Belajar dari Pohon Clusia, Ilmuwan Ungkap Cara Tanaman Hemat Air Hadapi Kekeringan

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB
Belajar dari Pohon Clusia, Ilmuwan Ungkap Cara Tanaman Hemat Air Hadapi Kekeringan
Kiri: Tanaman Clusia di kawasan hutan awan Monteverde, Kosta Rika. Kanan: Bunga *Clusia grandiflora* yang memikat lebah lewat getah uniknya. Sumber: Wolfram Weckwerth

Suara.com - Di tengah ancaman kekeringan yang makin sering melanda berbagai belahan dunia akibat perubahan iklim, sekelompok pohon tropis ternyata sudah punya jurus jitu untuk bertahan hidup sejak jutaan tahun lalu. Alih-alih menyerap karbon dioksida (CO2) di siang hari seperti kebanyakan tumbuhan, pohon dari genus Clusia justru "bernapas" saat gelap.

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru dalam dunia sains. Sekitar tahun 1800, naturalis Alexander von Humboldt sudah mencatat keanehan ini ketika mencelupkan daun sejenis pohon tropis ke dalam air dan tidak menemukan gelembung oksigen muncul meski terkena sinar matahari.

Namun, bagaimana mekanisme itu berevolusi dan mengapa bentuknya bisa berbeda-beda antarspesies baru terungkap lewat riset terbaru tim dari Universitas Wina, Austria.

Melansir dari lama Sciencedaily, mekanisme unik ini disebut Crassulacean Acid Metabolism atau CAM. Berbeda dari fotosintesis biasa yang membuka pori-pori daun (stomata) di siang hari untuk menyerap CO2 sekaligus melepaskan uap air, tumbuhan CAM justru menutup stomatanya saat matahari terik.

Mereka baru membuka pori-pori itu di malam hari, ketika udara lebih sejuk dan lembap, sehingga air yang hilang lewat penguapan jauh lebih sedikit. CO2 yang diserap malam hari disimpan dalam bentuk asam malat, lalu dipecah kembali keesokan harinya untuk proses fotosintesis saat matahari bersinar.

Yang membuat riset ini istimewa, tim peneliti yang dipimpin Wolfram Weckwerth membandingkan genom tiga spesies Clusia yakni, Clusia rosea, Clusia minor, dan Clusia major yang masing-masing menunjukkan tingkat CAM berbeda, mulai dari yang sangat kuat, muncul hanya saat stres kekeringan, hingga bentuk campuran dengan fotosintesis biasa. Hasilnya, ketiganya ternyata merupakan poliploid purba, yaitu genom yang pernah mengalami penggandaan lalu tersusun ulang secara drastis sepanjang evolusi.

"Dalam prosesnya, salinan gen ada yang hilang, tidak aktif, atau justru mengambil fungsi baru," jelas Hannes Kramml, penulis utama studi tersebut dari Universitas Wina. Rekannya, Johannes Herpell, menambahkan bahwa gen-gen yang paling terdampak justru yang berperan penting dalam penyimpanan CO2 di malam hari.

Weckwerth menegaskan temuan ini menunjukkan betapa lentingnya materi genetik tumbuhan dalam beradaptasi. "Genom-genom itu tidak sekadar berlipat ganda; selama jutaan tahun mereka disusun ulang, direduksi, dan difungsikan kembali. Plastisitas luar biasa inilah yang menjelaskan keragaman fisiologis CAM pada genus Clusia," ujarnya.

Tim juga menguji ketiga pohon tersebut di rumah kaca dengan kondisi mendekati alami dan ketersediaan air yang bervariasi, memadukan pengukuran fisiologis dengan analisis aktivitas gen, protein, dan produk metabolisme sepanjang siang-malam.

baca juga

Temuan yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications ini bukan sekadar catatan botani menarik. Para ilmuwan berharap pemahaman mendalam soal mekanisme genetik CAM bisa membuka jalan untuk merekayasa sifat hemat air ini ke tanaman pangan seperti padi atau gandum, yang selama ini boros air dan rentan gagal panen saat kemarau panjang.

Penulis: Inesia Dian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?

Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:39 WIB

Jamur Kaca dan Bodi Mobil Ternyata Beda, Ini Cara Bersihkannya

Jamur Kaca dan Bodi Mobil Ternyata Beda, Ini Cara Bersihkannya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:35 WIB

5 Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau dan Solusinya

5 Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau dan Solusinya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 18:41 WIB

Terkini

Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang

Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Katanya Lowongan Kerja Banyak, Kenapa Cari Kerja Tetap Susah?

Katanya Lowongan Kerja Banyak, Kenapa Cari Kerja Tetap Susah?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Belajar dari Pohon Clusia, Ilmuwan Ungkap Cara Tanaman Hemat Air Hadapi Kekeringan

Belajar dari Pohon Clusia, Ilmuwan Ungkap Cara Tanaman Hemat Air Hadapi Kekeringan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Waspada Timnas Indonesia! Winger 23 Tahun Singapura Ini Gemar Bikin Perbedaan dari Bangku Cadangan

Waspada Timnas Indonesia! Winger 23 Tahun Singapura Ini Gemar Bikin Perbedaan dari Bangku Cadangan

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 17:14 WIB

Galaxy A08 Rp2 Jutaan Bawa AI dan Update 6 Tahun, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan

Galaxy A08 Rp2 Jutaan Bawa AI dan Update 6 Tahun, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 17:13 WIB

Review Film The Love Hypothesis: Trik Pacaran Pura-Pura yang Bikin Baper

Review Film The Love Hypothesis: Trik Pacaran Pura-Pura yang Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:10 WIB

Rayakan Pestapora 2026 Bareng BRImo, Ada Cashback dan Keseruan di Booth BRI

Rayakan Pestapora 2026 Bareng BRImo, Ada Cashback dan Keseruan di Booth BRI

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 17:02 WIB

Minta Tolong di Hadapan Profesor, Prabowo: Saya Paling Hormat Sama Pakar

Minta Tolong di Hadapan Profesor, Prabowo: Saya Paling Hormat Sama Pakar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:02 WIB

Nonton Pestapora 2026 Makin Praktis, Ada Cashback 20 Persen Pakai QRIS BRImo

Nonton Pestapora 2026 Makin Praktis, Ada Cashback 20 Persen Pakai QRIS BRImo

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 17:00 WIB

×