- Konsumen harus memilih kapasitas PK AC yang sesuai dengan luas ruangan agar mesin bekerja optimal.
- Pembeli perlu memeriksa nilai CSPF tinggi serta label empat hingga lima bintang untuk efisiensi listrik.
- Penggunaan fitur Eco Mode dan refrigeran ramah lingkungan jenis R32 membantu memaksimalkan penghematan daya.
Suara.com - Memilih pendingin ruangan atau AC kini tidak boleh asal dingin. Seiring meningkatnya kebutuhan harian, tagihan listrik yang membengkak sering kali menjadi kendala utama. Teknologi inverter hadir sebagai solusi utama untuk menekan konsumsi daya.
Namun, tidak semua AC inverter dibuat sama. Agar tidak salah pilih, berikut adalah 5 cara memilih AC hemat listrik dengan teknologi inverter yang tepat untuk hunianmu.
1. Pilih Kapasitas PK yang Sesuai dengan Luas Ruangan
Kesalahan paling umum saat membeli AC adalah memilih kapasitas (PK/Paardekracht) yang tidak sesuai dengan ukuran kamar. Jika PK terlalu kecil, mesin inverter akan bekerja ekstra keras tanpa henti untuk mencapai suhu dingin, yang justru membuat konsumsi listrik membengkak.
Gunakan rumus dasar perhitungan BTU (British Thermal Unit) berikut.
Luas Ruangan (m²) x 500 BTU
Sebagai panduan cepat:
½ PK: Ruangan hingga 10 m² (kamar tidur kecil).
¾ PK: Ruangan 11–14 m².
1 PK: Ruangan 15–18 m² (kamar tidur utama atau ruang keluarga).
2. Perhatikan Rasio Efisiensi Energi (CSPF)
Saat memilih AC inverter, jangan hanya melihat label watt-nya. Perhatikan nilai Cooling Seasonal Performance Factor (CSPF) yang tertera pada label hemat energi.
CSPF mengukur efisiensi konsumsi daya AC sepanjang musim secara riil. Semakin tinggi angka CSPF, semakin efisien kinerja AC tersebut dalam menghemat listrik.
Pilihlah unit yang memiliki nilai CSPF tinggi untuk memastikan penghematan maksimal dalam jangka panjang.
3. Cek Jumlah Bintang pada Label Tanda Hemat Energi
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM meluncurkan label Tanda Hemat Energi berlogo bintang untuk alat elektronik rumah tangga.
Karena itu saat membeli AC inverter pilihlah AC yang memiliki 4 atau 5 Bintang. Semakin banyak jumlah bintang, semakin tinggi tingkat efisiensi energi perangkat tersebut.