Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:58 WIB
Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan
Air yang mengalir melalui sistem irigasi bambu tradisional.(dok.Pexels/ Wijs (Wise))

Suara.com - Tradisi Nyandra di Desa Ngantru, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, tak hanya menjadi ritual warisan leluhur. Tradisi tersebut turut menjadi sarana masyarakat dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama menjaga sumber air.

Fenomena tersebut tertuang dalam sebuah penelitian berjudul Tradisi Nyadran sebagai Praktik Sosio Ekologis dalam Relasi Antar Manusia, Budaya, dan Lingkungan di Kabupaten Trenggalek. 

Penelitian itu terbit dalam jurnal Sosial: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS pada Juni 2026 menemukan bahwa Nyadran sebagai praktik budaya yang menghubungkan masyarakat, tradisi, dan lingkungan.

Salah satu bentuk kepedulian lingkungan dalam tradisi ini terlihat dalam kegiatan membersihkan kawasan sekitar Dam Bagong. Masyarakat bahu-membahu membersihkan area makam, saluran irigasi, hingga tepi bendungan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian Nyadran. Di sana warga tidak hanya berkumpul untuk menjalankan ritual, melainkan turut terlibat aktif dalam aktivitas bersama yang berhubungan dengan kebersihan lingkungan.

Nyadran dan Upaya Menjaga Sumber Air

Bahkan keberadaan Dam Bagong ini membawa peran penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat setempat. Bendungan tersebut dipandang sebagai sumber pengairan bagi lahan pertanian warga.

Dalam penelitian itu, tim peneliti menekankan keberadaan bendungan itu sering dikaitkan dengan produktivitas pertanian. 

Hal ini dikarenakan sebelum bendungan itu dibangun, masyarakat hanya mampu memanen hasil pertanian sekali dalam setahun. Namun, begitu bendungan didirikan, frekuensi panen dapat mengalami peningkatan hingga tiga kali setahun.

baca juga

Kondisi inilah yang memperlihatkan betapa pentingnya sumber air bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada sektor pertanian.

Demikian, kegiatan membersihkan saluran irigasi dan kawasan bendungan memiliki makna lebih dari sekadar aktivitas gotong royong. Kegiatan tersebut secara tidak langsung dapat memperkuat hubungan masyarakat dengan lingkungan yang menopang kehidupan mereka.

Melalui Nyadran, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya disebarkan melalui nasihat. Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut turut direalisasikan dengan kegiatan bersama yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Di Bam Bagong ini Nyadran ternyata punya rangkaian ritual yang berkaitan dengan sejarah lokal. Tradisi ini dikaitkan dengan Ki Ageng Menak Sopan, yakni seorang tokoh yang ada hubungannya dengan pembangunan bendungan tersebut.

Salah satu bagian paling menonjol adalah arak-arakan kerbau. Kemudian dilanjutkan dengan pelarungan kepala kerbau ke bendungan. Makna dari pelarungan sendiri sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan syukur terhadap alam serta leluhur.

Makanya, makna ini ditunjukkan pada bagaimana hubungan manusia dengan lingkungan turut dijalin mellaui kepercayaan dan praktik budaya.

Tidak heran jika rangkaian ritual tersebut menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dipertahankan oleh masyarakat setempat.

Meskipun begitu, kembali lagi bahwa pelestarian lingkungan dalam Nyadran ini tidak hanya berkaitan dengan simbol atau ritual. Kegiatan membersihkan kawasan bndungan menunjukkan adana praktik nyata yang mengiringi pelaksanaan tradisi tersebut.

Melansir penelitian itu diketahui bahwa Nyadran diposisikan sebagai salah satu wadah untuk menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga sumber daya alam.

Nilai tersebut diwariskan melalui kegiatan yang dilakukan bersama dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

Gotong Royong dan Pembagian Hasil

Alih-alih hanya berfokus pada penghormatan terhadap alam, Nyadran turut mempererat hubungan sosial melalui kebiasaan berbagi.

Daging kerbau dan makanan dibagikan kepada masyarakat setelah rangkaian ritual berlangsung.

Pembagian makanan itu dimaknai sebagai pengingat bahwa manfaat sumber daya perlu dirasakan bersama secara adil dan merata. Nilai ini ada kaitannya dengan gagasan mengenai keadilan dalam pemanfaatan sumber daya yang mendukung kehidupan masyarakat.

Gotong royong dan berbagi menjadi dua unsur yang saling meloengkapi dalam tradisi ini. 

Masyarakat tidak hanya merawat hubungan dengan lingkungan, tetapi juga memperkuat solidaritas antarsesama.

Bahkan untuk peran juru pelihat turut tersorot dalam mendorong keberlanjutan tradisi tersebut. Mereka membantu menjaga sejarah dan pengetahuan lokal agar tetap dikenal serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Karena pada akhirnya, Nyadran menunjukkan bahwa upaya membangun kesadaran lingkungan dapat berjalan melalui praktik budaya yang dekat dengan kehidupan masyarakat. 

Tradisi ini mengintegrasikan penghormatan terhadap alam, pemeliharaan sumber air, dan semangat gotong royong masyarkat.

Namun, tetaplah diperlukan nilai-nilai tersebut untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Dengan menjaga kebersihan saluran air, merawat kawasan bendungan, dan menggunakan sumber daya secara bertanggung jawab merupakan bagian terpenting agar kepedulian terhadap lingkungan ini tidak berhenti pada pelaksanaan ritual tahunan atau sekadar seremonial belaka.

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLTSa DIY Ubah Sampah Jadi Listrik, Solusi Masalah atau Beban Baru?

PLTSa DIY Ubah Sampah Jadi Listrik, Solusi Masalah atau Beban Baru?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Walhi Sentil Ambisi Pemerintah Garap Ratusan PSN: Ini Menguntungkan Siapa?

Walhi Sentil Ambisi Pemerintah Garap Ratusan PSN: Ini Menguntungkan Siapa?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Paca Goya, Tradisi Adat Masyarakat Kalaodi untuk Jaga Kelestarian Hutan

Paca Goya, Tradisi Adat Masyarakat Kalaodi untuk Jaga Kelestarian Hutan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Terkini

Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:57 WIB

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Ratusan Siswa SMAN 2 Makassar Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual

Ratusan Siswa SMAN 2 Makassar Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Kebakaran Hari Ini, Anjlok 11,57% ke Level 5.185

IHSG Kebakaran Hari Ini, Anjlok 11,57% ke Level 5.185

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:47 WIB

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026, Cukup Bayar Rp5.000!

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026, Cukup Bayar Rp5.000!

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:46 WIB

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026 Rp5.000, Saatnya Jelajahi Seni Kontemporer

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026 Rp5.000, Saatnya Jelajahi Seni Kontemporer

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Lawan Dehidrasi! 4 Barrier Sunscreen Lokal Buat Kulit Kering Tetap Lembap

Lawan Dehidrasi! 4 Barrier Sunscreen Lokal Buat Kulit Kering Tetap Lembap

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri

Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Persija Terseret Insiden Bus Persib U-18, Ferry Paulus Dukung Erick Thohir soal Pengurangan Poin

Persija Terseret Insiden Bus Persib U-18, Ferry Paulus Dukung Erick Thohir soal Pengurangan Poin

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Minim Urgensi, Ekonom UGM: Cuma Bikin Ruwet

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Minim Urgensi, Ekonom UGM: Cuma Bikin Ruwet

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:35 WIB

×