- Calon pembeli sepatu New Balance 530 perlu mengenali ciri produk asli karena maraknya peredaran barang tiruan di pasaran.
- Pemeriksaan keaslian dapat dilakukan melalui detail jahitan, material mesh, logo, hingga label dan kode di dalam sepatu.
- Konsumen disarankan membeli dari peritel resmi serta mencocokkan informasi kode autentikasi untuk meminimalkan risiko mendapat produk palsu.
Suara.com - Sepatu New Balance 530 menjadi salah satu model sneaker yang banyak digunakan untuk melengkapi gaya kasual sehari-hari. Siluet retro dan desainnya yang mudah dipadukan dengan berbagai outfit membuat New Balance 530 tetap populer.
Namun, popularitas tersebut juga membuat produk tiruan New Balance 530 beredar di pasaran. Sekilas, sepatu palsu bahkan bisa memiliki bentuk yang sangat mirip dengan produk original.
Karena itu, calon pembeli perlu mengetahui ciri-ciri sepatu New Balance 530 original sebelum melakukan transaksi. Pemeriksaan bisa dilakukan dari detail jahitan, material, logo, hingga label pada bagian dalam sepatu.
Berikut beberapa hal yang dapat diperiksa.
Ciri-Ciri Sepatu New Balance Original

1. Jahitan terlihat rapi dan presisi
Salah satu detail yang dapat diperhatikan adalah kualitas jahitan. New Balance 530 original memiliki jahitan yang terlihat rapi, konsisten, dan proporsional pada berbagai bagian sepatu.
Perhatikan apakah ada benang yang keluar, jahitan miring, jarak jahitan tidak beraturan, atau finishing yang terlihat kasar.
Produk tiruan dapat memiliki kualitas jahitan dan finishing yang kurang konsisten. Namun, satu detail saja sebaiknya tidak dijadikan patokan mutlak untuk menentukan keaslian sepatu.
2. Material mesh terasa rapi dan nyaman
New Balance 530 menggunakan kombinasi material yang menjadi bagian dari karakter desainnya, termasuk mesh dan material pelapis lainnya.
Pada produk original, material terlihat rapi dengan tekstur yang konsisten. Bagian mesh juga terasa cukup lembut dan memiliki struktur yang teratur.
Sebaliknya, material pada produk tiruan dapat terasa lebih kaku, kasar, atau terlihat kurang rapi. Perhatikan pula apakah terdapat aroma lem yang sangat menyengat atau finishing bahan yang tampak tidak wajar.
3. Periksa logo N di bagian samping
Logo N merupakan salah satu elemen yang paling mudah dikenali pada New Balance 530.
Pada sepatu original, logo terpasang secara rapi dengan ukuran, bentuk, dan posisi yang konsisten. Periksa bagian tepi logo dan sambungannya dengan material di sekitarnya.
Logo yang terlihat miring, bentuknya tidak proporsional, atau finishing-nya kasar patut menjadi tanda untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
4. Cek jarak antara bagian samping dan midsole
Detail lain yang dapat diperiksa adalah pola pada sisi sepatu, terutama area yang mendekati midsole dan bagian tumit.
New Balance 530 original memiliki konstruksi dengan jarak atau gap yang terlihat rapi dan proporsional. Pada produk tiruan, bagian tersebut dapat terlihat terlalu rapat atau finishing-nya kurang presisi.
Detail kecil seperti ini lebih baik diperiksa bersama ciri lainnya, bukan berdiri sendiri.
5. Perhatikan insole dan lubang ventilasinya
Bagian insole juga dapat menjadi salah satu titik pemeriksaan. New Balance 530 original memiliki detail lubang-lubang kecil pada insole yang membantu konstruksi dan sirkulasi udara.
Perhatikan pola, jumlah, serta kerapian lubang pada insole. Jika bentuknya terlihat berbeda jauh dari pasangan original yang menjadi pembanding, calon pembeli perlu lebih berhati-hati.
6. Cek label dan kode pada bagian dalam sepatu
Jangan lupa memeriksa label yang terdapat di bagian dalam sepatu. Kode dan informasi ukuran pada label perlu sesuai dengan sepatu yang sedang diperiksa.
New Balance juga memberikan informasi khusus mengenai sistem autentikasi terbaru. Menurut situs resmi New Balance, mulai Mei 2025, data matrix pada label lidah sepatu mulai digantikan dengan QR code. QR tersebut dapat mengarahkan pengguna ke microsite untuk melakukan pemeriksaan mandiri dengan membandingkan informasi yang ditampilkan dengan karakteristik fisik sepatu.
Namun, sepatu yang diproduksi sebelum Mei 2025 tidak memiliki QR code tersebut. Jadi, ketiadaan QR code pada sepatu lama tidak otomatis berarti produk palsu.
7. Periksa logo ABZORB pada midsole
Pada model New Balance 530 tertentu, perhatikan pula detail tulisan ABZORB pada bagian midsole.
Pada produk original, detail tulisan terlihat jelas dan rapi. Sebaliknya, produk tiruan dapat memiliki cetakan yang terlihat buram, kurang tajam, atau finishing yang berbeda.
Mengecek ciri-ciri sepatu New Balance 530 original sebaiknya dilakukan secara menyeluruh. Jangan langsung menyimpulkan keaslian hanya karena logo terlihat bagus atau sepatu dilengkapi kotak.
New Balance sendiri menyarankan konsumen membeli produk melalui New Balance atau retailer resmi. Untuk sepatu dengan QR code autentikasi, informasi pada microsite juga perlu dicocokkan dengan kondisi fisik produk.
Dengan memeriksa material, jahitan, logo, konstruksi, insole, label, serta informasi autentikasi secara bersamaan, risiko mendapatkan New Balance 530 tiruan dapat diminimalkan.