- Roy Suryo dilaporkan polisi imbas tuduhan ijazah palsu milik Jokowi.
- Pakar telematika ini ternyata cicit kandung dari Paku Alam Tiga.
- Rekam jejak pendidikannya cukup mentereng hingga berhasil meraih gelar doktor.
Suara.com - Roy Suryo kembali menjadi buah bibir masyarakat, karena langkahnya yang gencar menuding dan menguliti keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, baik di ruang publik hingga persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang berbuntut laporan polisi atas dugaan pencemaran nama baik.
Namun, situasi ini justru memicu serangan balik dari warganet yang mulai mengulik kembali rekam jejak, riwayat pendidikan, hingga asal-usul keluarga Roy Suryo yang dikenal sebagai pakar telematika tersebut.
Seperti yang sudah diketahui banyak orang, Roy Suryo lahir dari garis keturunan bangsawan mentereng di Yogyakarta sekaligus keluarga akademisi terpandang.
Penasaran seperti apa silsilah keluarga Roy Suryo? Simak ulasannya berikut ini.

Berdarah Biru, Cicit Paku Alam III
Lahir di Yogyakarta pada 18 Juli 1968, Roy Suryo memiliki nama lahir Raden Mas Roy Suryo Udoro.
Darah ningrat mengalir deras di tubuhnya, terutama dari garis keturunan sang ibu, Raden Ayu Soeratmiyati Notonegoro.
Melalui silsilah ibunya, Roy Suryo merupakan cicit langsung dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam III dari Pura Pakualaman Yogyakarta.
Berkat ikatan darah dan kontribusinya kepada Pura Pakualaman, Roy Suryo kemudian dianugerahi gelar kebangsawanan kehormatan, yakni Kanjeng Raden Mas Tumenggung (KRMT) Roy Suryo Notodiprojo pada 19 Mei 2002.
Punya Ayah Seorang Ahli Kejiwaan
Tak hanya kental dengan nuansa ningrat, latar belakang keluarga Roy Suryo juga sarat dengan kiprah dunia medis dan akademisi terpandang di Kota Pelajar.
Sang ayah adalah Prof. Dr. dr. Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Soejono Prawirohadikusumo (1928–2005). Almarhum merupakan sosok yang sangat dihormati dan tercatat dalam sejarah sebagai guru besar kedokteran jiwa (psikiatri/neurologi) pertama di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM).
Selain berkiprah di kampus, sang ayah juga merupakan pendiri Rumah Sakit Khusus Puri Nirmala, rumah sakit yang berfokus pada kesehatan jiwa dan saraf di bawah Yayasan Djiwa Binangun di kawasan Pakualaman.
Sementara sang ibu, Raden Ayu Soeratmiyati Notonegoro, mendedikasikan hidupnya sebagai seorang pendidik yang mengajar bahasa Inggris di SMP Negeri 10 Yogyakarta.
Roy Suryo sendiri merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Jejak akademisi sang ayah pun menurun ke kakak kandungnya, Prof. Dr. Raden Ajeng Yayi Suryo Prabandari, yang kini dikenal sebagai psikolog dan Guru Besar di FKKMK UGM.
Riwayat Pendidikan Roy Suryo
Imbas dari perdebatannya mengenai ijazah Jokowi, rekam jejak pendidikan Roy Suryo ikut dibedah publik.
Menilik riwayatnya, mantan politikus Partai Demokrat ini menghabiskan masa sekolahnya di Yogyakarta:
- SD Netral C Yogyakarta (lulus 1981)
- SMP Negeri 5 Yogyakarta (lulus 1983)
- SMA Negeri 3 Yogyakarta (lulus 1986)
Ia kemudian menempuh pendidikan sarjana di Jurusan Ilmu Komunikasi FISIPOL UGM (1986–1991).
Di kampus biru inilah ia bertemu dengan sang istri, Ismarindayani Priyanti (Ririen Suryo), yang saat itu berkuliah di Fakultas Hukum UGM sebelum keduanya menikah pada 10 Desember 1994.
Sang istri sempat meniti karier mapan sebagai Regional Wealth Manager Bank Mandiri Kanwil Jakarta Thamrin sebelum akhirnya mundur demi mendampingi tugas Roy saat dilantik menjadi Menpora pada Kabinet Indonesia Bersatu II.
Setelah meraih gelar sarjana, Roy sempat menjadi tenaga pengajar di Jurusan Seni Media Rekam ISI Yogyakarta (1994–2004) dan pengajar tamu di Program D-3 Komunikasi UGM.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister dan meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat (M.Kes) dari UGM (1998–2005), serta menuntaskan program doktoral hingga meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada periode 2016–2023.