- MSGLOW Beauty dan MS Glow for Men menandatangani MoU distribusi dengan KARA Marketing di ICE BSD Tangerang, Rabu (14/10/2026).
- Tahap awal kerja sama ini melibatkan 16 produk dengan nilai pengiriman mencapai US$1 juta untuk dipasarkan di Malaysia.
- Ekspansi ini didorong oleh kesamaan iklim tropis serta kedekatan budaya dan preferensi produk halal antara Indonesia dan Malaysia.
Suara.com - Merawat kulit kini menjadi bagian dari keseharian banyak orang, mulai dari menjaga kelembapan hingga memilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit dan aktivitas sehari-hari. Kebutuhan ini turut membuka peluang bagi industri kecantikan untuk berkembang, termasuk bagi merek lokal yang ingin menjangkau konsumen di luar negeri.
Kesamaan iklim tropis dan kebiasaan perawatan diri membuat Malaysia menjadi salah satu pasar yang menarik bagi produk kecantikan Indonesia.
Selain faktor tersebut, kedekatan budaya dan perhatian terhadap produk halal juga menjadi pertimbangan dalam memperkenalkan skincare lokal kepada konsumen di negara tetangga.
Peluang ini mulai dijajaki oleh MSGLOW Beauty dan MS Glow for Men melalui kerja sama distribusi dengan KARA Marketing (M) Sdn Bhd.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Rabu (14/10/2026).
Sebanyak 16 produk disiapkan untuk memasuki pasar Malaysia pada tahap awal, terdiri dari 11 produk MSGLOW Beauty dan lima produk MS Glow for Men.
Produk-produk tersebut akan dipasarkan melalui jaringan toko kesehatan dan kecantikan serta kanal perdagangan elektronik.
Founder J99 Corp., Gilang Widya Pramana, mengatakan Malaysia dipilih sebagai langkah awal untuk memperkenalkan kedua merek tersebut ke pasar regional.
Menurutnya, kesamaan iklim dan karakteristik konsumen Indonesia-Malaysia menjadi peluang untuk menjangkau pengguna produk perawatan kulit di negara tersebut.
“Indonesia dan Malaysia memiliki banyak kesamaan, mulai dari iklim tropis hingga kebutuhan perawatan kulit sehari-hari. Hal ini menjadi peluang bagi kami untuk membawa MSGLOW Beauty dan MS Glow for Men lebih dekat dengan konsumen di Malaysia, sekaligus mengenal kebutuhan dan preferensi mereka,” ujar Gilang.
Dalam sesi tanya jawab dengan media, Gilang mengungkapkan nilai pengiriman produk tahap pertama mencapai US$1 juta. Jumlah dan jenis produk yang akan dipasarkan selanjutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan serta permintaan konsumen Malaysia.
Persiapan untuk memasuki pasar tersebut, lanjut Gilang, telah berlangsung sekitar dua tahun. Prosesnya mencakup pemenuhan dokumen dan persyaratan perizinan agar produk dapat dipasarkan melalui jalur distribusi resmi.
Menurut Gilang, sebelumnya sebagian konsumen Malaysia telah mengenal produk mereka melalui pembelian yang dibawa secara pribadi dari Indonesia.
Kerja sama distribusi ini diharapkan dapat memperluas akses konsumen terhadap produk sekaligus membangun kehadiran merek di pasar setempat.

Director KARA Marketing (M) Sdn Bhd, Susanto Lee, melihat peluang bagi produk kecantikan Indonesia untuk berkembang di Malaysia. Ia menilai kedekatan sosial dan budaya kedua negara dapat membantu proses pengenalan produk kepada konsumen lokal.
KARA Marketing, perusahaan pemasaran dan distribusi yang telah beroperasi di Malaysia sejak 1999, akan mendukung penyaluran produk melalui jaringan yang dimilikinya. Perusahaan tersebut juga akan membantu pemasaran dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan pasar setempat.
Meski memiliki sejumlah kesamaan, memasuki pasar baru tetap membutuhkan penyesuaian. Strategi harga, promosi, distribusi, hingga pemilihan produk perlu mempertimbangkan preferensi konsumen di negara tujuan.
Gilang mengatakan pengembangan pasar Malaysia akan dilakukan secara bertahap melalui strategi pemasaran dan promosi penjualan. Untuk saat ini, perusahaan akan berfokus membangun fondasi di Malaysia sebelum mempertimbangkan ekspansi ke negara lain.
Langkah ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kebutuhan perawatan kulit sehari-hari dapat membuka peluang bagi merek kecantikan lokal untuk berkembang lebih jauh. Dengan memahami kebiasaan konsumen dan karakteristik pasar tujuan, produk Indonesia berkesempatan menjangkau pengguna yang lebih luas di kawasan regional.