- Penyanyi Syahrini bersama Dompet Dhuafa meluncurkan program sosial Incess for Humanity di Bogor pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
- Program kemanusiaan tersebut mencakup 11 bidang bantuan, termasuk pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, penanganan bencana, dan penyaluran santunan bagi dhuafa.
- Kolaborasi ini bertujuan memperluas jangkauan kegiatan sosial serta memberikan kebahagiaan dan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Suara.com - Setelah sekitar tujuh tahun hiatus, momen kembalinya Syahrini ke dunia hiburan dan panggung musik Indonesia terus mencuri perhatian masyarakat.
Seperti yang diketahui, ia baru saja merilis lagu berjudul "Kau Yang Utama" serta tampil di panggung festival musik Pestapora 2026.
Bahkan ia kini tengah bersiap menggelar konser tunggal pada 1 Desember 2026 mendatang.
Namun tak hanya soal aktivitasnya sebagai figur publik, penyanyi yang akrab disapa Incess ini juga menunjukkan kepeduliannya terhadap persoalan kemanusiaan melalui program Incess for Humanity bersama Dompet Dhuafa.
Program tersebut diperkenalkan di Zona Madina, Parung, Bogor, pada Sabtu (24/10/2026).
Melalui kolaborasi ini, Syahrini terlibat dalam 11 program sosial yang mencakup pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kesejahteraan sosial, dakwah, hingga penanganan bencana.
Kehadiran Incess for Humanity juga ditandai dengan penyaluran parsel kepada 250 penerima manfaat, yang terdiri atas anak yatim dan lansia dari keluarga dhuafa.
Bagi Syahrini, keterlibatan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Semoga langkah kecil yang dilakukan hari ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan manfaat. Sesuatu yang jauh lebih berarti dari sekadar kebahagiaan untuk diri sendiri, tetapi juga kebahagiaan dan kebermanfaatan untuk orang-orang yang sedang membutuhkan pertolongan," ungkap Syahrini.

Syahrini Terlibat dalam 11 Program Kemanusiaan
Melalui Incess for Humanity, Syahrini bersama Dompet Dhuafa menghadirkan beragam program yang menyasar kelompok masyarakat dengan kebutuhan berbeda.
Di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial, terdapat program Anak Indonesia Sehat, Lansia Berdaya Guna, serta Santunan Anak Yatim. Sementara itu, akses pendidikan didukung melalui Beasiswa Peduli Generasi Muda.
Kepedulian terhadap bidang keagamaan diwujudkan melalui Sedekah Al-Qur'an, Peduli Guru Ngaji, dan Berbagi Zakat Fitrah. Adapun pemberdayaan ekonomi dilakukan melalui program Mustahik to Muzaki, yang bertujuan membantu penerima bantuan mencapai kemandirian ekonomi.
Program kemanusiaan ini juga mencakup Indonesia Siap Siaga untuk mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana serta Peduli Karhutla bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan. Satu program lainnya, Cinta Palestina, berfokus pada penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.
Rangkaian program tersebut memperlihatkan bahwa keterlibatan Syahrini tidak berhenti pada penyaluran bantuan dalam satu kegiatan. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung berbagai upaya sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat dalam jangka yang lebih luas.
Sapa Relawan Penanganan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Dalam peluncuran Incess for Humanity, Syahrini juga berkomunikasi secara daring dengan tim dan relawan Dompet Dhuafa yang tengah menangani kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan serta Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Komunikasi tersebut melibatkan relawan dari Disaster Management Center (DMC) dan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa. Melalui kesempatan itu, Syahrini menyapa para relawan yang bertugas membantu masyarakat terdampak bencana.
Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bagian dari perhatian Incess for Humanity terhadap persoalan kemanusiaan, termasuk kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam situasi darurat.
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengatakan kolaborasi dengan Syahrini diharapkan dapat memperluas jangkauan program sosial yang dijalankan lembaganya.
Menurut Ahmad, Dompet Dhuafa selama ini menjalankan berbagai kegiatan melalui lima pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, serta dakwah dan budaya. Kehadiran Syahrini diharapkan dapat membantu memperkenalkan program-program tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Syahrini atas dukungan yang telah diberikan terhadap program-program Dompet Dhuafa dan atas kesediaannya untuk berkolaborasi bersama kami. Ini merupakan kebanggaan sekaligus kehormatan bagi Dompet Dhuafa," ujar Ahmad.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan dampak program sekaligus membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk terlibat dalam kegiatan sosial.
Melalui Incess for Humanity, Syahrini berharap kontribusinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kolaborasi ini pun membuka ruang bagi publik untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai program kemanusiaan melalui kanal donasi digital Dompet Dhuafa.