- Pemilik kulit berminyak dapat menggunakan facial wash bertekstur lembut atau berbusa melimpah melalui facial foam untuk membersihkan wajah.
- Produk pembersih untuk kulit berminyak sebaiknya mengandung bahan aktif seperti niacinamide atau salicylic acid guna mengontrol minyak berlebih.
- Pembersih wajah harus digunakan dua kali sehari pada pagi dan malam hari tanpa menggosok kulit terlalu keras.
Suara.com - Memilih pembersih wajah yang tepat menjadi salah satu langkah penting dalam merawat kulit berminyak.
Produksi minyak berlebih sering membuat wajah terlihat mengilap, terasa lengket, dan lebih mudah mengalami penyumbatan pori-pori.
Pemilik kulit berminyak perlu memperhatikan jenis pembersih yang digunakan setiap hari.
Dua produk yang sering menjadi pilihan adalah facial wash dan facial foam.
Keduanya sama-sama berfungsi membersihkan wajah, tetapi memiliki karakteristik dan tekstur yang berbeda.
Lantas, kulit berminyak pakai facial wash atau facial foam agar wajah tetap bersih tanpa terasa kering?
1. Perbedaan Facial Wash dan Facial Foam
Facial wash umumnya memiliki tekstur gel, krim, atau cair dengan busa yang tidak terlalu banyak.
Formulanya cenderung lebih lembut sehingga dapat membersihkan kotoran dan minyak tanpa membuat kulit terasa tertarik.
Sementara itu, facial foam menghasilkan busa lebih melimpah ketika digunakan.
Beberapa produknya dirancang untuk membantu mengangkat minyak berlebih dan sisa kotoran dari permukaan kulit.
2. Kulit Berminyak Bisa Pakai Keduanya
Pemilik kulit berminyak tetap bisa menggunakan facial wash, terutama jika memiliki formula ringan dan tidak meninggalkan rasa lengket.
Pilih produk dengan kandungan seperti niacinamide atau salicylic acid untuk membantu mengontrol minyak dan membersihkan pori-pori.
Facial wash juga bisa menjadi pilihan bagi kulit berminyak yang sensitif atau mudah mengalami iritasi. Namun, perhatikan komposisinya agar tidak mengandung bahan yang terlalu keras.
3. Facial Foam Cocok untuk Kulit Berminyak
Facial foam bisa menjadi pilihan jika wajah sering terasa lengket akibat produksi minyak berlebih.
Busa yang dihasilkan membantu mengangkat minyak, debu, dan kotoran yang menempel pada kulit.
Meski begitu, tidak semua facial foam cocok untuk kulit berminyak.
Hindari produk yang membuat wajah terasa sangat kesat, kering, atau tertarik setelah mencuci muka karena bisa mengganggu kelembapan alami kulit.
4. Sesuaikan dengan Kebutuhan Kulit
Banyaknya busa tidak selalu menentukan kemampuan pembersih wajah dalam mengangkat minyak dan kotoran.
Formula produk dan kandungan bahan aktif justru lebih penting untuk diperhatikan.
Jika kulit berminyak sekaligus sensitif, pilih pembersih dengan formula lembut dan bebas pewangi jika diperlukan.
Sementara itu, kulit berminyak yang rentan berjerawat bisa mempertimbangkan produk dengan salicylic acid.
5. Gunakan Pembersih Wajah Dua Kali Sehari
Baik menggunakan facial wash maupun facial foam, bersihkan wajah pada pagi dan malam hari. Gunakan air bersuhu normal dan pijat wajah secara perlahan tanpa menggosoknya terlalu keras.
Setelah mencuci muka, lanjutkan dengan pelembap bertekstur ringan dan sunscreen pada pagi hari.
Hindari mencuci wajah terlalu sering karena dapat membuat kulit kehilangan kelembapan dan mengalami iritasi.
Utamakan pembersih yang mampu mengangkat minyak dan kotoran tanpa membuat wajah terasa kering atau tertarik.