Hidup Makin Digital, Sebenarnya Data Kita Disimpan di Mana?

Vania Rossa

Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:15 WIB
Hidup Makin Digital, Sebenarnya Data Kita Disimpan di Mana?
Ilustrasi pusat data; penyimpanan data. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Kementerian Komdigi menyatakan Indonesia berpeluang menjadi pusat data utama berkat keunggulan lahan dan sumber daya.
  • PT Dwimitra Ekatama Mandiri memperluas ekspansi proyek pengelolaan data center ke tingkat regional Asia Pasifik sejak 2024.
  • PT PLN menyediakan daya listrik sebesar 2.000 MVA untuk mendukung pertumbuhan industri data center yang semakin meningkat di Indonesia.

Suara.com - Pernah terpikir bagaimana layanan digital yang digunakan sehari-hari bisa tetap berjalan ketika semakin banyak orang mengaksesnya?

Di balik berbagai aktivitas digital, mulai dari penggunaan layanan berbasis cloud hingga perkembangan artificial intelligence (AI), ada infrastruktur yang bekerja untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data dalam jumlah besar.

Salah satunya adalah data center. Infrastruktur ini menjadi semakin penting seiring pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya kebutuhan penyimpanan serta pengelolaan data.

Perkembangan tersebut ikut mendorong pembangunan data center di Indonesia. Bahkan, Indonesia kini dinilai memiliki peluang untuk menjadi salah satu pusat data center utama di kawasan ASEAN hingga Asia Pasifik.

Ketua Tim Kerja Perumusan Strategi dan Kebijakan Peta Jalan Penyelenggaraan Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), Benny Elian, mengatakan Indonesia memiliki sejumlah keunggulan untuk mengembangkan industri tersebut, mulai dari ketersediaan lahan hingga sumber daya dan potensi pengembangan.

“Dibandingkan negara-negara lain di ASEAN, Indonesia memiliki keunggulan dari sisi ketersediaan lahan, sumber daya dan potensi pengembangan yang besar. Karena itu, kami ingin pertumbuhan data center ke depan tidak hanya terpusat di Jakarta, Cikarang maupun Batam, tetapi juga mulai berkembang ke wilayah tengah dan timur Indonesia,” kata Benny Ellian.

Menurut Benny, pemerintah juga tengah menyusun peta jalan data center yang terintegrasi dengan pengembangan jaringan kabel laut telekomunikasi. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat pengembangan lokasi data center lebih terencana, termasuk dari sisi konektivitas, energi, lahan, dan kebutuhan sumber daya lainnya.

Dwimitra. (Ist)
Dwimitra. (Ist)

Ketika Aktivitas Digital Makin Padat

Meningkatnya kebutuhan terhadap data center tidak terlepas dari perubahan aktivitas masyarakat yang semakin bergantung pada layanan digital.

baca juga

Pertumbuhan cloud computing dan AI turut menjadi bagian dari perkembangan tersebut. Di saat yang sama, kebutuhan penyimpanan dan pengelolaan data terus meningkat sehingga pembangunan infrastruktur digital ikut berkembang.

Namun, pertumbuhan industri ini tidak hanya membutuhkan fasilitas dan teknologi. Ketersediaan sumber daya manusia dengan kemampuan yang sesuai juga menjadi bagian penting dari ekosistem data center.

Senior Sales Director Singapore, Indonesia, Brunei dan Timor-Leste Uptime Institute, Laurensius Then, menilai Indonesia telah memiliki pengalaman yang kuat dalam pembangunan data center dan mampu bersaing dengan pasar regional seperti Malaysia.

“Market Indonesia sangat siap dan kita sudah on par dengan Malaysia. Kita sudah belajar bagaimana membangun data center. Tetapi persoalannya, kita bisa membangun sementara resource untuk mengoperasikan belum tentu mencukupi. Karena itu, aspek sumber daya manusia yang mumpuni menjadi sangat penting,” kata Laurensius Then.

Bukan Cuma Soal Bangunan

Gambaran tentang data center sering kali identik dengan bangunan besar yang dipenuhi perangkat teknologi. Namun, di balik pembangunan fasilitas tersebut terdapat pekerjaan dengan tingkat kompleksitas yang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Emiten Bekasi Fajar (BEST) Siapkan Kota AI untuk Kejar Investor

Emiten Bekasi Fajar (BEST) Siapkan Kota AI untuk Kejar Investor

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×