Dalam tayangan yang berjudul ALFA OMEGA YANG MENERIMA ANIES BUKAN ORGANISASI YANG MENYESATKAN, Ade Armando menegaskan Alfa Omega yang menerima kunjungan Anies bukan gereja yang memiliki aliran sesat.
Dirinya menyatakan bahwa belakangan dia mengetahui bahwa kedua gereja itu berbeda dan hanya memiliki nama yang sama setelah diberi tahu sutradara Angga Dwimas Sasongko, yang merupakan keponakan pemimpin Gereja Alfa Omega di Jayapura, Pendeta Robert Nerotumilena.
“Kesalahan saya adalah mengira bahwa kedua gereja tersebut adalah dua gereja yang sama. Sekarang saya memperoleh informasi lagi bahwa itu adalah dua gereja yang berbeda namanya sama-sama Alfa Omega tapi gereja yang berbeda,” kata Ade Armando di kanal Youtube @CokroTv dikutip dari laman turnbackhoax.
Di dalam video tersebut Ade Armando menegaskan bahwa Alfa Omega yang menerima kunjungan Anies bukan gereja yang memiliki aliran sesat.
“Jadi sekarang mudah-mudahan menjadi jelas Alfa Omega yang menerima Anies adalah Alfa Omega yang dipimpin pendeta Robert Nerotumilena yang tidak dianggap sesat,” ungkapnya.
“Saya harus minta maaf kepada Pendeta Robert yang mungkin sudah terganggu nama baiknya akibat video saya. Saya juga sudah meminta Cokro TV men-take down video saya tersebut,” jelas Ade Armando.
Jadi dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan bahwa Anies Baswedan dekat dengan aliran Kristen sesat di Papua, merupakan sebuah informasi yang keliru dan termasuk ke dalam kategori misleading content atau konten menyesatkan.