-
Jet pump perlu dipastikan benar pemasangannya untuk pasokan air.
-
Ada 5 tips pasang jet pump yang benar agar air lancar dan pompa awet.
-
Salah satunya pastikan pipa hisap kedap udara agar pompa mudah menarik air.
Suara.com - Jet pump jadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga, terutama pada rumah yang menggunakan sumber air dari sumur dengan kedalaman tertentu.
Namun, kesalahan saat memasang jet pump justru bisa membuat aliran air tidak maksimal, mesin cepat panas, bahkan mengalami kerusakan.
Pemasangan yang kurang tepat dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti pompa sulit mengisap air, harus sering dipancing, muncul suara mesin tetapi air tidak keluar, hingga komponen pompa mengalami kerusakan akibat bekerja tanpa air.
Karena itu, pemasangan pompa air jenis jet pump perlu dilakukan dengan memperhatikan jalur pipa, posisi mesin, hingga instalasi listrik.
Berikut lima tips memasang jet pump agar aliran air lebih lancar dan pompa dapat digunakan dalam waktu lama.
1. Pastikan Pipa Hisap Benar-Benar Kedap Udara
![Pompa Air Sanyo PDH 200B - Jet Pump. [Sanyo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/01/63529-pompa-air-sanyo-pdh-200b-jet-pump.jpg)
Pipa hisap menjadi bagian penting dalam sistem jet pump. Pastikan setiap sambungan terpasang rapat dan tidak memiliki celah yang memungkinkan udara masuk.
Gunakan lem PVC yang sesuai untuk sambungan pipa dan pastikan bagian berulir mendapat seal yang cukup. Kebocoran kecil sekalipun dapat mengganggu proses pengisapan sehingga pompa menjadi sulit menarik air dari sumur.
2. Pasang Foot Valve di Ujung Pipa
Foot valve atau klep bawah berfungsi menjaga air tetap berada di dalam jalur pipa ketika pompa dimatikan. Komponen ini dipasang pada ujung pipa hisap yang berada di dalam sumur.
Dengan adanya foot valve yang bekerja dengan baik, air tidak mudah kembali turun ke sumur. Hal ini membantu menjaga sistem tetap terisi air sehingga pompa tidak perlu terlalu sering dipancing.
3. Lakukan Priming Sebelum Pompa Dinyalakan
Jangan langsung menyalakan jet pump ketika rumah pompa masih kosong dari air. Lakukan priming dengan mengisi air melalui lubang pengisian sesuai petunjuk pabrikan.
Menjalankan pompa dalam kondisi kering atau dry running dapat meningkatkan risiko kerusakan pada mechanical seal dan komponen lainnya. Pastikan pompa sudah terisi air sebelum dioperasikan.
4. Tempatkan Pompa di Permukaan Kokoh