- Lembaga Choose Texas Power, CAA North & East Ontario, dan AQUA Elektronik memberikan tips penggunaan AC saat cuaca panas.
- Pengguna disarankan mengatur suhu 22-25 derajat Celsius, memakai mode cool, serta memanfaatkan kipas angin dan tirai penutup jendela.
- Langkah perawatan seperti membersihkan filter secara rutin dan mematikan AC saat ruangan kosong dapat mencegah pemborosan listrik.
Suara.com - Cuaca panas sering membuat penggunaan air conditioner (AC) menjadi lebih sering, terutama ketika suhu di dalam rumah juga terasa gerah.
Namun, menyalakan AC terus-menerus dengan pengaturan yang kurang tepat dapat membuat konsumsi listrik ikut meningkat.
Karena itu, memilih pengaturan AC yang sesuai menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika cuaca sedang panas.
Lantas, saat cuaca panas sebaiknya AC mode apa dan bagaimana cara menggunakannya agar tetap nyaman tanpa membuat tagihan listrik membengkak?
Berikut tips yang dirangkum dari Choose Texas Power, CAA North & East Ontario, dan AQUA Elektronik.
Tips Memakai AC saat Cuaca Panas agar Tidak Boros Listrik, Pakai Mode Apa?

Tidak hanya mengandalkan mode tertentu, penggunaan AC yang efisien juga perlu dibarengi dengan pengaturan suhu dan perawatan yang tepat. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan.
1. Atur Suhu AC pada 22-25 Derajat Celsius
Saat cuaca panas, hindari langsung mengatur AC pada suhu yang sangat rendah. AQUA Elektronik menyarankan pengaturan suhu sekitar 22-25 derajat Celsius karena rentang tersebut dinilai sudah cukup nyaman dan membuat AC tidak perlu bekerja terlalu keras.
Jika AC diatur hingga 16 atau 18 derajat Celsius, terutama ketika udara luar sangat panas, mesin dapat bekerja lebih lama untuk mencapai suhu tersebut. Kondisi ini berpotensi membuat penggunaan listrik meningkat.
2. Gunakan Mode Cool untuk Mendinginkan Ruangan
Jika tujuan utama adalah menurunkan suhu ruangan yang terasa panas, gunakan mode "Cool" pada AC. Mode ini memang dirancang untuk mendinginkan udara di dalam ruangan.
Setelah ruangan terasa nyaman, suhu dapat dinaikkan agar AC tidak terus bekerja terlalu keras. Pada AC tertentu, tersedia pula mode Eco atau fitur hemat energi yang dapat digunakan sesuai petunjuk masing-masing produk.
3. Manfaatkan Kipas Bersama AC
Kipas dapat membantu menyebarkan udara dingin ke seluruh ruangan dengan lebih merata.
Choose Texas Power dan CAA North & East Ontario sama-sama menyebut penggunaan kipas sebagai salah satu cara untuk meningkatkan sirkulasi udara sehingga suhu AC dapat diatur sedikit lebih tinggi tanpa mengurangi kenyamanan.
Dengan sirkulasi yang lebih baik, udara dingin tidak hanya terkumpul di satu area. Cara ini juga dapat membantu mengurangi beban kerja AC.
4. Tutup Pintu dan Jendela
Ketika AC menyala, pastikan pintu dan jendela tertutup rapat. Membiarkan udara panas dari luar masuk akan membuat AC bekerja lebih lama untuk mempertahankan suhu ruangan.
AQUA Elektronik juga menyarankan agar pintu dan jendela tidak terlalu sering dibuka-tutup saat AC digunakan.
5. Gunakan Tirai untuk Menghalangi Sinar Matahari
Sinar matahari yang masuk melalui jendela dapat meningkatkan suhu di dalam rumah. Choose Texas Power dan CAA North & East Ontario menyarankan penggunaan tirai, gorden, atau blinds untuk mengurangi panas yang masuk dari luar.
Dengan ruangan yang tidak terlalu panas, AC tidak perlu bekerja terlalu keras untuk mencapai suhu yang diinginkan.
![Ilustrasi AC Inverter 1 PK. [Panasonic]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/28/94049-ilustrasi-ac-inverter-1-pk.jpg)
6. Bersihkan Filter AC secara Rutin
Filter yang dipenuhi debu dan kotoran dapat menghambat aliran udara sehingga AC harus bekerja lebih keras.
AQUA Elektronik menyarankan pembersihan dan servis AC secara berkala, sedangkan CAA North & East Ontario juga menekankan pentingnya memeriksa filter dan membersihkan atau menggantinya sesuai kebutuhan.
Perawatan rutin bukan hanya membantu menjaga kebersihan AC, tetapi juga dapat membantu mempertahankan efisiensi kerjanya.
7. Manfaatkan Fitur Timer
Jika AC digunakan pada malam hari, manfaatkan fitur "timer" untuk menentukan kapan AC akan mati. AQUA Elektronik menyebut fitur ini dapat membantu mencegah AC menyala terus-menerus ketika sudah tidak diperlukan.
Dengan begitu, AC tidak harus tetap menyala ketika penghuni rumah sudah tidur atau meninggalkan ruangan.
8. Matikan AC Saat Ruangan Tidak Digunakan dalam Waktu Lama
AC tidak perlu terus menyala ketika tidak ada orang di dalam ruangan. AQUA Elektronik menyarankan mematikan AC apabila ruangan ditinggalkan dalam waktu lama untuk menghindari penggunaan listrik yang tidak diperlukan.
Namun, untuk penggunaan singkat, pengaturan suhu atau timer dapat disesuaikan dengan kondisi agar penggunaan AC tetap efisien.
9. Pertimbangkan AC Inverter
Jika sedang memilih AC baru, teknologi inverter dapat menjadi salah satu pertimbangan. AQUA Elektronik menjelaskan bahwa AC inverter dapat menyesuaikan kerja kompresor dengan kebutuhan suhu ruangan sehingga setelah suhu tercapai, kompresor dapat bekerja lebih ringan dan stabil.
Meski demikian, tingkat konsumsi listrik tetap bergantung pada kapasitas AC, ukuran ruangan, suhu yang dipilih, durasi penggunaan, serta kondisi dan perawatan unit.
10. Kurangi Sumber Panas di Dalam Ruangan
Peralatan elektronik dan aktivitas tertentu dapat menghasilkan panas tambahan di dalam rumah. Choose Texas Power menyarankan mengurangi penggunaan perangkat yang menghasilkan panas dan, jika memungkinkan, menggunakan peralatan seperti mesin cuci atau pengering pada waktu yang lebih sejuk.
Meminimalkan sumber panas dapat membantu menjaga ruangan tetap nyaman sehingga AC tidak harus bekerja terlalu berat.
Jadi, saat cuaca panas, mode Cool dapat digunakan untuk mendinginkan ruangan, tetapi pengaturan mode saja tidak cukup untuk membuat AC hemat listrik.
Atur suhu secara wajar, gunakan kipas untuk membantu sirkulasi, tutup pintu dan jendela, serta jangan lupa membersihkan AC secara berkala agar kinerjanya tetap optimal.