- Keringat dan sunscreen yang luntur saat cuaca panas dapat dibedakan melalui bentuk cairan di wajah.
- Menyeka wajah setelah berkeringat akan mengangkat cairan tanpa meninggalkan residu atau lapisan produk yang belang.
- Sunscreen yang luntur harus diaplikasikan kembali setelah wajah ditepuk lembut dengan tisu agar perlindungan terjaga.
Suara.com - Cuaca panas dan terik sering membuat wajah berkeringat, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan.
Kondisi ini terkadang membuat bingung apakah yang terlihat di kulit hanya keringat atau sunscreen yang mulai luntur.
Padahal, mengenali perbedaannya penting agar perlindungan kulit dari paparan sinar matahari tetap terjaga.
Sunscreen yang bercampur dengan keringat juga dapat membuat wajah terlihat lebih berminyak dan terasa kurang nyaman.
Jika sunscreen sudah banyak terhapus, mengoleskannya kembali menjadi langkah penting untuk mempertahankan perlindungan.
Lantas, bagaimana cara membedakan keringat biasa dengan sunscreen yang mulai luntur saat cuaca panas?
1. Perhatikan Bentuk Cairan di Wajah
Keringat biasanya terlihat seperti butiran air bening yang muncul di dahi, hidung, pipi, atau area tubuh lainnya. Cairan tersebut cenderung encer dan akan semakin banyak ketika tubuh terasa panas.
Sementara itu, sunscreen yang luntur dapat terlihat lebih seperti lapisan putih, berminyak, atau bercampur dengan produk makeup.
Pada sunscreen berwarna atau tone-up, residunya juga bisa membuat permukaan kulit tampak tidak merata.
2. Cek Setelah Menyeka Wajah
Jika wajah hanya berkeringat, menyeka dengan tisu atau handuk bersih biasanya hanya mengangkat cairan tanpa meninggalkan banyak residu produk. Kulit masih terlihat relatif merata setelahnya.
Berbeda jika sunscreen ikut luntur. Setelah diseka, lapisan produk bisa ikut terangkat sehingga beberapa area wajah terlihat lebih mengilap, belang, atau tidak lagi memiliki lapisan sunscreen yang merata.
3. Perhatikan Area yang Sering Terhapus
Sunscreen lebih mudah berkurang pada bagian wajah yang sering disentuh atau terkena gesekan, seperti sekitar hidung, bibir, dahi, dan rahang.
Penggunaan masker, helm, tisu, atau tangan juga dapat mempercepat hilangnya sunscreen.
Jika bagian tersebut terlihat berbeda dibanding area wajah lainnya, kemungkinan lapisan sunscreen sudah berkurang.
Jika hanya berkeringat, cukup tepuk wajah secara perlahan menggunakan tisu atau handuk bersih tanpa menggosoknya.
Setelah itu, sunscreen dapat diaplikasikan kembali sesuai kebutuhan, terutama setelah banyak berkeringat atau mengelap wajah.
Cara Reapply Sunscreen Saat Cuaca Panas
Sebelum mengoleskan kembali sunscreen, tepuk-tepuk keringat menggunakan tisu atau handuk bersih dan jangan menggosok wajah terlalu keras.
Jika wajah terasa sangat berminyak atau kotor, bersihkan terlebih dahulu dengan cara yang lembut dan biarkan kulit kembali kering.
Setelah itu, aplikasikan sunscreen secara merata pada wajah dan leher dengan jumlah yang cukup.
Jika sedang menggunakan makeup, sunscreen dapat diaplikasikan kembali secara perlahan agar tidak terlalu menggeser riasan, misalnya menggunakan sunscreen berbentuk stick atau cushion yang memang dirancang untuk reapply.
Reapply juga perlu dilakukan setelah banyak berkeringat, berenang, atau mengelap wajah, meskipun sunscreen yang digunakan memiliki klaim tahan air.