Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Vania Rossa

Kamis, 17 September 2026 | 22:26 WIB
Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru
Kolaborasi Pokémon dan wayang Indonesia mendapat perhatian Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengumumkan kolaborasi wayang dan Pokemon di Jakarta pada Senin, 14 September 2026.
  • Kolaborasi budaya tersebut bertujuan mempercepat pengenalan wayang tradisional Indonesia kepada masyarakat luas melalui jaringan global Pokemon.
  • The Pokemon Company juga menghadirkan proyek baru lainnya seperti Pokemon RUN 30 serta dukungan bahasa Indonesia pada game.

Suara.com - Wayang Indonesia akan bertemu dengan salah satu karakter budaya pop global, Pokemon. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari proyek baru The Pokémon Company (TPC) di Indonesia untuk tahun fiskal 2026-2027.

Pertemuan dua dunia yang berbeda ini bukan sekadar soal menghadirkan karakter Pokemon dalam pertunjukan tradisional. Kolaborasi tersebut juga membawa misi mempertemukan budaya Indonesia dengan intellectual property (IP) yang telah dikenal luas di berbagai negara.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut kolaborasi antara wayang dan Pokemon sebagai bentuk akulturasi budaya baru.

“Kolaborasi antara budaya Indonesia, khususnya wayang, dengan Pokemon sebagai IP yang telah mendunia merupakan bentuk akulturasi budaya baru,” kata Fadli Zon dalam konferensi pers The Pokémon Company di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Menurut Fadli, pertemuan budaya tradisional dengan karakter yang dekat dengan generasi masa kini dapat membuka peluang bagi wayang untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat mempercepat pengenalan wayang kepada masyarakat dunia melalui sebuah IP yang memiliki jangkauan global,” ujarnya.

Wayang Punya Sejarah Panjang di Nusantara

Fadli mengatakan, wayang merupakan bagian dari tradisi Nusantara yang memiliki perjalanan panjang dalam sejarah budaya Indonesia.

Tradisi tersebut telah berkembang selama ratusan hingga sekitar seribu tahun dan hadir dalam beragam bentuk serta ekspresi di berbagai daerah.

baca juga

Keberagaman tersebut, menurut Fadli, menunjukkan bahwa budaya Indonesia bukan sesuatu yang berhenti pada satu bentuk. Wayang juga berkembang melalui berbagai proses akulturasi sepanjang perjalanan sejarahnya.

“Wayang merupakan bagian dari tradisi Nusantara yang telah berkembang selama ratusan hingga sekitar seribu tahun dan mencerminkan keberagaman budaya Indonesia. Dengan berbagai bentuk dan ekspresinya di berbagai daerah, wayang menunjukkan bagaimana budaya Indonesia terus berkembang melalui proses akulturasi,” tuturnya.

Bukan Sekadar Hiburan

Di tengah perkembangan budaya pop dan hiburan digital, wayang juga memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tontonan.

Fadli menilai wayang selama ini menjadi salah satu medium yang digunakan untuk menyampaikan berbagai nilai kehidupan kepada masyarakat.

“Wayang bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan. Wayang menjadi medium yang mudah diterima masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan moral, kemanusiaan, dan kebaikan,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenbud Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, 5 Jilid Capai Ribuan Halaman

Kemenbud Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, 5 Jilid Capai Ribuan Halaman

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 11:44 WIB

Ada 100 Lebih Tokoh Diusulkan Terima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan

Ada 100 Lebih Tokoh Diusulkan Terima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:57 WIB

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:47 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×