Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?

Dinda Rachmawati

Jum'at, 06 November 2026 | 15:29 WIB
Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?
Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?
baca 10 detik
  • Amala Clinic dan Julaine of Sweden memperkenalkan inovasi estetika regeneratif berteknologi PLLA di Senayan, Jakarta.
  • Pendekatan tersebut bertujuan menghasilkan kolagen berkualitas untuk menjaga kesehatan dan regenerasi kulit jangka panjang pasien.
  • Inovasi ini telah memenuhi standar regulasi internasional untuk mengutamakan keamanan serta kualitas perawatan medis pasien.

Suara.com - Tren kecantikan terus mengalami perkembangan. Jika sebelumnya banyak orang berfokus pada hasil instan untuk mengubah penampilan, kini perhatian mulai bergeser pada kesehatan kulit dalam jangka panjang. 

Salah satu pendekatan yang semakin diperbincangkan adalah estetika regeneratif, yakni perawatan yang mengandalkan proses biologis tubuh untuk mendukung kualitas kulit.

Pendekatan ini menjadi salah satu topik dalam acara Beauty in Motion: An Afternoon Soirée yang digelar Amala Clinic bersama Julaine of Sweden dari Nordberg Medical dan BMW Tunas di Amala Clinic, Senayan, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Julaine of Sweden diperkenalkan sebagai inovasi estetika regeneratif yang menggunakan teknologi Lasynpro PLLA (Poly-L-Lactic Acid). Teknologi ini mengusung pendekatan bio-stimulasi kolagen untuk mendukung proses regenerasi kulit.

Berbeda dengan perawatan yang hanya berorientasi pada perubahan tampilan, pendekatan regeneratif menempatkan kualitas kolagen sebagai salah satu perhatian utama. Sebab, kolagen memiliki peran penting dalam menjaga struktur, elastisitas, dan kekencangan kulit.

Mengenal Inovasi JULÄINE™ of Sweden, Teknologi Estetika yang Mengutamakan Kualitas Kolagen
Mengenal Inovasi JULÄINE™ of Sweden, Teknologi Estetika yang Mengutamakan Kualitas Kolagen

Dokter spesialis dermatologi dan venereologi dari Amala Clinic, dr. Dia Febrina, Sp.DVE, FINSDV, menjelaskan bahwa tujuan stimulasi kolagen bukan sekadar meningkatkan jumlahnya, tetapi juga memperhatikan kualitas kolagen yang terbentuk.

"Hal yang membedakan Julaine dengan collagen stimulator lainnya adalah Julaine sangat fokus dan bertujuan untuk menghasilkan kolagen yang sehat sehingga memberikan kulit yang sehat untuk jangka panjang. Jadi tujuannya bukan sembarang membentuk kolagen tapi harus kolagen yang sehat yang sifatnya regeneratif ya, sangat berbeda dengan perawatan konvensional," jelas dr. Dia Febrina.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian dari perkembangan dunia estetika yang semakin memperhatikan proses regenerasi alami kulit. Dengan demikian, perawatan tidak hanya dilihat dari perubahan penampilan dalam waktu singkat, tetapi juga bagaimana kualitas kulit dapat terjaga.

Dalam acara tersebut, perkembangan estetika regeneratif turut dibahas melalui sesi Beauty & Wellness Talkshow. Diskusi menghadirkan Vernon Lau selaku Commercial Director APAC & Hong Kong Nordberg Medical, serta dr. Nisrina Tache, Sp.DVE dan dr. Dia Febrina, Sp.DVE, FINSDV dari Amala Clinic.

baca juga

Julaine juga disebut telah memenuhi standar regulasi dan kualitas internasional, termasuk EU MDR dan MDSAP. Standar tersebut menjadi bagian dari komitmen Nordberg Medical dalam menghadirkan inovasi estetika dengan memperhatikan aspek keamanan dan kualitas.

Sementara itu, founder Amala Clinic, Kenty Sukardi, menilai perkembangan teknologi kecantikan perlu berjalan beriringan dengan pendekatan personal dan keamanan pasien.

"Keamanan merupakan fondasi utama dari Amala, inovasi merupakan bagian dan bagaimana Amala bertumbuh dan berkembang serta skin longevity merupakan tujuan perjalanan Amala untuk pasien tercinta. Oleh karena itu, sejalan dengan philosophy Amala, kami menghadirkan Julaine of Sweden," ungkap Kenty.

Pendekatan personal tersebut juga menjadi bagian dari konsep intentional aesthetics. Dalam praktiknya, kebutuhan setiap individu tidak bisa disamaratakan karena kondisi kulit, gaya hidup, hingga ekspektasi terhadap hasil perawatan dapat berbeda.

Melalui edukasi dan konsultasi privat, pengunjung diajak memahami perkembangan teknologi estetika sekaligus pentingnya menentukan perawatan berdasarkan kebutuhan kulit masing-masing.

Kolaborasi ini juga menghadirkan perspektif gaya hidup premium melalui showcase kendaraan BMW Tunas, sesi konsultasi kulit, hingga aktivitas Sip & Paint. Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa kecantikan kini semakin berkaitan dengan kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup.

Pada akhirnya, perkembangan estetika regeneratif memperlihatkan perubahan cara pandang terhadap kecantikan. Bukan hanya mengejar penampilan yang berubah secara instan, tetapi juga memperhatikan kesehatan kulit sebagai bagian dari perawatan diri jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Bedak Mengandung Kolagen untuk Wajah Segar dan Awet Muda di Usia 50 Tahun

3 Bedak Mengandung Kolagen untuk Wajah Segar dan Awet Muda di Usia 50 Tahun

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 13:19 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Lokal Pengunci Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp16 Ribuan

3 Rekomendasi Moisturizer Lokal Pengunci Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp16 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:28 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Terkini

PPPK Paruh Waktu Punya Dua Kabar Baik: Jadi Penuh Waktu Mulai 2027 dan Bisa Ikut Seleksi CPNS

PPPK Paruh Waktu Punya Dua Kabar Baik: Jadi Penuh Waktu Mulai 2027 dan Bisa Ikut Seleksi CPNS

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:27 WIB

Seleksi CPNS 2026 Dibuka Akhir November: Ini Hal yang Wajib Kamu Siapkan

Seleksi CPNS 2026 Dibuka Akhir November: Ini Hal yang Wajib Kamu Siapkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:22 WIB

MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan

MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 15:21 WIB

Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan

Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:17 WIB

Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura

Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 15:15 WIB

5 Rekomendasi HP Android dengan Hasil Video Mirip iPhone, Stabil dan Jernih Harga Under Rp7 Juta

5 Rekomendasi HP Android dengan Hasil Video Mirip iPhone, Stabil dan Jernih Harga Under Rp7 Juta

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 15:15 WIB

Link Daftar Formasi CPNS Guru Agama Sekolah Rakyat 2026, Cek Rincian 331 Kebutuhannya

Link Daftar Formasi CPNS Guru Agama Sekolah Rakyat 2026, Cek Rincian 331 Kebutuhannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 15:14 WIB

Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui

Sumbar | Jum'at, 06 November 2026 | 15:14 WIB

Komnas Perempuan Sebut Banjir hingga Karhutla di Indonesia sebagai Ekosida, Apa Artinya?

Komnas Perempuan Sebut Banjir hingga Karhutla di Indonesia sebagai Ekosida, Apa Artinya?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:09 WIB

Persib dan Borneo FC Menggila di Asia, Media Vietnam Mulai Ketar-ketir

Persib dan Borneo FC Menggila di Asia, Media Vietnam Mulai Ketar-ketir

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:09 WIB

×