Suara.com - Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) tak mampu menyembunyikan rasa marah dan kecewanya saat hadir sebagai saksi dalam sidang dugaan pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, baru-baru ini.
Di hadapan majelis hakim, Jokowi secara terbuka mengaku sangat tersinggung karena mendiang kedua orang tuanya ikut diseret dan dihina dalam polemik ijazah palsu oleh terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa.
Kemarahan tersebut memuncak terutama setelah terdakwa mendatangi makam kedua orang tua Jokowi yang telah merawat, membesarkan, dan menyekolahkannya sejak kecil.
Jokowi menegaskan rasa sakit hatinya atas tuduhan tak berdasar yang mengarah kepada sosok orang tuanya.
Kehadiran Jokowi di persidangan ini mempertegas komitmennya untuk membela kehormatan keluarga dari fitnah yang beredar di publik.