- Penumpukan sisa makanan, minyak, serta debu di lubang burner menyebabkan pembakaran gas menjadi tidak sempurna.
- Kotoran tersebut mengakibatkan nyala api kompor gas berubah warna menjadi merah atau kuning, bukan biru normal.
- Komponen kompor perlu dimatikan, dibersihkan menggunakan air sabun hangat, dikeringkan, lalu dipasang kembali secara benar.
Suara.com - Api kompor gas yang berwarna biru membantu proses memasak berlangsung dengan baik, sehingga penting untuk menjaga kebersihan burner dan saluran keluarnya gas.
Seiring pemakaian sehari-hari, sisa makanan, cipratan minyak, dan debu dapat menumpuk pada permukaan kompor hingga menyumbat lubang burner.
Kondisi kompor yang kotor bisa membuat nyala api mengecil, tidak merata, atau berubah warna sehingga kompor perlu diperiksa dan dibersihkan secara tepat.
Agar performa kompor tetap terjaga, simak penyebab api kompor gas berwarna merah dan cara membersihkan setiap komponennya dengan aman di rumah.
Penyebab Api Kompor Gas Warna Merah

Api kompor gas yang normal umumnya berwarna biru, sedangkan nyala merah atau kuning dapat menandakan pembakaran yang kurang sempurna atau adanya kontaminasi pada proses pembakaran.
Salah satu penyebabnya adalah lubang burner yang tertutup kerak makanan dan minyak sehingga aliran gas tidak merata.
Penumpukan kotoran juga dapat mengganggu pencampuran gas dengan udara yang dibutuhkan untuk menghasilkan pembakaran optimal.
Selain itu, kepala burner yang tidak terpasang dengan benar setelah dibersihkan bisa menyebabkan nyala api tidak stabil. Kelembapan pada komponen juga dapat mengganggu proses penyalaan untuk sementara.
Debu atau kotoran tertentu di sekitar area pembakaran juga bisa memengaruhi warna api. Jika nyala merah atau kuning terus muncul meskipun kompor sudah dibersihkan, periksa kemungkinan masalah pada suplai gas, regulator, atau pengaturan udara dengan bantuan teknisi.
Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru
1. Matikan Kompor dan Lepaskan Komponennya
Pastikan kompor mati, api benar-benar padam, dan permukaannya sudah dingin sebelum mulai membersihkan. Jika memungkinkan, tutup katup gas untuk mengurangi risiko selama proses perawatan.
Lepaskan tatakan panci dan kepala burner sesuai petunjuk produsen. Hindari membongkar bagian saluran gas atau komponen internal yang memerlukan penanganan teknisi.
2. Bersihkan Tungku dari Kerak Minyak
Rendam komponen yang boleh terkena air dalam air hangat bercampur sabun cuci piring. Gunakan spons lembut atau sikat kecil untuk mengangkat sisa minyak dan kerak yang menempel.
Jika kotoran sulit dibersihkan, taburkan sedikit soda kue pada bagian yang sesuai dengan materialnya, lalu gosok perlahan. Bilas hingga bersih dan hindari penggunaan bahan kimia keras yang berpotensi merusak lapisan komponen.
3. Periksa dan Bersihkan Lubang Burner
Perhatikan lubang-lubang kecil pada kepala burner karena bagian ini berperan dalam mengatur keluarnya gas menuju area pembakaran. Gunakan sikat halus atau kuas kering untuk mengangkat debu dan kotoran yang terlihat.
Jangan memperbesar lubang dengan jarum atau benda tajam karena perubahan ukuran dapat mengganggu distribusi gas. Jika sumbatan tidak dapat dibersihkan dengan cara sederhana, ikuti petunjuk produsen atau minta bantuan teknisi.
4. Lap Permukaan Bodi Kompor
Gunakan kain lembut yang sedikit dibasahi air sabun untuk membersihkan minyak dan sisa makanan pada bodi kompor. Untuk noda membandel, bersihkan secara bertahap tanpa menggosok terlalu keras agar lapisan permukaan tidak tergores.
Setelah itu, lap kembali menggunakan kain bersih dan kering. Pastikan air tidak masuk ke lubang burner, pemantik, maupun bagian sambungan gas.
5. Keringkan dan Pasang Kembali Komponen
Sebelum dirakit kembali, pastikan seluruh komponen yang dibersihkan benar-benar kering. Pasang kepala burner dan tatakan sesuai posisi semula agar tidak miring atau longgar.
Setelah semuanya terpasang dengan benar, buka suplai gas dan nyalakan kompor sesuai petunjuk penggunaan. Amati apakah nyala api stabil dan merata pada setiap tungku.
Jika api tetap merah atau kuning, tercium bau gas, atau terdengar suara desis yang tidak biasa, matikan kompor dan hentikan penggunaannya sampai penyebabnya diperiksa. Jangan mencoba memperbaiki kebocoran sendiri.