- Penggunaan skincare yang terlalu berat dan kulit kurang lembap dapat membuat cushion menggumpal serta tidak menempel merata.
- Pastikan kulit lembap, beri jeda waktu setelah memakai skincare, dan aplikasikan cushion secara tipis-tipis.
- Gunakan puff dengan cara ditepuk perlahan serta pilih formula cushion yang sesuai dengan kondisi kulit wajah Anda.
Suara.com - Cushion menjadi salah satu produk complexion yang banyak dipilih karena praktis digunakan dan mudah dibawa ke mana saja.
Namun, hasil pemakaian terkadang tidak sesuai harapan karena cushion terlihat menggumpal, pecah, atau seperti tidak menyatu dengan kulit.
Kondisi ini bisa membuat permukaan wajah tampak kurang rata meski sudah menggunakan skincare dan makeup dengan benar.
Penyebabnya tidak selalu berasal dari formula cushion, tetapi juga dapat dipengaruhi kondisi kulit dan cara penggunaannya.
Skincare yang terlalu berat, kulit kurang lembap, hingga teknik mengaplikasikan puff yang kurang tepat dapat membuat cushion lebih mudah bergeser dan tidak menempel.
Lantas, kenapa cushion tidak menempel di wajah dan apa saja tips agar makeup terlihat lebih menyatu?

1. Pastikan Kulit Lembap
Kulit yang kering dan bersisik dapat membuat cushion sulit menempel secara merata.
Sebelum menggunakan makeup, aplikasikan pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit, lalu beri waktu agar produk meresap.
Kulit yang terhidrasi dengan baik dapat membuat permukaan wajah terasa lebih halus sehingga complexion lebih mudah diratakan.
2. Beri Jeda Setelah Memakai Skincare
Jangan langsung menepukkan cushion ketika skincare masih terasa basah atau licin di wajah.
Lapisan produk yang terlalu banyak atau belum meresap dapat membuat cushion bergeser dan tidak menyatu dengan kulit. Berikan jeda beberapa menit sebelum masuk ke tahap makeup.
3. Pakai Puff dan Tepuk Pelan ke Wajah
Cara mengaplikasikan cushion juga menentukan hasil akhirnya.
Hindari menggosok atau menyeret puff karena gerakan tersebut dapat membuat produk menumpuk di satu area dan mengangkat lapisan di bawahnya.
Ambil cushion secukupnya, kemudian tepuk perlahan dari bagian tengah wajah menuju area luar.
4. Aplikasikan Cushion Tipis-tipis
Cushion tidak harus digunakan dalam satu lapisan tebal untuk mendapatkan coverage.
Pakai produk yang terlalu banyak dapat membuat makeup terlihat berat dan lebih mudah menggumpal.
Gunakan lapisan tipis terlebih dahulu, kemudian tambahkan sedikit produk pada area yang membutuhkan coverage lebih tinggi.
5. Pilih Cushion Sesuai Kondisi Kulit
Formula cushion perlu disesuaikan dengan kebutuhan kulit agar hasilnya lebih nyaman.
Kulit kering dapat mempertimbangkan cushion dengan hasil akhir yang lebih melembapkan, sedangkan kulit berminyak biasanya lebih nyaman dengan formula yang membantu mengontrol kilap.
Selain itu, perhatikan juga hasil akhir cushion karena pilihan antara matte, satin, atau dewy dapat memengaruhi tampilan complexion.
Jika cushion masih tidak menempel meski kelima cara tersebut sudah dilakukan, perhatikan kembali kombinasi skincare dan makeup yang digunakan.
Cushion dengan tekstur yang tidak cocok satu sama lain dapat membuat complexion mudah bergeser atau pilling.
Dengan persiapan kulit yang tepat dan aplikasi secara tipis, cushion dapat terlihat lebih halus dan menyatu dengan wajah.