Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Vania Rossa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB
Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meresmikan EIGER Nature di Megamendung Bogor pada Selasa 27 Oktober 2026.
  • Destinasi ekowisata yang memadukan petualangan dan konservasi ini mulai membuka kunjungan publik bertahap pada 2 November 2026.
  • Pengembangan EIGER Nature diharapkan mampu membuka lapangan kerja serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Suara.com - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi pengembangan EIGER Nature di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang mengusung konsep ekowisata dengan memadukan petualangan, edukasi lingkungan, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Widiyanti, pengembangan destinasi wisata alam perlu memperhatikan aspek keselamatan wisatawan, kepatuhan terhadap peraturan, serta kelestarian lingkungan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Hal itu disampaikan Widiyanti saat menghadiri peresmian EIGER Nature pada Selasa (27/10/2026).

Destinasi yang dikembangkan selama kurang lebih lima tahun tersebut akan mulai membuka kunjungan bagi publik secara bertahap pada 2 November 2026.

“Saya berharap EIGER Nature dapat terus menghadirkan pengalaman wisata alam yang berkualitas, aman, dan bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan kegiatan petualangan, edukasi lingkungan, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Widiyanti.

Ia menegaskan, investasi pariwisata berkualitas tidak hanya diukur dari pertumbuhan usaha, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Kehadiran destinasi seperti ini diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat daya saing wisata alam Indonesia.

Menggabungkan Petualangan dan Pelestarian Alam

EIGER Nature diresmikan dengan mengusung tema “Menjaga dan Merawat Alam, Bergerak Bersama untuk Indonesia”. Destinasi ini dikembangkan dengan pendekatan yang menghubungkan alam, budaya, dan manusia.

baca juga

Founder & Chairman Ronny Lukito mengatakan, pengembangan destinasi wisata ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan kontribusi lebih luas bagi Indonesia setelah hampir empat dekade berkecimpung di dunia petualangan.

“Selama hampir empat dekade, alam Indonesia telah memberikan begitu banyak inspirasi bagi perjalanan EIGER. Kami ingin belajar memberikan kembali, dengan menjaga alam, merawat kehidupan, dan mengajak lebih banyak orang untuk menghargai kekayaan yang kita miliki,” ujar Ronny.

Ia menilai, upaya menjaga alam perlu dilakukan agar keindahan dan kekayaan lingkungan Indonesia tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

“Sebab, warisan terbaik bukan hanya tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi alam yang tetap terjaga untuk generasi mendatang,” katanya.

Libatkan Kepedulian terhadap Lingkungan

Direktur Utama EIGER Nature Imanuel Wirajaya mengatakan, alam menjadi aset utama sekaligus fondasi pengembangan destinasi tersebut.

Karena itu, diharapkan destinasi ini tidak hanya menghadirkan tempat bagi pengunjung untuk menikmati keindahan alam, tetapi juga menumbuhkan pemahaman dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Alam adalah aset utama. Kami berharap setiap pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga mengenalnya, jatuh cinta kepadanya, dan pada akhirnya ikut merawatnya,” ujar Imanuel.

Ia juga berharap pengembangan destinasi wisata alam di Megamendung dapat memberikan manfaat bagi alam, budaya, dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Destinasi baru ini akan mulai menerima kunjungan publik secara bertahap pada 2 November 2026. Melalui destinasi ini, pengunjung diharapkan memperoleh pengalaman petualangan yang bermakna sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan budaya Indonesia.

Peresmian destinasi wisata alam ini turut dihadiri Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Dari Lapangan ke Destinasi Wisata, Sport Tourism Punya Peluang Ekonomi Baru

Dari Lapangan ke Destinasi Wisata, Sport Tourism Punya Peluang Ekonomi Baru

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Buka Peluang Ekonomi Masyarakat, Menteri Pariwisata Dorong Konektivitas ke Pulau Terpencil

Buka Peluang Ekonomi Masyarakat, Menteri Pariwisata Dorong Konektivitas ke Pulau Terpencil

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:41 WIB

Terkini

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar

Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi

JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

10 Lipstik Lokal Terlaris di Marketplace per Oktober 2026

10 Lipstik Lokal Terlaris di Marketplace per Oktober 2026

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan

Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Eva Celia Lulusan Apa? Ikut Aksi Demo Indonesia Sadar 28 Oktober 2026

Eva Celia Lulusan Apa? Ikut Aksi Demo Indonesia Sadar 28 Oktober 2026

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Dua Laga Tandang Timnas Indonesia Terancam Berubah, Erick Thohir Siapkan Skenario Cadangan

Dua Laga Tandang Timnas Indonesia Terancam Berubah, Erick Thohir Siapkan Skenario Cadangan

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:24 WIB

×