- Polo Indonesia merupakan merek fesyen lokal.
- Polo Ralph Lauren berasal dari Amerika Serikat dan didirikan pada 1967.
- Keduanya memiliki identitas bisnis berbeda dan tidak berafiliasi.
Suara.com - Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren merupakan dua merek fesyen berbeda meskipun sama-sama menggunakan nama Polo dan memiliki logo yang sekilas terlihat mirip.
Kesamaan tersebut mungkin membuat sebagian orang mengira keduanya berasal dari perusahaan yang sama.
Padahal, perbedaan Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren dapat dilihat dari asal-usul perusahaan, identitas merek, karakter desain, hingga harga dan segmentasi pasarnya.
Lantas, apa saja perbedaan kedua merek tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.
Harga produk Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren juga memiliki perbedaan cukup mencolok, sejalan dengan segmentasi pasar dan posisi kedua merek tersebut di industri fesyen.

1. Asal-usul dan Perusahaan yang Menaungi
Perbedaan paling mendasar terletak pada perusahaan yang menaungi kedua merek tersebut.
Polo Indonesia merupakan merek pakaian lokal yang diproduksi oleh PT Manggala Putra Perkasa (MPP). Perusahaan ini berasal dari Kali Anyar, Jakarta Barat yang juga memproduksi sejumlah merek fesyen lainnya.
Sementara itu, Polo Ralph Lauren berasal dari Amerika Serikat dan berada di bawah naungan Ralph Lauren Corporation. Merek ini diperkenalkan oleh desainer Ralph Lauren pada 1967 melalui koleksi dasi sebelum berkembang menjadi lini pakaian pria dan wanita.
Ralph Lauren kemudian memperkenalkan koleksi polo shirt ikonis pada 1972. Produk tersebut menjadi salah satu identitas fesyen yang melekat pada merek hingga sekarang.
2. Perbedaan Logo Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren
Kedua merek sama-sama menggunakan logo bergambar seseorang yang sedang menunggang kuda sambil memegang tongkat polo. Kemiripan tersebut menjadi salah satu alasan konsumen sering keliru mengenali identitas produknya.
Namun, terdapat perbedaan dalam penempatan dan identitas merek pada pakaian.
Polo Ralph Lauren dikenal dengan logo pemain polo atau Polo Pony yang dibordir pada bagian dada kiri kaus. Nama mereknya juga dapat ditemukan dalam label pakaian maupun identitas produk dengan tulisan Polo Ralph Lauren.
Sementara itu, produk Polo Indonesia memiliki identitas merek sendiri dengan tulisan Polo.
Untuk membedakannya, konsumen perlu memperhatikan label, nama merek, dan informasi produsen, bukan hanya melihat gambar pemain polo pada pakaian.
3. Karakteristik Desain dan Produk
Dari segi desain, Polo Indonesia menawarkan berbagai produk fesyen dengan karakter vintage, kasual, dan gaya yang ditujukan untuk penggunaan sehari-hari. Berdasarkan informasi pada situs resminya, merek ini mengusung konsep autentik dan gaya yang tidak lekang oleh waktu.
Di sisi lain, Polo Ralph Lauren memiliki identitas desain yang menggabungkan gaya klasik Amerika, inspirasi olahraga, serta sentuhan preppy. Koleksinya tidak terbatas pada kaus polo, tetapi juga mencakup pakaian pria, wanita, anak-anak, hingga aksesori.
Polo Ralph Lauren juga memiliki sejumlah koleksi dengan karakter berbeda, termasuk pakaian kasual dan busana yang terinspirasi dari olahraga.
4. Perbedaan Segmentasi Pasar dan Harga
Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren juga memiliki posisi merek yang berbeda di industri fesyen.
Polo Indonesia menyasar pasar pakaian kasual dengan identitas merek lokal. Produk-produknya dipasarkan melalui gerai yang tersebar di sejumlah pusat perbelanjaan dan lokasi lainnya di Indonesia. Harganya pun relatif lebih terjangkau.
Sementara itu, Polo Ralph Lauren merupakan bagian dari perusahaan fesyen global yang memasarkan produk pakaian, alas kaki, aksesori, perlengkapan rumah, hingga parfum. Merek ini menempati segmen premium dengan identitas gaya klasik Amerika.
Perbedaan posisi merek tersebut turut memengaruhi harga produk yang beredar di pasaran.
5. Apakah Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren Berafiliasi?
Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren bukan merek yang berasal dari perusahaan yang sama.
Hal ini juga pernah ditegaskan langsung oleh Ralph Lauren Corporation melalui pernyataan resmi pada 16 Juli 2024.
Dalam pernyataan tersebut, Ralph Lauren Corporation menjelaskan bahwa PT Manggala Putra Perkasa tidak memiliki hubungan maupun afiliasi dengan perusahaan Ralph Lauren.
Perusahaan tersebut juga mengklarifikasi bahwa PT Manggala Putra Perkasa telah mendirikan anak usaha bernama PT Polo Ralph Lauren Indonesia, tetapi perusahaan itu tidak berkaitan dengan Ralph Lauren Corporation.
Ralph Lauren Corporation turut menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengoperasikan toko secara langsung di Indonesia maupun memberikan izin kepada mitra atau distributor untuk mengelola gerai bermerek Polo Ralph Lauren di Indonesia. Penjualan produknya dilakukan melalui sejumlah peritel pihak ketiga.