-
Penyebab utama sunscreen bikin bruntusan adalah formula dan kesalahan reapply.
-
Kenali ciri wajah bruntusan akibat sunscreen dari tekstur bintik kecil.
-
Lakukan double cleansing sebagai cara mengatasi bruntusan akibat sunscreen.
Suara.com - Tak sedikit orang ragu menggunakan sunscreen sehari-hari, karena sering merasa kulit jadi bruntusan atau jerawatan setelah memakainya.
Menurut penjelasan dr. Erlian Dimas Anggraini, Sp.DVE dilansir dari laman resmi Anessa, penurunan elastisitas kulit akibat paparan matahari sebenarnya membuat pori-pori lebih mudah membesar dan tersumbat.
Oleh karena itu, sunscreen tetap menjadi harga mati. Namun, ada alasan medis dan kebiasaan keliru yang membuat produk ini justru memicu bruntusan.
Penyebab Pakai Sunscreen Bikin Bruntusan
Berdasarkan penjelasan dermatolog, berikut adalah beberapa biang keladi Utama munculnya bruntusan setelah pakai sunscreen:

1. Komposisi Bahan yang Menyumbat Pori-pori
Pemilik kulit berminyak atau berjerawat harus ekstra selektif. Kandungan berat seperti mineral oil, petrolatum, hingga isopropyl myristate pada sunscreen tertentu sangat mudah menyumbat pori-pori dan memicu komedo serta bruntusan.
2. Tidak Cocok dengan Chemical Sunscreen atau Alkohol
Kandungan kimia seperti Octisalate, Avobenzone, Oxybenzone, dan Octinoxate bisa memicu iritasi pada kulit sensitif.
Begitu juga dengan kandungan alkohol yang mengikis minyak alami kulit, sehingga kelenjar minyak justru memproduksi sebum berlebih.
Jangan lupakan juga fragrance (pewangi) yang menjadi musuh utama kulit sensitive.
3. Tekstur Terlalu Berat
Sunscreen bertekstur cream atau losion pekat butuh waktu lama untuk meresap. Di cuaca yang lembap, formula tebal ini menutup pori-pori dan mengikat debu serta kotoran lebih mudah.
4. Salah Cara Reapply Sunscreen
Menimpa sunscreen baru di atas lapisan lama yang sudah bercampur keringat, minyak, dan debu tanpa membersihkan wajah terlebih dahulu adalah resep jitu menyumbat pori-pori.
5. Gagal Double Cleansing
Sunscreen, terutama yang berformula tahan air tidak bisa dibersihkan hanya dengan sabun muka biasa. Sisa residu yang mengendap semalaman akan berubah menjadi cikal bakal bruntusan dan jerawat.
Ciri-ciri Bruntusan karena Sunscreen
Biar tidak salah diagnosis dengan jerawat biasa, bruntusan akibat sunscreen punya karakteristik tersendiri, antara lain:
- Muncul bintik-bintik kecil menyerupai jerawat pasir, biasanya terkonsentrasi di area T-zone atau pipi.
- Tidak meradang atau bernanah besar seperti jerawat batu, tapi terasa kasar saat diraba.
- Reaksinya muncul beberapa jam hingga beberapa hari setelah pertama kali mencoba produk sunscreen baru.
- Terasa gatal ringan atau perih ketika terkena keringat.
Cara Mengatasi Bruntusan Akibat Sunscreen
Jika wajah Anda sudah telanjur mengalami bruntusan akibat salah pilih produk, lakukan langkah-langkah pertolongan pertama ini.
- Stop Pemakaian Sementara: Hentikan penggunaan sunscreen yang dicurigai menjadi penyebab utama munculnya bruntusan.
- Wajib Double Cleansing: Selalu bersihkan wajah setiap malam menggunakan cleansing balm/micellar water terlebih dahulu, baru dilanjutkan dengan sabun cuci muka berformula ringan (gentle cleanser).
- Ganti Produk yang Ramah Kulit: Pilihlah sunscreen dengan label non-comedogenic, fragrance-free, berbahan dasar air (water-based atau gel), serta cari yang bertekstur ringan.
- Redakan dengan Skincare Soothing: Gunakan produk perawatan yang mengandunbahan penenang seperti Centella Asiatica atau Aloe Vera untuk meredakan iritasi ringan di kulit.
- Konsultasi ke Dokter: Jika bruntusan tak kunjung mereda setelah beberapa hari atau justru semakin parah, segera periksakan diri ke dokter spesialis kulit (DVE) untuk penanganan yang tepat.