Weton Apa yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Ruth Meliana

Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:40 WIB
Weton Apa yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi?
ilustrasi Gunung Kawi (Wikimedia Commons)
baca 10 detik
  • Gunung Kawi di Malang diyakini memiliki mitos weton tertentu seperti Wage dan Pahing yang dianggap tidak selaras.
  • Kepercayaan tradisional tersebut menyatakan bahwa bentrok energi dan karakter neptu dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengunjung tertentu.
  • Pengelola dan pemerintah memastikan tidak ada larangan resmi bagi siapa pun untuk berkunjung ke sana.

Suara.com - Gunung Kawi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, sudah lama dikenal sebagai destinasi wisata religi dan spiritual. Banyak orang datang bukan sekadar untuk wisata, melainkan mencari ketenangan batin, memohon keberkahan, atau menjalankan tradisi tertentu.

Di tengah popularitasnya, beredar kepercayaan turun-temurun di kalangan masyarakat Jawa bahwa tidak semua weton cocok berkunjung ke Gunung Kawi. Weton, yang merupakan kombinasi hari dalam kalender Jawa (Senin–Minggu) dengan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon), dipercaya memiliki karakter energi atau neptu tertentu.

Menurut sebagian penafsiran Primbon Jawa, ada weton yang dianggap kurang selaras dengan aura spiritual Gunung Kawi.

Kepercayaan ini sering muncul di percakapan sehari-hari, media sosial, hingga cerita lisan. Ada yang mengaitkannya dengan bentrok energi, kepekaan spiritual yang tinggi, atau watak neptu yang “panas” maupun terlalu tenang.

Namun, penting diingat sejak awal bahwa hal ini bersifat mitos dan kepercayaan tradisional, bukan aturan resmi dari pengelola kawasan, pemerintah, maupun ajaran agama.

Artikel ini akan mengulas weton-weton yang paling sering disebut sebagai pantangan menurut mitos tersebut, alasan di baliknya, serta fakta yang perlu diketahui. Tujuannya agar pembaca memahami konteks budaya tanpa terjerumus pada ketakutan berlebihan.

1. Weton Wage (Terutama Senin Wage)

Weton dengan pasaran Wage adalah yang paling sering dikaitkan dengan pantangan ke Gunung Kawi. Dalam tradisi lisan dan penafsiran sebagian praktisi Primbon, pemilik weton Wage—khususnya Senin Wage—dianggap memiliki karakter energi yang lebih tenang, pasif, pendiam, dan cenderung “sumurup” (menyimpan energi ke dalam diri).

Sementara Gunung Kawi dipercaya memiliki aura spiritual yang kuat dan dinamis, terutama pada malam-malam tertentu. Perbedaan karakter energi ini diyakini bisa membuat pemilik weton Wage lebih mudah merasakan ketidaknyamanan, gangguan, atau ketidakselarasan saat berada di kawasan tersebut.

Ada juga yang menyebut bahwa weton Wage membawa potensi keberuntungan besar sekaligus kepekaan tinggi terhadap tempat sakral, sehingga disarankan berhati-hati atau menghindari kunjungan.

baca juga

2. Weton Pahing

Selain Wage, pasaran Pahing juga kerap disebut-sebut dalam beberapa narasi masyarakat. Watak neptu Pahing dianggap “panas” atau lebih aktif dalam filosofi Jawa. Suasana di Gunung Kawi yang menekankan meditasi, tirakat, dan ketenangan dianggap kurang cocok berpadu dengan energi tersebut.

Meskipun tidak sekuat pantangan terhadap Wage, beberapa sumber tradisional tetap menempatkan Pahing dalam daftar weton yang perlu diwaspadai. Namun, seperti halnya Wage, ini murni berasal dari penafsiran lokal dan bukan ketentuan baku.

3. Kombinasi Lain yang Sesekali Disebut

Selain dua pasaran utama di atas, ada beberapa kombinasi weton yang sesekali muncul dalam cerita masyarakat, seperti Senin Pon, Selasa Kliwon, atau Jumat Legi.

Biasanya alasan yang dikemukakan berkisar pada perhitungan neptu pribadi, kecocokan waktu kunjungan, atau pengalaman individu yang kemudian menjadi cerita turun-temurun.

Jumlahnya tidak sebanyak Wage dan Pahing, dan penyebutannya lebih bersifat anekdot daripada kesepakatan luas di kalangan praktisi Primbon.

4. Fakta Sebenarnya: Tidak Ada Larangan Resmi

Meski mitos tentang weton terlarang cukup populer, fakta di lapangan sangat jelas: tidak ada aturan resmi yang melarang siapa pun berkunjung ke Gunung Kawi berdasarkan weton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Weton Tertinggi Hari Apa? Begini Cara Menghitung Weton

Weton Tertinggi Hari Apa? Begini Cara Menghitung Weton

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:35 WIB

Weton Apa Aja yang Bisa Kaya? Ini Daftarnya

Weton Apa Aja yang Bisa Kaya? Ini Daftarnya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak

Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:17 WIB

Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?

Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif

Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Gel Cleanser Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Manfaat dan Cara Memilihnya

Gel Cleanser Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Manfaat dan Cara Memilihnya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Chicco Jerikho Ikut Lari Bareng Hampir 3.000 Peserta di Surabaya

Chicco Jerikho Ikut Lari Bareng Hampir 3.000 Peserta di Surabaya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:46 WIB

Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

7 Serum Ekstrak Beras Terbaik untuk Samarkan Noda Hitam Wajah di Usia 35 Tahun ke Atas

7 Serum Ekstrak Beras Terbaik untuk Samarkan Noda Hitam Wajah di Usia 35 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Jejak Karier Komjen Suyudi Ario Seto, dari Reserse Jadi Kapolri

Jejak Karier Komjen Suyudi Ario Seto, dari Reserse Jadi Kapolri

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon 20% di Tom Sushi, Ini Cara Klaimnya

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon 20% di Tom Sushi, Ini Cara Klaimnya

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:41 WIB

Gaya-gayaan Ngaku Polisi dan Todong Warga, Pria di Duren Sawit Habis Dikeroyok Massa!

Gaya-gayaan Ngaku Polisi dan Todong Warga, Pria di Duren Sawit Habis Dikeroyok Massa!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:35 WIB

×