusul yang lainnya,” jelasnya.
![Cara masak daging shabu-shabu ala Goniku Senopati. [Suara.com/Dini Afrianti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/29/73380-cara-masak-daging-shabu-shabu.jpg)
Setelah sayuran mulai dimasak, daging dapat menyusul dicelupkan ke dalam kuah. Dengan cara tersebut, sayuran yang membutuhkan waktu lebih lama dapat matang terlebih dahulu, sementara daging tidak terlalu lama berada di dalam kuah panas.
Teknik tersebut merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika menikmati shabu-shabu, termasuk sajian yang ditawarkan Gokuniku dengan konsep Japan’s Ultimate Meat Experience.
![Cara masak daging shabu-shabu ala Goniku Senopati. [Suara.com/Dini Afrianti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/29/64545-cara-masak-daging-shabu-shabu.jpg)
Selain shabu-shabu, restoran tersebut juga menghadirkan menu sukiyaki dengan konsep live cooking. Salah satu menu yang ditawarkan adalah spicy tomato sukiyaki yang memadukan rasa manis dan gurih khas sukiyaki dengan sensasi asam segar serta pedas dari cabai rawit.
CEO Gokuniku, Michael, mengatakan spicy tomato sukiyaki menjadi salah satu produk yang ingin dikembangkan sebagai identitas restoran.
“Sebenarnya yang bikin beda itu spicy tomato sukiyaki-nya kita. Itu signature product-nya kita,” katanya.
Menurut Michael, sukiyaki umumnya memiliki karakter rasa manis dan gurih. Sementara versi spicy tomato yang ditawarkan Gokuniku mendapat tambahan rasa asam dan pedas.
![Spicy Tomato Sukiyaki. [Suara.com/Dini Afrianti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/29/49534-spicy-tomato-sukiyaki.jpg)
“Kalau tomato spicy ini, dia ada essence asam, asam segarnya. Ada cabai rawitnya juga. Nah, itu yang bikin beda sebenarnya,” tuturnya.
Ia mengatakan cita rasa tersebut telah disesuaikan dengan preferensi konsumen Indonesia tanpa menghilangkan karakter utama hidangan.