- Air dispenser sering berbau plastik karena material perangkat baru atau penumpukan kotoran dalam tangki.
- Pembersihan dapat dilakukan dengan membilas saluran air secara bertahap sesuai petunjuk resmi pabrik produsen.
- Pengguna harus menghentikan pemakaian air konsumsi serta memanggil teknisi jika bau menyengat tidak kunjung hilang.
Suara.com - Air dispenser yang berbau plastik dapat membuat air minum terasa kurang nyaman dikonsumsi, terutama ketika perangkat baru pertama kali digunakan.
Aroma tersebut bisa muncul akibat material baru pada bagian dalam dispenser yang bersentuhan langsung dengan air.
Bau plastik tidak selalu berasal dari komponen baru karena kebersihan tangki, saluran air, dan kondisi galon juga dapat memengaruhi aroma air.
Untuk mengatasinya, penting mengetahui penyebab bau sekaligus membersihkan dispenser menggunakan cara yang aman sesuai petunjuk produsen.
Penyebab Air Dispenser Bau Plastik

Salah satu penyebab air dispenser berbau plastik adalah kondisi perangkat yang masih baru.
Tangki penampungan, selang, segel, dan komponen lain yang bersentuhan dengan air dapat meninggalkan aroma khas material ketika pertama kali digunakan.
Bau tersebut bisa lebih terasa ketika perangkat baru dikeluarkan dari kemasan atau air mulai dipanaskan.
Fenomena pelepasan senyawa volatil dari suatu material dikenal sebagai off-gassing.
Pada perangkat baru, aroma dari bahan plastik atau karet terkadang masih tertahan di ruang kemasan sehingga tercium saat dispenser mulai digunakan.
Aroma awal ini dapat berkurang setelah perangkat diangin-anginkan dan saluran air dibilas sesuai petunjuk penggunaan.
Selain faktor material, bau juga dapat muncul karena dispenser jarang dibersihkan.
Sisa air yang mengendap, kerak mineral, atau pertumbuhan mikroorganisme di tangki dan saluran air berpotensi menimbulkan aroma tidak sedap. Kondisi ini lebih mungkin terjadi apabila dispenser digunakan dalam waktu lama tanpa perawatan rutin.
Sumber bau juga bisa berasal dari galon yang kualitas airnya berubah, penutup galon yang kotor, atau area pemasangan yang terpapar debu.
Karena itu, jangan langsung menyimpulkan bahwa komponen plastik dispenser menjadi penyebabnya. Periksa apakah aroma muncul pada semua jenis air yang keluar, termasuk air bersuhu ruang, dingin, dan panas.
Cara Mengatasi Air Dispenser Bau Plastik
1. Bilas saluran air dispenser
Sebelum digunakan untuk minum, pasang galon sesuai petunjuk produsen, lalu alirkan air melalui setiap keran dan buang air bilasannya.
Ulangi proses sesuai panduan penggunaan hingga aroma plastik berkurang. Jangan langsung menyalakan pemanas jika tangki belum terisi sesuai ketentuan karena dapat merusak komponen dispenser.
2. Bersihkan dispenser secara menyeluruh
Cabut steker sebelum membersihkan bagian yang dapat dilepas, kemudian ikuti petunjuk produsen untuk membersihkan tangki, keran, dan saluran air.
3. Hindari menggunakan campuran lemon
Jangan menggunakan campuran lemon, soda kue, cuka, atau bahan lain pada bagian internal tanpa memastikan keamanannya bagi material dispenser.
Bilas hingga tidak ada residu pembersih yang tertinggal. Jika bau tetap menyengat, hentikan penggunaan air untuk konsumsi dan hubungi layanan purnajual atau teknisi.
Jika dispenser sudah lama digunakan, lakukan perawatan berkala dan periksa kondisi galon setiap kali menggantinya. Pastikan area pemasangan galon bersih serta simpan air minum sesuai anjuran penyedia.
Apabila bau tetap muncul meskipun pembilasan dan pembersihan sudah dilakukan, hentikan penggunaan untuk konsumsi dan mintalah pemeriksaan teknisi.