- Kebutuhan kemasan di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya belanja online dan konsumsi makanan serta minuman siap saji.
- Kemasan kini tak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga dituntut lebih praktis, aman, efisien, dan ramah lingkungan.
- Industri kemasan pun didorong untuk terus berinovasi mengikuti perubahan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi.
Persoalan kemasan tidak berhenti pada fungsi melindungi produk. Industri juga menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan kebutuhan pasar, efisiensi produksi, standar keamanan, dan upaya mengurangi dampak lingkungan.
Untuk membahas berbagai tantangan tersebut, ALLPack Indonesia 2026 akan menghadirkan lebih dari 55 seminar dan talk show yang membahas teknologi, regulasi, keberlanjutan, serta perkembangan industri makanan dan minuman, farmasi, plastik, dan pengemasan.
Sejumlah topik yang diangkat antara lain tren masa depan industri kemasan, perkembangan daur ulang plastik, daya saing industri plastik, biopharmaceutical, serta penyesuaian kewajiban lingkungan dengan kebutuhan industri makanan dan minuman.
Program business matching juga disiapkan untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli dan mitra potensial. Agenda tersebut mencakup sektor makanan dan minuman, farmasi, suplemen kesehatan, plastik dan daur ulang, serta penjajakan kerja sama dengan perusahaan dari Italia dan peluang pasar Tiongkok.
Melalui rangkaian tersebut, pelaku industri diharapkan dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan teknologi, menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, serta menjajaki peluang kerja sama baru.
ALLPack Indonesia 2026 akan berlangsung pada 20–23 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Informasi dan registrasi pengunjung tersedia melalui laman resmi https://register.kristaonline.com/visitor/allpackindonesia.