Apa Makna Kayon Wayang? Simbol Budaya Jawa yang Dikaitkan dengan Refleksi Diri

Yasinta Rahmawati, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:46 WIB
Apa Makna Kayon Wayang? Simbol Budaya Jawa yang Dikaitkan dengan Refleksi Diri
Penancapan kayon wayang dalam kegiatan Tata Hati Indonesia – Yogyakarta yang digelar di Gedung Grha Sabha Pramana (GSP), Universitas Gadjah Mada (UGM), pada Rabu (14/10/2026). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
baca 10 detik
  • Prosesi penancapan gunungan wayang membuka kegiatan Tata Hati Indonesia – Yogyakarta di UGM sebagai simbol upaya merawat kesejahteraan batin.
  • Acara yang digelar YCCK ini menghadirkan sesi temu wicara dan meditasi SOUL Reflection untuk membantu peserta mengenali serta melepaskan luka batin.
  • Kegiatan tersebut memadukan refleksi diri dan nilai spiritual yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang agama.

Suara.com - Kayon wayang atau penancapan gunungan wayang digunakan untuk membuka kegiatan Tata Hati Indonesia – Yogyakarta yang digelar di Gedung Grha Sabha Pramana (GSP), Universitas Gadjah Mada (UGM), pada Rabu (14/10/2026).

Prosesi penancapan gunungan wayang tersebut tidak hanya menandai dimulainya acara, tetapi juga dimaknai sebagai simbol awal upaya merawat kesejahteraan batin.

Dalam tradisi pewayangan, kayon atau gunungan ditancapkan untuk menandai dimulainya sebuah lakon. Simbol budaya Jawa ini kemudian dihadirkan dalam kegiatan temu wicara dan meditasi yang diselenggarakan Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) bertepatan dengan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.

Pendiri YCCK, Bunda Arsaningsih, memaknai prosesi tersebut sebagai simbol dimulainya upaya merawat kesejahteraan Nusantara dari Yogyakarta, kota yang memiliki rekam jejak panjang sebagai pusat spiritual.

Penggunaan kayon dalam kegiatan tersebut membuka ruang pembahasan mengenai bagaimana simbol dan ekspresi budaya dapat menjadi pengantar untuk melakukan refleksi diri.

Center for Public Mental Health (CPMH) UGM, misalnya, pernah menggelar pertunjukan seni bertajuk A Visual Symphony for Mental Health di Taman Budaya Yogyakarta pada 15 Februari 2024.

Kegiatan Tata Hati Indonesia – Yogyakarta digelar di Gedung Grha Sabha Pramana (GSP), Universitas Gadjah Mada (UGM), pada Rabu (14/10/2026).
Kegiatan Tata Hati Indonesia – Yogyakarta digelar di Gedung Grha Sabha Pramana (GSP), Universitas Gadjah Mada (UGM), pada Rabu (14/10/2026). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Kegiatan ini bagian dari upaya advokasi kesehatan mental melalui seni, yang melibatkan jaringan Arts for Mental Health Advocacy (AMHA).

Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Psikologi UGM, Dr. Wenty Marina Minza, M.A., menjelaskan bahwa jejaring tersebut ingin memanfaatkan seni sebagai sarana untuk mempromosikan kesehatan mental.

"Berawal dari CPMH kita mengenal AMHA, sebuah jejaring yang ingin menjadikan seni sebagai media untuk mempromosikan kesehatan mental," ujar Wenty mengutip laman resmi UGM.

baca juga

Dalam kegiatan Tata Hati Indonesia – Yogyakarta, pendekatan refleksi diri tidak berhenti pada simbol kayon. Acara tersebut dibagi menjadi dua sesi, yakni temu wicara dan meditasi SOUL (Spirit of Universal Life) Reflection.

Pada sesi temu wicara, sejumlah peserta yang dipilih secara acak mendapat kesempatan untuk menceritakan persoalan yang sedang mereka hadapi. Mereka kemudian berdialog langsung dengan Bunda Arsaningsih dan dr. Rastho Mahotama.

Sesi berikutnya diisi meditasi yang diikuti peserta secara langsung di GSP maupun secara daring melalui Zoom. Dalam meditasi tersebut, peserta dipandu untuk terhubung dengan Tuhan melalui kesadaran jiwa, dengan perantara tokoh agama masing-masing.

Peserta juga diajak mengenali luka batin dan perasaan negatif yang selama ini dipendam, kemudian melepaskannya dan mengisi kembali batin dengan afirmasi positif. Menurut penyelenggara, pendekatan tersebut tidak terikat pada satu agama tertentu sehingga dapat diikuti masyarakat dari berbagai latar belakang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan HUT ke-13, Galeri Indonesia Kaya Ajak Jurnalis Naik Panggung Wayang Orang

Rayakan HUT ke-13, Galeri Indonesia Kaya Ajak Jurnalis Naik Panggung Wayang Orang

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Lestarikan Budaya Jawa, Warkaban Hadirkan Wayang Kulit Lahire Wisanggeni di TMII

Lestarikan Budaya Jawa, Warkaban Hadirkan Wayang Kulit Lahire Wisanggeni di TMII

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Semarak Wayang Jogja Night Carnival 2026 di Titik Nol Kilometer

Semarak Wayang Jogja Night Carnival 2026 di Titik Nol Kilometer

Foto | Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Pas untuk Keluarga

Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Pas untuk Keluarga

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:40 WIB

IHSG Naik Betah di Level 5.400 pada Sesi I, Saham BYAN hingga AMMN Jadi Pendorong

IHSG Naik Betah di Level 5.400 pada Sesi I, Saham BYAN hingga AMMN Jadi Pendorong

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda

Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda

Sulsel | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:36 WIB

8 Arti Mimpi Memakai Perhiasan Emas Menurut Primbon Jawa

8 Arti Mimpi Memakai Perhiasan Emas Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:35 WIB

SAFEnet: Serangan Digital pada 2025 Meningkat Tiga Kali Lipat

SAFEnet: Serangan Digital pada 2025 Meningkat Tiga Kali Lipat

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:33 WIB

DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus

DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus

Sumbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:32 WIB

4 Acne Hybrid Sunscreen Proteksi SPF 35 Andalan Cegah Jerawat Makin Parah!

4 Acne Hybrid Sunscreen Proteksi SPF 35 Andalan Cegah Jerawat Makin Parah!

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Tecno Megabook K15S Hadir di Indonesia, Bawa 9 Port dan Baterai 70 Wh

Tecno Megabook K15S Hadir di Indonesia, Bawa 9 Port dan Baterai 70 Wh

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Muda dan Berbahaya, Amar Brkic Bakal Jadi Senjata Baru Borneo FC Samarinda

Muda dan Berbahaya, Amar Brkic Bakal Jadi Senjata Baru Borneo FC Samarinda

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Dari Cuaca Hingga Lagu, Hal Kecil yang Diam-Diam Mengatur Suasana Hati

Dari Cuaca Hingga Lagu, Hal Kecil yang Diam-Diam Mengatur Suasana Hati

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:22 WIB

×